SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    December 2009
    M T W T F S S
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for December 22nd, 2009

ILHAM Brother’s Cup 2009

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 22, 2009


Kejuaraan Bulutangkis Usia Dini Open ke-1
ILHAM BROTHER’s Tahun 2009

I. Pendahuluan.
Sejak dulu Bulutangkis ialah cabang olahrga favorit bahkan andalan bagi bangsa kita. Bahkan melalui olahraga ini Negara Republik Indonesia dapat berprestasi, dikenal dan disanjung oleh Negara-negara lain di kancah Dunia Internasional.

Untuk itu kita selaku penerus bangsa memiliki kewajiban penuh untuk mempertahankan , memajukan dan memasyarakatkan Olahraga Bulutangkis ini. Dengan menjunjung sportifitas tinggi marilah kita masyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat melalui cabang olahraga Bulutangkis.

II. Latar Belakang
Mengingat hal diatas dan dengan beberapa permasalahan yang lahir seiring perkembangan jaman., ada beberapa hal sehinngga lahirlah PB. ILHAM Brother’s ini. Antara lain banyak hal yang perlu kita tanggapi serius seperti, kenakalan remaja, bahaya Narkoba dan zat adiktif dikalangan remaja, pergaulan bebas di kalangan remaja, dan penurunan qualitas sumber daya manusia Indonesia maka kita perlu suatu solusi yang salahsatunya mengajak para generasi penerus untuk berolahraga seperti halnya melalui olahraga Bulutangkis.

Olahraga banyak memiliki nilai positif antara lain selain membuat badan yang sehat, kita pun dapat menerapkan jiwa sportif, disiplin, kerja keras, mandiri, dan lain-lain kepada genersi muda penerus bangsa pada usia dini.

III. Maksud dan Tujuan
Dengan kepedulian yang tinggi maka disini kami selaku Panitia Kejuaraan Bulutangkis ILHAM BROTHER’s USIA DINI OPEN Ke-1 Tahun 2009 berniat memajukan dan mengembangkan olahraga bulutangkis sejak dini.

Yang selanjutnya besar harapan kami agar Persatuan bulutangkis lain ataupun para sponsor akan dapat melahirkan kejuaraan – kejuaraan lain ataupun kegiatan –kegiatan lain yang sifatnya dapat memasyarakatkan serta memajukan Olahraga bulutangkis di daerah sekitar kita yang akan bermanfaat bagi masa depan bangsa dan nama Baik Negara kita Tercinta NKRI dikemudian hari.

IV. Isi
Kejuaraan ini akan diselengarakan pada tanggal 26 Desember 2009 s/d 31 Desember 2009, yang akan dilaksanakan di GOR. Sinar Logam, Jl. Tole Iskandar No.74 Depok. Adapun nomer pertandingan yang akan diselenggarakan ialah kelompok umur sebanyak 8 (delapan) kelas nomor pertandingan, diantaranya:

  1. Tunggal Usia Dini 9 Tahun Putra (maksimal kelahiran thn 2000)
  2. Tunggal Usia Dini 9 Tahun Putri (maksimal kelahiran thn 2000)
  3. Tunggal Anak-anak 11 Tahun Putra (Maksimal kelahiran thn 1998)
  4. Tunggal Anak-anak 11 Tahun Putri (Maksimal kelahiran thn 1998)
  5. Tunggal Remaja 15 Tahun Putra (Maksimal kelahiran thn 1994)
  6. Tunggal Remaja 15 Tahun Putri (Maksimal kelahiran thn 1994)

V. Kesimpulan
Semoga akan terlahir atlit-atlit muda berbakat dari kejuaraan ini dan akan menjadi ajang unjuk kebolehan bagi para atlit muda untuk meraih prestasi.

Selain hal tersebut semoga Kejuaraan Bulutangkis ILHAM BROTHER’s USIA DINI OPEN Ke-1 2009 ini dapat jadi acuan serta motivasi bagi pihak-pihak lain yang peduli akan perkembangan bulutangkis serta masa depan bulutangkis Indonesia yang akan berdampak meningkatkan kualitas para generasi penerus bangsa sehingga menciptakan Bangsa yang hebat, berkualitas dimasa depan.

VI. Penutup
Demikianlah sedikit uraian yang kami tuangkan kedalam bentuk proposal sederhana ini, semoga apa yang kita semua harapkan dapat tekabul serta besar harapan kami event ini dapat berguna bagi Lingkungan sekitar kita serta Bangsa dan Negara.

Kami sangat mengharapakan bantuan dan dorongan pihak – pihak lain baik secara material ataupun motivasi untuk kesuksesan kegiatan ini.

Berapapun besarnya bantuan dari bapak/Ibu sekalian sangat kami syukuri. Akhir kata kami selaku Panitia Kejuaraan Bulutangkis ILHAM BROTHER’s USIA DINI OPEN Ke-1 Tahun 2009 mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan perhatiannya.

Depok, 01 Desember 2009

Panpel Kejuaraan Bulutangkis
ILHAM BROTHER’s
Usia Dini Open Ke-1 2009

Info Pendaftaran ILHAM Brother’s Cup 26-31 Desember 2009-Depok
Nomor yg dipertandingkan:

  • Tunggal Usia Dini Pa/Pi (max-9 Thn)
  • Tunggal Anak-anak Pa/Pi (max-11Thn)
  • Tunggal Pemula Pa/Pi (max-13thn)
  • Tunggal Remaja Pa/Pi (max-15thn)

Biaya pendaftaran :

  • Usia Dini & Anak-anak = Rp. 75.000,-
  • Pemula & Remaja = Rp.100.000,-

Kontak Info :
Agha Joy : 081384480789
Iman : 021 93966740
Hall Sinar Logam
Jl. Tole Iskandar No. 74, Simpangan, Depok
Telp. : 021 777829437 & 081387194609
Ilham Sports :
Pertokoan Perum Jatijajar, Simpangan Depok
Tel. : 021 83628170 & 087882888872

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Lampu Kuning Menuju Piala Uber

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 22, 2009


KEGAGALAN PB PBSI tidak memenuhi target lima emas di SEA Games XXV/2009 Laos tak lepas dari melempemnya sektor wanita. Tak ada satu pun medali emas yang direbut Maria Kristin dkk. Empat emas bulu tangkis direbut tunggal pria, ganda pria, ganda campuran, dan beregu pria.

Hasil buruk itu menjadi sinyal bahaya tim Indonesia menghadapi Piala Uber 2010 yang rencananya dihelat 9-16 Mei di Stadium Putra, National Sports Complex, Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Pada Piala Uber 2008 Indonesia menjadi runner-up setelah dikalahkan Tiongkok di final, tahun depan prestasi itu terancam menurun.

Namun, hingga kemarin PB PBSI belum mengonkretkan rencana setahun ke depan. Marlev Mainaky, pelatih tunggal wanita, juga cukup prihatin dengan hasil yang dituai dua anak didiknya, Maria Kristin dan Adriyanti Firdasari. “Dua pemain ini kurang konsisten dalam menunjukkan prestasi. Nyatanya waktu turun di beregu mereka cukup bagus, tapi saat bermain di nomor perorangan justru tidak optimal,” tutur Marlev.

Marlev menggarisbawahi mental para pemain yang kurang tenang saat menghadapi lawan. Dia berjanji terus mencari tahu penyebab turunnya mental bertanding anak asuhnya itu. “Kalau melihat jam terbang, sudah seharusnya mereka bisa konsisten dan tak perlu terburu-buru seperti penampilan di Laos. Toh, biasanya level lawan yang dihadapi malah lebih tinggi,” ujarnya.

Marlev akan membicarakan persoalan itu kepada pengurus PB PBSI untuk mencari formula yang paling tepat. “Seharusnya ada percepatan untuk memperbaiki mental. Sebab, Uber Cup hanya tinggal hitungan bulan,” jelas mantan pemain tunggal pria itu.

Harapan serupa dituturkan Kasubid Pelatnas PB PBSI Christian Hadinata. Menurut dia, sektor ganda wanita harus lebih digenjot. Pasangan dadakan Liliyana Natsir/Greysia Polii seharusnya bisa memberikan poin bagi tim wanita. “Sayang, mereka tidak bisa memberikan kejutan seperti Nova (Widianto) dan Muhammad Ahsan di beregu pria,” tuturnya.

Christian merencanakan, sektor tersebut mendapatkan perhatian lebih jika tak ingin hasil Piala Uber jeblok. Berdasar jadwal yang dirilis BWF, daftar unggulan diumumkan 1 Maret nanti. (vem/ang)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

PBSI PERSIAPKAN ATLET MUDA UNTUK KOMPETISI MENDATANG

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 22, 2009


Jakarta, 21/12 (Antara/FINROLL News) – Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso mengatakan, PBSI harus segera mempersiapkan atlet-atlet muda untuk menghadapi kompetisi yang akan datang.

“Saya lihat sekarang yang main masih pemain senior, padahal SEA Games 2011 tidak lama lagi,” kata Djoko dalam acara pembubaran tim bulu tangkis SEA Games 2009 di Jakarta, Senin.

Menurut dia, pada SEA Games 2009 di Laos, Indonesia menurunkan pemain-pemain senior karena tidak ingin mengambil risiko tidak meraih prestasi terbaik. “Karena itu kan demi nama negara,” katanya.

Djoko mengatakan bahwa tantangan ke depan semakin berat dan persaingan semakin tajam sehingga harus dipersiapkan sebaik mungkin.

Selain persiapan menghadapi SEA Games 2011 yang akan digelar di Indonesia, bulu tangkis menghadapi sejumlah kejuaraan pada 2010, di antaranya kualifikasi dan putaran final Piala Thomas dan Uber serta Asia Games.

Selain itu, Djoko juga menginginkan adanya pemulihan bagi beberapa atlet yang mengalami gangguan kesehatan atau cedera seperti Sony Dwi Kuncoro dan Maria Kristin.

“Kalau perlu mereka diistirahatkan sementara dari turnamen untuk pemulihan. karena kalau tidak dipulihkan akan berat ke depannya,” katanya.

Kemunduran

Dalam acara yang dihadiri hampir seluruh pemain pelatnas itu, disebutkan bahwa tim bulu tangkis telah mencapai target juara umum dengan meraih empat medali emas, dua perak dan dua perunggu.

Meski demikian, Djoko mengatakan, seharusnya mereka prihatin karena perolehan medali tersebut tidak sebanyak dua tahun lalu yang menyapu bersih ketujuh medali emas yang diperebutkan.

“itu artinya adalah suatu kemunduran,” katanya.

Medali emas SEA Games Laos diperoleh melalui nomor beregu putra, perorangan tunggal putra (Simon Santoso) dan ganda putra (Markis Kido/Hendra Setiawan), serta ganda campuran (Nova Widianto/Liliyana Natsir).

Selain mendapat bonus dari pemerintah, PBSI juga telah menyiapkan bonus sekitar Rp600 juta bagi para peraih medali SEA Games itu. Jumlah tersebut meningkat 20 persen dibanding bonus tim SEA Games 2007.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Kebagian Satu Gelar di India

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 22, 2009


JAKARTA, Kompas.com – Indonesia hanya kebagian satu gelar juara melalui ganda putera di kejuaraan bulu tangkis di India Grand Prix 2009, Minggu (20/12/2009).

Dari tiga peserta Indonesia yang lolos ke babak final, hanya ganda putera Adnan Fauzi/Tri Kusumawardhana yang berhasil keluar sebagai juara. Di babak final mereka mengalahkan ganda tuan rumah, Ashkaye Dewalkar/Jishnu Sanyal dalam rubber game 27-25 23-25 21-15.

Ganda Adnan/Tri harus berjuang selama 51 menit untuk mengalahkan pasangan India yang merupakan unggulan pertama turnamen yang bertajuk resmi Jaypee Cup Syed Modi Memorial ini. Syed Modi merupakan pemain bulu tangkis India pada 1980-an yang mati terbunuh pada 1988. Namanya kemudian diabadikan dalam turnamen bulu tangkis.

Dua wakli Indonesia lainnya gagal di final. Ganda puteri Nadya Melati/Devi Tika Permatasari gagal di tangan pasangan Jepang, Misaki Matsutomo/Akaya Takahashi dalam rubber game 14-21 21-15 15-21, Nadya/Devi menyerah dari unggulan kedua tersebut dalam waktu satu jam.

Sementara tunggal putera, Dyonisius Hayom Rumbaka juga gagal di final. Dyonisius yang merupakan unggulan 5 dijungkalkan unggulan pertama asal India B. Chetan Anand 17-21 21-19 16-21.

Hasil final, Minggu (20/12/2009):

Aparna Balan [2] [IND]/Arun Vishnu [IND]-Shruti Kurian/Tarun Kona [IND/3] 21-14 17-21 21-19

Misaki Matsutomo/Akaya Takahashi [JPN/3]-Nadya Melati/Devi Tika Permatasari [INA] 21-14 15-21 21-15

Adnan Fauzi/Tri Kusumawardana [INA]-Akshaye Dewalkar/Jishnu Sanyal [INA/3] 27-25 23-25 21-15

Saina Nehwal [IND/1]-Aditi Mutatkar [IND/4] 21-17 21-13

B.Chetan Anand [IND/1]-Dyonisius Hayom Rumbaka [INA/5] 21-17 19-21 21-16

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: