SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    December 2009
    M T W T F S S
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Riyanto Subagja : Juara Turnamen Senior di Usia Belia

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 24, 2009


Untuk pemuda seusia Riyanto (16 tahun), posturnya memang tergolong jangkung dan prestasinya pun tak kalah kinclong dengan mereka yang lebih senior daripadanya. Di Auckland International, Selandia Baru Juni silam, sebagai pemain termuda di sektor tunggal putra turnamen tersebut, ia mampu menjadi juara!. Bahkan situs turnamen memberikan perhqtian khusus kepada Riyanto yang di final mengalahkan pemain senior terbaik yang dimiliki tuan rumah Selandia Baru, Joe Wu.

Siapakah Riyanto Subagja?

Lahir di Jakarta pada 28 April 1993, Riyanto yang tipe permainannya agresif ini mulai menepok bulu karena ingin bersenang-senang. “Tapi karena sering menang (kejuaraan) akhirnya ingin jadi atlet betulan,” tukasnya. Kejuaraan-kejuaraan masa kecil tersebut ia lakoni pada saat bergabung dengan PB Bina Pratama saat ia masih berusia tujuh tahun. Dua tahun setelah bergabung di klub tersebut, Riyanto kecil pun mantap hidup sebagai atlet bulutangkis.

Pada akhir tahun 2006, ia bergabung dengan klub bulutangkis PB Djarum di kota Kudus, Jawa Tengah dan mulai mengecap pengalaman bertanding di luar negeri mulai dari Asia hingga Selandia Baru (New Zealand). Puncaknya adalah kemenangannya di Auckland International dengan mengalahkan beberapa pemain unggulan.

Di dalam negeri, kiprahnya terlihat menjanjikan. Ia berada di puncak peringkat nasional untuk kategori Tunggal Putra Taruna per 15/12/09. Selain itu, ia juga mengoleksi gelar-gelar dalam negeri seperti Tangkas Alfamart Junior International Challenge 2009, Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Bali 2009, dan Sirnas Kalimantan tahun 2007 dan 2009.

Dengan sederet prestasinya itu, tentunya banyak yang bertanya padanya mengapa tidak masuk Pelatnas. Riyanto menjawab bahwa ia menunggu usianya cukup untuk masuk Pelatnas dewasa dan ia masih ingin mengenyam lebih banyak lagi pengalaman di klub PB Djarum

Tahun depan, Riyanto berharap mampu menjadi wakil Indonesia diajang kejuaraan Asia Yunior (Maret 2010) , Dunia Yunior (April 2010) dan Youth Olympic I di Singapura, pada Agustus 2010.

Ditanya mengenai harapan ke depannya, ia ingin menjadi juara Olimpiade. “Mungkin Olimpiade 2016, tapi siapa tahu juga sudah bisa di Olimpiade 2012,” ujarnya sambil tersenyum. (DC/hk/yew)

Sumber : http://www.pbdjarum.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: