SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    December 2009
    M T W T F S S
    « Nov   Jan »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for December 16th, 2009

SEA Games XXV Laos : Meiliana/Shendy Gagal, Emas Putri Pun Raib

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 16, 2009


Pupuslah harapan Indonesia untuk menyabet medali emas dari sektor putri. Ganda Pelatnas Cipayung, Meiliana Jauhara/Shendy Puspa Irawati, yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di semifinal bulu tangkis perorangan SEA Games XXV 2009 Laos, tersingkir sehingga medali emas dari nomor putri dipastikan raib.

Dalam pertandingan di Gym Hall 1, National Sports Complex, Rabu (16/12/2009), Meiliana/Shendy tak berdaya menghadapi unggulan utama dari Malaysia, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty. Pada duel berdurasi 35 menit tersebut, Meiliana/Shendy menyerah dua set langsung 12-21, 15-21.

Dengan demikian, Indonesia tak punya wakil lagi di sektor putri setelah kemarin tiga pemainnya tersingkir di babak perempat final.

Pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari tak mampu melewati adangan pemain Thailand, Savitree A/Vacharaporn M. Di sektor tunggal putri, Maria Kristin Yulianti menyerah dari pemain Malaysia, Wong Mew Choo. Adapun Adriyanti Firdasari ditaklukkan pemain Thailand, Ratchanok I.

Kenyataan ini menjadi pukulan telak bagi Indonesia karena bulu tangkis putrinya sudah bisa ditaklukkan negara-negara “kecil” di Asia Tenggara. Bagaimana tidak, setelah “hanya” meraih perak di nomor beregu putri, pasukan Merah-Putih justru tidak berdaya di nomor perorangan karena tidak bisa menempatkan wakilnya di final.

Ini juga membuat target lima emas yang dicanangkan meleset. Satu emas baru didulang dari beregu putra dan satu dipastikan dari tunggal putra. Nomor tunggal putra, Simon Santoso vs Sony Dwi Kuncoro.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

SEA Games XXV Laos : Sony dan Simon Berebut Emas

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 16, 2009


VIENTIANE, Kompas.com – Simon Santoso lolos ke final tunggal putera SEA Games XXV, Rabu (16/12/2009) menyingkirkan pemain Vietnam, Nguyen Hoang Hai.

Dalam pertandingan babak semifinal di Gym Hall 1, National Sports Complex, Simon memeperlihatkan permainan satu kelas di atas lawannya. Ia menang mudah straight set 21-7 21-14 hanya dalam waktu 24 menit.

Simon maju ke babak semifinal setelah mengalahkan pemain Singapura, Derek Wong 21-13 21-11 di babak perempatfinal, Selasa.

Di final Simon akan berhadapan dengan Sony Dwi Kuncoro yang menyingkirkan pemain Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk. dalam pertandingan yang ekstra ketat dalam pertarungan rubber game. Sony menang  21-10, 18-21 dan 21-17.

Dengan All Indonesian Final ini, kontingen Indonesia memastikan diri memperoleh satu medali emas dan perak.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

SEA Games XXV Laos : Nova/Liliyana ke Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 16, 2009


JAKARTA, Kompas.com – Ganda campuran Indonesia Nova Widianto/Liliyana Natsir meraih tiket final perorangan bulu tangkis SEA Games XXV 2009 Laos. Pada babak empat besar di Gym Hall 1, National Sports Complex, Rabu (16/12/09), unggulan utama ini menaklukkan pasangan Malaysia Koo Kien Keat/Wong Pei Tty dengan straight set 21-15, 21-15.

Dengan demikian, selangkah lagi Nova/Liliyana memenuhi target PB PBSI yang memang membidik medali emas dari nomor ini. Tetapi, Nova/Liliyana harus perlu perjuangan di partai pamuncak nanti, ketika melawan pasangan Thailand Songphon A/Kunchala V, yang juga menang dua set langsung 21-18, 21-13 atas pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.

Selain ganda campuran, Indonesia masih memiliki harapan di nomor ganda putra, tunggal putra dan ganda putri, karena menempatkan wakilnya di semifinal. Di nomor perorangan ini, hanya nomor tunggal putri yang gagal total, karena dua pemain yang diturunkan, yaitu Maria Kristin Yulianti dan Adriyanti Firdasari, sudah tersingkir di perempat final.

Di tunggal putra ada Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso. Jika berhasil mengalahkan lawan-lawannya, maka dua pemain Pelatnas Cipayung tersebut akan bertemu di babak final.

Kondisi serupa juga terjadi di ganda putra, karena ada Markis Kido/Hendra Setiawan serta Bona Septano/Muhammad Ahsan. Tetapi mereka bakal menghadapi lawan yang sulit, karena bertemu pasangan tangguh Malaysia.

Sedangkan di ganda putri, hanya Meiliana Jauhari/Shendy Irawati yang ke semifinal. Mereka akan menjajal kekuatan pasangan nomor satu asal Malaysia, Wong Pei Tty/Chin Eei Hui.

Sejauh ini, Indonesia baru menyabet satu medali emas dari nomor beregu putra. Sementara itu, di nomor beregu putri Indonesia harus puas dengan medali perak setelah kalah dari Malaysia.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

SEA Games XXV Laos : Simon Sony Lolos; Dua Ganda Putra Juga ke Semifinal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 16, 2009


VIENTIANE, KOMPAS.com — Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso lolos ke babak semifinal tunggal putra bulu tangkis setelah mengalahkan dua pemain asal Singapura, Selasa (15/12/2009).

Simon, yang turun terlebih dulu menghadapi Derek Wong, tidak menemui kesulitan berarti untuk mengatasi lawannya tersebut. Dalam pertandingan di Gym Hall 1, National Sports Complex tersebut, Simon menang mudah dalam dua game, 21-13 21-11, dalam waktu 35 menit.

Sementara di perempat final lainnya, Sony Dwi Kuncoro juga tidak menemui kesulitan berarti untuk mengalahkan pemain Singapura lainnya, Ashton Chen, 21-9 21-14. Sony menang dalam waktu 27 menit.

Sayangnya, keberhasilan kedua pemain tunggal putra ini tidak diikuti di bagian putri. Peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008, Maria Kristin Yulianti, harus menyerah telak dari pemain Malaysia, Wong Mew Choo. Kristin tidak berdaya dan menyerah dua game 13-21 12-21 dalam waktu 35 menit.

Harapan medali emas di nomor tunggal putri tinggal dibebankan pada Adrianti Firdasari yang di babak perempat final pada Selasa ini akan menghadapi pemain Thailand, Ratchanok.

HARAPAN GANDA

Sektor putra Indonesia memberikan harapan bagi Indonesia untuk menyabet medali emas di nomor perorangan bulu tangkis SEA Games XXV 2009 Laos. Setelah tunggal, giliran ganda yang meloloskan dua wakilnya ke semifinal sekaligus membuka peluang terciptanya all-Indonesian final.

Pada pertandingan di Gym Hall 1, National Sports Complex Vientiane Laos, Selasa (15/12/2009), dua ganda Pelatnas Cipayung, Hendra Setiawan/Markis Kido dan Bona Septano/Mohammad Ahsan, menyingkirkan lawan-lawannya.

Hendra/Markis, yang merupakan unggulan pertama, menundukkan pasangan Thailand, Nuttaphon/Chalardchalae, dua set langsung 21-18, 21-18. Adapun Bona/Ahsan menyisihkan ganda tuan rumah, Chanda/Yothin, juga straight set 21-13, 21-11.

Namun di babak empat besar, dua wakil Indonesia ini bakal menghadapi lawan berat karena bertemu pasangan Malaysia. Hendra/Markis ditantang Mohd Fairuzizuan/Mohd Zakry AB yang menaklukkan pemain Singapura, Tang/Terry Yeo, 21-12, 19-21, dan 21-1. Sementara itu, Bona/Ahsan melawan unggulan kedua Koo Kien Keat/Tan Boon Heong yang menyingkirkan Hendra Wijaya/Hendri Saputra (Singapura) dengan 21-19, 21-6.

Dengan demikian, di sektor tunggal dan ganda putra, Indonesia meloloskan semua wakilnya. Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro sudah lebih dulu meraih tiket babak empat besar.

Di ganda campuran, Indonesia hanya menempatkan pasangan Nova Widianto/Liliyana Natsir di babak semifinal setelah menundukkan pasangan Laos, Chanda Vanvilay/Bouphakesone Lomany, 21-10, 21-11. Di semifinal, mereka akan berhadapan dengan pasangan Malaysia, Koo Kien Keat/Wong Pei Tty, yang menundukkan pemain Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam dengan 19-21, 21-12, dan 21-18.

Namun, sukses Nova/Liliyana tak diikuti pasangan Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita. Mereka ditaklukkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, dengan 19-21, 21-16, dan 14-21.

Di semifinal, Chan/Goh akan berhadapan dengan pasangan Thailand, Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul, yang menyisihkan Hendra Wijaya/Vanessa Neo (Singapura) 21-16, 21-12.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

SEA Games XXV Laos : Sektor Putri, Hanya Meiliana/Shendy yang Tersisa

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 16, 2009


JAKARTA, Kompas.com – Para pemain putri Indonesia berguguran di babak perempat final. Hanya ganda Meiliana Jauhari/Shendy Puspa Irawati yang lolos ke semifinal bulu tangkis nomor perorangan SEA Games XXV 2009 Laos, Selasa (15/12/09).

Pada pertandingan di Gym Hall 1, National Sports Complex, Meliana/Shendy yang menempati unggulan ketiga menundukkan pasangan Thailand Duanganong/Kunchala dengan straight set 21-14, 21-18.

Hasil di luar dugaan menimpa pasangan Pelatnas Cipayung lainnya, Greysia Polii/Nitya Krishinda. Unggulan kedua ditaklukkan pasangan Thailand Savitre/Vacharaporn dalam pertarungan rubber set 19-21, 21-7, 10-21.

Di semifinal, Meiliana/Shendy akan berhadapan dengan pemain Malaysia, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty. Unggulan utama ini menyisihkan pasangan Singapura Liu Fan/Vanessa Neo 21-11, 23-21.

Sedangkan Savitre/Vacharaporn akan berhadapan dengan ganda Singapura Shinta Mulia Sari/Yao Lei, yang menundukkan ganda Malaysia Chong Sook Chin/Woon Khe Wei 21-19, 17-21, 21-17.

Di tunggal putri, dua pemain andalan Indonesia Maria Kristin Yulianti dan Adriyanti Firdasari sudah tersingkir. Mereka tak mampu melewati adangan para lawannya.

Maria Kristin harus mengakui keunggulan pebulu tangkis Malaysia Wong Mew Choo 13-21, 12-21, sedangkan Adriyanti menyerah kepada Ratchanok (Thailand) 19-21, 15-21.

Di semifinal Wong Mew Choo akan berhadapan dengan Salakjit Ponsana (Thailand) yang menyingkirkan Manivone Meungchaleun (Laos) 21-6, 21-6. Sedangkan Ratchanok akan berhadapan dengan Lidya Cheah Li Yi (Malaysia) yang menyingkirkan Zhang Beiwen (Singapura) 21-19, 21-18.

Dengan tersisihnya kedua pemain tunggal putri ini maka peluang satu medali emas Indonesia dari cabang ini sudah tertutup.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

SEA Games XXV Laos : Sony Simon Lolos, Dua Ganda Putra Juga ke Semifinal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 16, 2009


VIENTIANE, KOMPAS.com — Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso lolos ke babak semifinal tunggal putra bulu tangkis setelah mengalahkan dua pemain asal Singapura, Selasa (15/12/2009).

Simon, yang turun terlebih dulu menghadapi Derek Wong, tidak menemui kesulitan berarti untuk mengatasi lawannya tersebut. Dalam pertandingan di Gym Hall 1, National Sports Complex tersebut, Simon menang mudah dalam dua game, 21-13 21-11, dalam waktu 35 menit.

Sementara di perempat final lainnya, Sony Dwi Kuncoro juga tidak menemui kesulitan berarti untuk mengalahkan pemain Singapura lainnya, Ashton Chen, 21-9 21-14. Sony menang dalam waktu 27 menit.

Sayangnya, keberhasilan kedua pemain tunggal putra ini tidak diikuti di bagian putri. Peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008, Maria Kristin Yulianti, harus menyerah telak dari pemain Malaysia, Wong Mew Choo. Kristin tidak berdaya dan menyerah dua game 13-21 12-21 dalam waktu 35 menit.

Harapan medali emas di nomor tunggal putri tinggal dibebankan pada Adrianti Firdasari yang di babak perempat final pada Selasa ini akan menghadapi pemain Thailand, Ratchanok.

HARAPAN GANDA

Sektor putra Indonesia memberikan harapan bagi Indonesia untuk menyabet medali emas di nomor perorangan bulu tangkis SEA Games XXV 2009 Laos. Setelah tunggal, giliran ganda yang meloloskan dua wakilnya ke semifinal sekaligus membuka peluang terciptanya all-Indonesian final.

Pada pertandingan di Gym Hall 1, National Sports Complex Vientiane Laos, Selasa (15/12/2009), dua ganda Pelatnas Cipayung, Hendra Setiawan/Markis Kido dan Bona Septano/Mohammad Ahsan, menyingkirkan lawan-lawannya.

Hendra/Markis, yang merupakan unggulan pertama, menundukkan pasangan Thailand, Nuttaphon/Chalardchalae, dua set langsung 21-18, 21-18. Adapun Bona/Ahsan menyisihkan ganda tuan rumah, Chanda/Yothin, juga straight set 21-13, 21-11.

Namun di babak empat besar, dua wakil Indonesia ini bakal menghadapi lawan berat karena bertemu pasangan Malaysia. Hendra/Markis ditantang Mohd Fairuzizuan/Mohd Zakry AB yang menaklukkan pemain Singapura, Tang/Terry Yeo, 21-12, 19-21, dan 21-1. Sementara itu, Bona/Ahsan melawan unggulan kedua Koo Kien Keat/Tan Boon Heong yang menyingkirkan Hendra Wijaya/Hendri Saputra (Singapura) dengan 21-19, 21-6.

Dengan demikian, di sektor tunggal dan ganda putra, Indonesia meloloskan semua wakilnya. Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro sudah lebih dulu meraih tiket babak empat besar.

Di ganda campuran, Indonesia hanya menempatkan pasangan Nova Widianto/Liliyana Natsir di babak semifinal setelah menundukkan pasangan Laos, Chanda Vanvilay/Bouphakesone Lomany, 21-10, 21-11. Di semifinal, mereka akan berhadapan dengan pasangan Malaysia, Koo Kien Keat/Wong Pei Tty, yang menundukkan pemain Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam dengan 19-21, 21-12, dan 21-18.

Namun, sukses Nova/Liliyana tak diikuti pasangan Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita. Mereka ditaklukkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, dengan 19-21, 21-16, dan 14-21.

Di semifinal, Chan/Goh akan berhadapan dengan pasangan Thailand, Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul, yang menyisihkan Hendra Wijaya/Vanessa Neo (Singapura) 21-16, 21-12.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

SEA Games XXV Laos : Nova/Butet ke Semifinal; Devin /Lita gagal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 16, 2009


VIENTIANE, KOMPAS.com — Ganda campuran Indonesia, Nova Widianto/Liliyana Natsir, maju ke babak semifinal SEA Games XXV setelah menyingkirkan pasangan Laos, Selasa (15/12/2009).

Mantan peringkat satu dunia ini tidak menemui kesulitan berarti untuk menyingkirkan ganda Laos, Chanda Vanvilay/Bouphakseone Lomany, di babak perempat final.

Dalam pertandingan di Gym Hall 1 National Sports Complex tersebut, Nova/Liliyana menang dua game, 21-10 21-11, dalam waktu hanya 20 menit.

Di semifinal nanti, Nova/Butet yang merupakan unggulan pertama, akan berhadapan dengan Koo Kien Keat/Wong Pei Tty. Pasangan Malaysia ini lolos setelah menang 19-21, 21-12, 21-18 atas unggulan ketiga dari Thailand Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam.

Di babak perempat final, Indonesia meloloskan ganda campuran lainnya, Devin Lahardi/Lita Nurlita, yang harus menghadapi ganda Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.

Devin / Lita gagal

Ganda campuran Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita, gagal ke semifinal perorangan bulu tangkis SEA Games XXV 2009 Laos. Pada perempat final, Selasa (15/12), Devin/Lita ditaklukkan pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.

Duel di Gym Hall 1, National Sports Complex, itu berdurasi 60 menit. Pada set pertama, Devin/Lita menyerah 19-21.

Setelah itu, pasangan Pelatnas Cipayung tersebut menguak harapan untuk maju ke semifinal karena bisa menyamakan kedudukan berkat kemenangan 21-16. Sayang, di set penentuan Devin/Lita kalah 14-21, sekaligus memupus harapannya ke semifinal.

Di semifinal, pasangan Malaysia tersebut bertemu dengan Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchakul. Unggulan kedua dari Thailand ini menang 24-22, 21-5 atas pasangan Singapura Hendra Wijaya/Neo Yu Yan Vanessa.

Dengan demikian, di sektor ganda campuran Indonesia tinggal berharap kepada Nova Widianto/Liliyana Natsir. Unggulan pertama ini meraih tiket ke babak empat besar setelah dengan mudah menyingkirkan pasangan tuan rumah.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: