SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    December 2009
    M T W T F S S
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for December 17th, 2009

SEA Games XXV Laos : Pembalasan Sempurna ! Kido/Hendra Tambah Emas

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 17, 2009


VIENTIANE, KOMPAS.com — Ganda putra Indonesia, Markis Kido/Hendra Setiawan, melakukan pembalasan yang sempurna atas pasangan Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong. Di final bulu tangkis perorangan ganda putra SEA Games XXV 2009 Laos, Kamis (17/12/2009) di Gym Hall 1 National Sports Complex, Kido/Hendra menang straight set 21-17, 21-17 dalam waktu 32 menit.

Ini menjadi revans ganda nomor satu Pelatnas Cipayung tersebut atas musuh bebuyutannya. Pada final beregu putra akhir pekan lalu, peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 ini ditaklukkan Koo/Tan, meskipun Indonesia yang meraih medali emas nomor ini (beregu putra). Kemenangan di final ini juga membuat Kido/Hendra kembali menambah medali emas bagi Indonesia.

Dengan demikian, cabang olahraga bulu tangkis menyumbang total empat medali emas, dua perak, dan dua perunggu. Emas dihasilkan nomor beregu putra, ganda campuran (Nova Widianto/Liliyana Natsir), tunggal putra (Simon Santoso), dan ganda putra. Perak diperoleh dari nomor beregu putri dan tunggal putra setelah Sony Dwi Kuncoro ditaklukkan Simon. Sementara itu, perunggu disumbang oleh ganda putri Meiliana Jauhari/Shendy Puspa Irawati dan ganda putra Bona Septano/Muhammad Ahsan.

Hasil ini merupakan raihan yang tidak memuaskan dibandingkan SEA Games 2007 karena waktu itu Indonesia menyapu bersih tujuh medali emas yang diperebutkan. Perolehan empat emas ini juga tidak sesuai target karena PB PBSI mencanangkan lima medali emas yang bisa diraih para atlet Pelatnas Cipayung tersebut.

Ya, PBSI “hanya” mematok lima medali emas karena melihat peta kekuatan sekarang bahwa semua negara menurunkan kekuatan terbaiknya. Bandingkan situasi sekarang dengan situasi di SEA Games 2007 ketika Malaysia hanya menurunkan pemain lapis kedua.

Sayang, sektor putri tidak bisa berbuat apa-apa. Nomor beregu yang diharapkan bisa menyumbang emas hanya sanggup menyabet perak setelah kalah 1-3 dari Malaysia di final, dan ganda putri hanya bisa memperoleh perunggu.

Sementara itu di nomor tunggal putri, Thailand mendominasi babak final karena terjadi pertemuan antar-pemain negara tersebut. Salakjit Ponsana meraih medali emas setelah menang 21-14, 18-21, 21-10 atas Ratchanok I.

Medali emas ganda putri diraih pasangan nomor satu Malaysia, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty. Dalam pertarungan selama 33 menit, mereka menang 21-12, 21-11 atas ganda Singapura, Shinta M Sari/Yao Lei.

– Daftar perolehan medali bulu tangkis

Indonesia 4 2 2

Malaysia 2 2 5

Thailand 1 2 4

Singapura 0 1 2

Vietnam 0 0 1

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

SEA Games XXV Laos : NOVA BUTET RAIH EMAS; SIMON KALAHKAN SONY

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 17, 2009


Ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir mempersembahkan medali emas setelah mengalahkan ganda Thailand, Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul, Kamis (17/12/2009).

Nova/Butet yang akan berpisah tahun depan, mendapat perlawanan ketat dari ganda Thailand tersebut. Dalam pertandingan bulu tangkis SEA Games XXV di Gym Hall 1 National Sporst Complex tersebut, ganda Indonesia ini unggul lebih dulu 21-10 di game pertama.

Namun awal yang mudah ini tidak berlanjut di game kedua. Pasangan Thailand, Songphon/Kunchala bermain pantang menyerah dan mampu merebut game kedua 22-20.

Untung saja kondisi ini tidak memburuk pada game ketiga. Dengan pengalaman Nova yang segudang, serta kepiawaian Butet mengatur irama permainan, pasangan Indonesia ini menang mudah 21-9 di game ketiga.

Ini merupakan emas kedua buat tim bulu tangkis Indonesia, setelah merebutnya di nomor beregu putera. Sementara tim beregu puteri meraih emdali perak.

SIMON KALAHKAN SONY

Sementara itu Simon Santoso akhirnya memenangi all Indonesian final SEA Games XXV dengan mengalahkan Sony Dwi Kuncoro, Kamis (17/12/2009).

Dalam pertandingan final di Gym Hall 1 National Sports Complex ini, Simon mengungguli rekannya di Pelatnas Cipayung itu dalam dua game 21-16, 21-12. Pertemuan kedua pemain Indonesia ini berlangsung anti-klimaks. Simon menang dalam 45 menit.

Di babak semifinal, Simon Santoso menundukkan pemain Vietnam, Nguyen Hoang hai, dalam dua game 21-7, 21-14. Sementara itu, Sony lolos ke final setelah menang rubber game atas pemain Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk, 21-10, 18-21, dan 21-17.

Tim bulu tangkis Indonesia telah mendapat tiga medali emas melalui beregu putra, ganda campuran, dan tunggal putra.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: