SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for January, 2010

Yonex Sunrise Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis 2009 : Sony Juara, Selamatkan Muka Tuan Rumah

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 31, 2010


SURABAYA, Kompas.com – Sony Dwi Kuncoro menyelamatkan muka tuan rumah Jawa Timur, saat merebut gelar juara tunggal putra Yonex Sunrise Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis 2009 di Surabaya, Sabtu (30/1/10) malam. Di final, pemain Pelatnas Cipayung ini menang straight set 21-17, 22-20 atas pemain Jawa Tengah Andre Kurniawan Tedjono.

Dengan demikian, Sony yang menjadi unggulan kedua mempersembahkan satu-satunya gelar bagi Jatim di kejuaraan perorangan taruna dan dewasa ini.

“Saya puas bisa mempersembahkan gelar buat Jatim, setelah tidak bisa tampil di PON,” kata Sony usai pertandingan di GOR Sudirman Surabaya ini.

Sebagai juara, Sony berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp 17,5 juta, ditambah bonus khusus yang disiapkan Pengprov PBSI Jatim sebesar Rp 50 juta.

“Bonus itu sebagai bentuk apresiasi PBSI Jatim atas prestasi Sony, karena dia juga mengangkat nama Jatim,” kata Ketua Pengprov PBSI Jatim Yacob Rusdianto usai penyerahan hadiah.

Kemenangan di kejurnas ini menjadi modal buat saya untuk menghadapi serangkaian turnamen pada tahun ini

Hasil lengkap Kejurnas Bulu Tangkis 2009 (angka di depan nama pemain menunjukkan unggulan)

– Ganda campuran taruna: (2) Didit Juang Indrianto/Yayu Rahayu (Jateng) v (1) Ricky Karanda Suwardi/Ayu Pratiwi (Jabar) 21-16, 17-21, 21-18

– Tunggal taruna putri: (2) Ana Rovita (Jateng) v (6) Ganis (DKI) 21-12, 21-14

– Tunggal taruna putra: (1) Riyanto Subagja (Jateng) v (5) Andre Marteen (Jabar) 22-20, 21-11

– Ganda taruna putri: (7) Anggi Widya Setiawan/Ayu Pratiwi (Jabar) v (5) Lidya Pradita/Yayu Rahayu (Jateng) 16-21, 21-17, 21-19

– Ganda taruna putra: (7) Dandi Prabudita/Jones Rafly Jansen (Jateng)v (3) Marcus Fernaldi/Wahyu Nayaka (DKI) 21-11, 21-17

– Ganda campuran dewasa: (7) Tantowi Ahmad/Greysia Polii (Jateng/DKI) v (1) Muhammad Rizal/Debby Susanto (Jateng) 21-11, 21-19

– Tunggal dewasa putri: (3) Maria Kristin Yulianti (Jateng) v (2) Maria Febe Kusumastuti (Jateng) 21-17, 17-21, 23-21

– Ganda dewasa putra: (1) Markis Kido/Hendra Setiawan (DKI) v (2) Rian Sukmawan/Yonatan Suryatama Dasuki (Jateng) 21-9, 21-13

– Ganda dewasa putri: (5) Greysia Polii/Meiliana Jauhari (DKI/Jateng) v (6) Liliyana Natsir/Shendy Puspa Irawati (DKI/Jateng) 21-19, 18-21, 21-17

– Tunggal Dewasa Putra: (2) Sony Dwi Kuncoro (Jatim) v (3) Andre Kurniawan Tedjono (Jateng) 21-17, 22-20

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Yonex Sunrise Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis 2009 : Maria Kristin Juara

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 31, 2010


SURABAYA, Kompas.com – Pebulu tangkis Pelatnas Cipayung Maria Kristin Yulianti, merebut gelar juara tunggal putri Yonex Sunrise Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis 2009. Pada partai final di GOR Sudirman Surabaya, Sabtu (30/1/10) malam, Maria Kristin mengalahkan Maria Febe Kusumastuti.

Duel dua Maria ini merupakan “perang” antarsesama pemain Jawa Tengah. Maria Kristin, peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 itu harus berjuang tiga set untuk mengalahkan Maria yang merupakan unggulan kedua, dengan 21-17, 17-21, 23-21.

Maria Kristin nyaris kalah ketika pada set penentuan sempat tertinggal 20-21. Namun, ketenangan dan mental juara yang lebih baik, membuat dia mampu membalikkan keadaan.

Dua kesalahan sendiri yang dilakukan Maria Febe, membawa Maria Kristin berbalik memimpin 22-21, dan kemudian diakhiri smes silang untuk menyudahi permainan dengan 23-21.

“Dia main cukup bagus dan ngotot, tapi saya berusaha sabar untuk mengimbangi permainannya,” kata Maria Kristin usai pertandingan.

Sementara itu di nomor ganda campuran, pasangan Pelatnas Tantowi Ahmad/Greysia (Jateng/DKI) sukses menjadi jawara setelah menang straight set 21-11, 21-19 atas Muhammad Rijal/Debby Susanto (Jateng).

Sedangkan juara Olimpiade 2008 Markis Kido/Hendra Setiawan asal DKI Jakarta memenangi nomor ganda putra, setelah mengalahkan unggulan kedua Rian Sukmawan/Yonathan Suryatama Dasuki (Jateng) dengan skor 21-9, 21-13.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Kejurnas Perorangan Taruna – Dewasa 2009 Ganis Hadapi Anna Rovita Di Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 30, 2010


Bulutangkis.com – Ganis dan Anna Rovita akan saling berhadapan di babak final tunggal taruna putri pada Kejurnas Perorangan Taruna – Dewasa 2009 yang berlangsung di GOR Sudirman, Srabaya sore hari ini (Sabtu, 30 Januari 2010).

Pada pertandingan babak semi final kemarin (Jumat, 29/01/10) Ganis unggulan (5/8) menaklukkan Hanna Ramadhini juga unggulan (5/8) dengan skor 21-19, 21-12. Sebelumnya di babak perempat final Ganis berhasil menyingkirkan unggulan satu Febby Angguni dengan skor 16-21, 21-17, 21-17. Sementara Anna Rovita unggulan kedua tanpa banyak kesulitan melaju ke babak final setelah menaklukkan Millicent I.W dua set langsung 21-11, 21-8.

Tunggal Taruna putra akan berhadapan Riyanto Subagja unggulan (1) dengan Andre Marteen unggulan (5/8). Di semifinal Riyanto Subagja mengalahkan Alrie Gunadharma unggulan (5/8) dua set langsung dengan skor 21-12, 21-14, sementara Andre Marteen menyingkirkan Wisnu Yuli Prasetyo unggulan (9/16) 21-13, 22-20.

Ganda taruna putri Anggi Widya Setiawan/ Ayu Pratiwi unggulan (5/8) di babak semi final kemarin menaklukkan ganda putri Mega Cahya/ Sri Wulan juga unggulan (5/8) 21-12, 21-7. Pada babak final hari ini Anggi Widya Setiawan/ Ayu Pratiwi akan menghadapi Lidya Pradita/ Yayu Rahayu unggulan (5/8) yang berhasil melaju ke final dengan menyingkirkan unggulan (3/4) Athiatun Rahimah/ Aurien Hudiono 21-16, 21-17.

Pada ganda taruna putra Dandi Prabudita/ Jones Rafly Jansen unggulan (5/8) melangkah ke babak final berhadapan dengan Marcus Fernaldi/ Wahyu Nayaka unggulan (¾). Di semi final kemarin Dandi/Jones atlit klub Djarum yang mewakili Jawa Tengah menaklukkan Praveen Yordan/ Rangga Yave Rianto dua set langsung 21-12, 21-17. Sementara Marcus Fernaldi/ Wahyu Nayaka menghentikan langkah Haswir Sahab/ Selvanus unggulan (5/8) 24-22, 21-16. Pada babak perempat final Haswir Sahab/ Selvanus membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan satu dari Jawa Tengah Didit Juang Indrianto/ Seiko Wahyu Kusdianto 24-22, 18-21, 21-19 .

Jones Rafly Jansen yang berhasil menembus babak semi final ganda taruna campuran berpasangan dengan Nurbeta Kwanrico harus terhenti langkahnya saat berhadapan dengan Ricky Karanda Suwandi/ Ayu Pratiwi. Jones Rafly Jansen/ Nurbeta Kwanrico merupakan unggulan (5/8) takluk tiga set menghadapi unggulan (1) Ricky Karanda Suwandi/ Ayu Pratiwi 21-16, 12-21, 19-21. Di final sore hari ini Ricky Karanda Suwandi/ Ayu Pratiwi akan menghadapi ganda campuran unggulan dua Didit Juang Indrianto/ Yayu Rahayu yang berhasil menyingkirkan pasangan Hardiyanto/ Anggi Widya Setiawan 21-6, 21-15 yang merupakan unggulan (5/8).

Berikut Finalis Kelompok Taruna

Tunggal Taruna Putri :

– Ganis Nur (DKI Jakarta) vs Ana Rovita (Jawa Tengah)

Tunggal Taruna Putra :

– Riyanto Subagja (Jawa Tengah) vs Andre Marteen (Jawa Barat)

Ganda Taruna Putri :

– Anggi Widya Setiawan/Ayu Pratiwi (Jawa Barat) vs Lidya Pradita/Yayu Rahayu (Jawa Tengah)

Ganda Taruna Putra :

– Marcus Fernaldi/Wahyu Nayaka (DKI Jakarta) vs Dandi Prabudita/Jones Rafly Jansen (Jawa Tengah)

Ganda Campuran Taruna :

– Ricky Karanda Suwandi/Ayu Pratiwi (Jawa Barat) vs Didit Juang Indrianto/Yayu Rahayu (Jawa Tengah)

Jawa Tengah 5 wakil , Jawa Barat 3 wakil dan DKI Jakarta 2 wakil.

Berikut Finalis Kelompok Dewasa

Tunggal Dewasa Putri :

– Maria Kristin Yulianti (Jawa Tengah) vs Maria Febe Kusumastuti (Jawa Tengah)

Tunggal Dewasa Putra :

– Andre Kurniawan Tedjono (Jawa Tengah) vs Sony Dwi Kuncoro (Jawa Timur)

Ganda Dewasa Putri :

– Lilyana Natsir/Shendy Puspa Irawati (DKI /Jateng) vs Greysia Polii/Meiliana Jauhari (DKI / Jateng)

Ganda Dewasa Putra :

– Hendra Setiawan/Markis Kido (DKI Jakarta) vs Rian Sukmawan/Yonathan Suryatana (Jawa Tengah)

Ganda Campuran Dewasa :

– Muhammad Rizal/Debby Susanto (Jawa Tengah) vs Tontowi Ahmad/Greysia Polii (Jateng / DKI Jakarta)

Wakil daerah yang melaju ke final : Jawa Tengah : 6 1/2, DKI Jakarta: 2 1/2, Jawa Timur : 1.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Yonex Sunrise Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis 2009 : Pemain Pelatnas Kuasai Final Nomor Ganda

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 30, 2010


SURABAYA, Kompas.com – Para pebulu tangkis Pelatnas Cipayung menguasai babak final nomor ganda di ajang Yonex Sunrise Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis 2009. Mereka masih terlalu tangguh bagi lawan-lawannya pada semifinal di Surabaya, Jumat (29/1/10) malam.

Final ganda putra akan mempertemukan dua pasangan peringkat teratas Markis Kido/Hendra Setiawan melawan Rian Sukmawan/Yonathan Suryatama Dasuki.

Kido/Hendra yang memperkuat DKI Jakarta, tampil dominan saat mengalahkan ganda harapan tuan rumah Alvent Yulianto/Riky Widianto dengan skor 21-14, 23-21. Sedangkan Rian/Yonathan asal Jawa Tengah membungkam pasangan non-unggulan asal Banten, Ahmad Rivai/Ardiansyah juga dengan set langsung 21-15, 21-9.

“Kita kalah kualitas, tapi anak-anak sudah bermain maksimal dan memberikan perlawanan sengit di set kedua,” kata Manajer Jatim, Wijanarko Adimulya mengomentari kekalahan pasangan Alvent/Riky.

Di nomor ganda putri, dua pasangan baru Pelatnas yang disiapkan untuk kejuaraan beregu Piala Uber 2010, yakni Liliyana Natsir/Shendy Puspa Irawati (DKI/Jateng) dan Greysia Polii/Meiliana Jauhari (DKI/Jateng) akan terlibat bentrok di partai puncak.

Liliyana/Shendy menghentikan unggulan utama Anneka Feinya Agustine/Annisa Wahyuni 21-12, 21-11, sementara Greysia/Meilina menang atas Jenna Gozali/Maria Elfira Christina 21-19, 21-15.

Pertemuan dua pasangan Pelatnas juga terjadi di nomor ganda campuran, ketika Muhammad Rizal/Debby Susanto yang menempati unggulan pertama ditantang Tantowi Ahmad/Greysia Polli di final.

Rizal/Debby meraih kemenangan 21-18, 21-9 atas wakil Jatim, Riky Widianto/Variella April Sasi dan Tantowi/Greysia mengatasi perlawanan ganda Pelatnas lainnya, Devin Lahardi/Liliyana Natsir 21-17, 21-16.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Rexy wants Kim Her to groom back-up doubles

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 30, 2010


KUALA LUMPUR : Former international Tan Kim Her will be given the task to groom the doubles players in the national back-up squad.

That is the plan of the doubles chief coach, Rexy Mainaky.

The Indonesian feels that Kim Her, who comes with the credentials of having coached England and South Korea, would be the right man to guide this group of shuttlers.

The Badminton Association of Malaysia (BAM) have appointed Kim Her as a national coach but they have yet to clearly define his role in their set-up. A decision will be taken based on Rexy’s proposal at the BAM coaching and training committee meeting soon.

The back-up doubles players are now under the charge of Pang Cheh Chang.

“The main focus for us now is to build up the back-up players and turn them into world beaters. We want these players to have quality in their game,” said Rexy.

“Kim Her’s presence will add depth to our coaching set-up. He has the experience of training the best from England and South Korea.

“We cannot put him (Kim Her) in the junior set-up as it would be a waste of our resources. It will be ideal for him to be with the back-up squad.”

On Cheh Chang’s status, he said: “I will look into it. He is quite flexible. He has helped out in the elite squads for men and women. He has the knowledge and experience. He will fit in anywhere.”

On his recent outbursts soon after Koo Kien Keat-Tan Boon Heong claimed the Malaysian Open title last Sunday, Rexy said: “I would not have reacted that way without a reason.

“Sometimes, rumours and uncertainties can make one uncomfortable. Anyway, it’s a thing of the past and I think it is best that we forget about it and move forward.”

Then, Rexy defended his credibility as the chief coach and the outburst raised speculations that he was unhappy with his working environment. Just two weeks earlier, the BAM had kept him in the dark over Kim Her’s appointment.

Following his outburst, the BAM gave Rexy an assurance that his job is safe as long as he performed his tasks diligently.

“I want to stay positive and move on. For now, the next major event is the Thomas Cup Finals and I will give my best to prepare the team for that,” he said.

Malaysia are looking at naming four singles and three pairs for the Finals, which will be held at the Putra Stadium in Bukit Jalil from May 9-16.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Fairuz-Zakry lose place in All-England after poor start

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 30, 2010


KUALA LUMPUR : The second ranked national men’s pair of Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari-Mohd Zakry Abdul Latif have to pay a heavy price for their poor start to the season at the Malaysian Open last week.

Yesterday, the duo were omitted from the squad for the centenary All-England championships, which will be held in Birmingham from March 9-14.

At the Malaysian Open, Fairuzi­zuan-Zakry were beaten in the first round by former world champions Tony Gunawan-Howard Bach of the United States and their early exit did not go down well with the coaching panel.

And to make it worse, national doubles chief coach Rexy Mainaky announced that only the reigning Malaysian Open champions, Koo Kien Keat-Tan Boon Heong, were assured of places in the team for the Thomas Cup Finals, which will be held in May.

Rexy has thrown the challenge to the beleaguered Fairuzizuan-Zakry to prove their worth at the Swiss Open in Basel from March 16-21.

He said that he had to be fair to all his players.

“As a coach, I have to treat everyone equally. Fairuzizuan-Zakry had been given a lot of opportunities. They have the experience but yet, there have been no good results from them,” said Rexy.

“They will skip both the German Open (March 2-7) and the All-England. We want them to work at home to iron out their problems. Let them be really prepared before going out again at the Swiss Open. I have spoken to them and they understood the situation.

“They (Fairuzizuan and Zakry) are also not guaranteed to be in the team for the Thomas Cup Finals. For now, the race is open for the second and third pairs. I will name them in April.”

Three back-up pairs are in contention for places in the team. They are Chan Peng Soon-Lim Khim Wah, Mak Hee Chun-Tan Wee Kiong and Ong Soon Hock-Hoon Thien How. All of them have the chance to impress the coaches in the German Open.

Cast for the three meets

■ GERMAN OPEN

Men’s singles: Mohd Hafiz Hashim, Chong Wei Feng, Kuan Beng Hong, Tan Chun Seang, Chan Kwong Beng, Wong Choong Hann, Yeoh Kay Bin.

Men’s doubles: Chan Peng Soon-Lim Khim Wah, Ong Soon Hock-Hoon Thien How, Mak Hee Chun-Tan Wee Kiong.

Women’s singles: Lydia Cheah, Julia Wong, Anita Raj Kaur.

Women’s doubles: Vivian Hoo-Woon Khe Wei, Ng Hui Lin-Ng Hui Ern.

Mixed doubles: Peng Soon-Goh Liu Ying, Wee Kiong-Khe Wei, Hee Chun-Hui Lin, Khim Wah-Vivian

■ ALL-ENGLAND

Men’s singles: Lee Chong Wei, Mohd Hafiz Hashim, Chong Wei Feng, Kuan Beng Hong, Tan Chun Seang, Chan Kwong Beng, Wong Choong Hann, Yeoh Kay Bin, Pei Wee Chung.

Men’s doubles: Koo Kien Keat-Tan Boon Heong.

Women’s singles: Wong Mew Choo, Lydia Cheah, Julia Wong, Anita Raj Kaur.

Women’s doubles: Chin Eei Hui-Wong Pei Tty.

Mixed doubles: Kien Keat-Pei Tty, Chan Peng Soon-Goh Liu Ying.

■ SWISS OPEN

Men’s singles: Lee Chong Wei.

Men’s doubles: Koo Kien Keat-Tan Boon Heong, Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari-Mohd Zakry Abdul Latif.

Women’s singles: Wong Mew Choo.

Women’s doubles: Chin Eei Hui-Wong Pei Tty.

Mixed doubles: Kien Keat-Pei Tty, Chan Peng Soon-Goh Liu Ying.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Program Latihan di Pelatnas Cipayung Belum Serempak

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 30, 2010


JAKARTA – Tim Piala Thomas & Uber Indonesia diprediksi akan kesulitan menjalani kualifikasi turnamen bulu tangkis itu bulan depan. Penyebabnya tak lain program latihan kepada pemain terpilih belum dilakukan serempak.

Kasubbid Pelatnas Cipayung Christian Hadinata mengatakan, pihaknya belum mengadakan latihan bersama di Cipayung karena alasan beberapa pemain tampil di Kejurnas. Dia optimistis mereka akan secepatnya melakukan latihan bersama di satu tempat.

Tim Piala Thomas & Uber Indonesia memang tak sepenuhnya berasal dari pelatnas. Sebagian pemain direkrut dari nonpelatnas seperti Taufik Hidayat, Markis Kido, Hendra Setiawan, Alvent Yulianto, hingga Maria Febe di sektor putri.

Jadi, dari 20 -sepuluh putra dan sepuluh putri- pemain terpilih, pemain nonpelatnas masih menjalani pelatihannya di luar Cipayung. Mereka begitu intensif meski mendapatkan pelatihan seadanya.

“Kami pasti akan segera menggelar latihan bersama. Paling cepat pekan depan mungkin akan terealisasi latihan bersama tersebut,” ungkapnya.

Christian optimistis mepetnya waktu itu tak akan memengaruhi performa mereka, termasuk pemain nonpelatnas meski tak lagi merasakan atmosfer latihan di Cipayung. Dia justru percaya pemain itu akan tampil optimal saat membela nama bangsa di turnamen tersebut.

Sementara Markis Kido mengaku masih menjalani latihan sendiri di luar pelatnas. Dia bersama rekannya Hendra bahkan menikmati kekurangan itu, terutama terus mengasah kemampuan mereka jelang pertarungan.

“Tak ada masalah kami berlatih di luar pelatnas. Intinya, kami masih menjalin hubungan baik dengan pelatnas. Apalagi, kami tak mungkin melupakan tempat dimana kami mengasah kemampuan sebelumnya,” ujar Markis.

Namun, Markis masih menyimpan kerinduan menjalani latihan di tempat yang dia tinggalkan bulan lalu. Dia berharap tempat itu akan membangkitkan motivasinya meloloskan Indonesia saat tampil di Nakornratchasima, Thailand, 21-28 Februari mendatang.

Selain itu, dia juga masih membutuhkan bimbingan langsung dari Pelatih Sigit Pamungkas. “Pelatih memang masih membimbing kami saat latihan di luar pelatnas. Dia memberikan instruksi sama seperti kami masih menjadi bagian pelatnas, tapi kami ingin secepatnya kembali merasakan kebersamaan kembali,” paparnya.

(Edi Yulianto/Koran SI/zwr)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Yonex Sunrise Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis 2009 : Maria Kristin Bertemu Maria Febe di Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 29, 2010


SURABAYA, Kompas.com – Jawa Tengah memastikan gelar juara tunggal putri di Yonex Sunrise Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis 2009. Ini terjadi setelah dua Maria asal daerah tersebut maju ke partai puncak.

Ya, final tunggal putri akan mempertemukan Maria Kristin Yulianti dan Maria Febe Kusumastuti. Duo Maria ini adalah pemain andalan Jateng, yang memang diperhitungkan untuk mempersembahkan gelar.

Maria Kristin meraih tiket ke final setelah berjuang ekstra keras mengalahkan pemain tuan rumah Aprilia Yuswandari. Peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 ini menang rubber set 20-22, 21-15, 21-9.

Hasil ini sekaligus membalas kekalahan yang dialami Maria Kristin dari Aprilia pada turnamen internal Pelatnas PB PBSI beberapa waktu lalu.

“Aprilia terbawa permainan lawan di set kedua dan sudah kehabisan stamina di set penentuan. Kalau dia main menyerang, justru bisa jadi bumerang karena Kristin tampil cukup bagus,” kata pelatih tim bulu tangkis Jatim Koko Pambudi.

Dengan kekalahan ini, Aprilia Yuswandari gagal mengulang prestasi Kejurnas 2007. Waktu itu, dia berhasil meraih juara tunggal putri.

Sementara itu pada partai semifinal lainnya, Maria Febe yang menjadi unggulan kedua, juga dipaksa bermain tiga set melawan mantan pemain Pelatns Fransiska Ratnasari. Maria Febe akhirnya menang 21-16, 15-21, 21-16.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Yonex Sunrise Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis 2009 : Simon Tersingkir, Final Ideal Tak Terwujud

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 29, 2010


SURABAYA, KOMPAS.com — Partai final ideal di ajang Yonex Sunrise Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis 2009 gagal terwujud. Pasalnya, hanya Sony Dwi Kuncoro yang lolos ke partai puncak, sementara Simon Santoso harus terhenti di semifinal, Jumat (29/1/2010) malam.

Simon yang merupakan unggulan teratas dan mewakili DKI Jakarta secara mengejutkan dikandaskan mantan pemain pelatnas, Andre Kurniawan Tedjono, dalam pertandingan tiga set 21-8, 15-21, 15-21. Adapun Sony yang menempati unggulan kedua harus mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk melewati adangan Dionysius Hayom Rumbaka juga dengan rubber set 15-21, 21-19, 21-16.

“Saya belum maksimal pada set pertama dan berusaha mati-matian pada set berikutnya. Ke mana arah bola, saya berusaha mengejar tanpa kenal lelah dan akhirnya berhasil,” kata Andre yang menjadi unggulan ketiga pada kejurnas ini.

Pemain asal Jawa Tengah ini mengaku sebelumnya sudah lima kali kalah dari tujuh kali pertemuan dengan Simon.

“Saya belum bisa melupakan kekalahan itu dan sering terbawa ke permainan. Tapi syukurlah saya bisa mengatasi keadaan pada set kedua dan ketiga,” ujarnya.

“Menghadapi Sony pada final besok, saya berusaha main lepas saja karena memang sudah lama tidak bertemu,” tambah Andre.

Sony membuat jantung sekitar seribu pendukung tuan rumah yang memadati GOR Sudirman Surabaya berdegup kencang, ketika sempat tertinggal 0-9 pada set ketiga. Namun secara perlahan, peraih medali perunggu Olimpiade 2004 itu memperkecil ketinggalan menjadi 7-11 hingga akhirnya menyamakan skor 16-16 saat lawannya, Hayom Rumbaka, beberapa kali membuat kesalahan.

Sony terus bangkit dan memimpin 19-16 hingga akhirnya mengakhiri perlawanan pemain asal Jateng itu dengan skor 21-16.

“Dia bermain sangat bagus dan cepat, saya sedikit kesulitan mengimbangi. Smes-smesnya juga sangat tajam,” kata Sony seusai pertandingan yang berlangsung sekitar 65 menit itu.

Pada set pertama, Hayom Rumbaka menekan pertahanan Sony dengan melancarkan beberapa kali smes keras dan tajam yang sulit dikembalikan. Permainan net unggulan keempat itu juga sangat tipis dan membuat Sony sering mati kutu.

Keadaan pada set kedua belum berubah, meskipun Sony berusaha mengatur tempo permainan dengan memainkan bola-bola datar. Sempat tertinggal 17-19, Sony mampu mengejar dan memenangi set kedua dengan 21-19 lewat permainan net yang menawan.

“Pertandingan final lawan Andre pasti juga ramai dan ketat. Dia pemain bagus dan gaya mainnya cukup ngotot,” kata Sony mengomentari calon lawannya itu.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Yonex Sunrise Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis 2009 : Kido/Hendra Sulit Dibendung

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 29, 2010


SURABAYA, KOMPAS.com — Pasangan juara Olimpiade Beijing 2008, Markis Kido/Hendra Setiawan, masih sulit dibendung. Mereka mendekati gelar juara setelah memastikan lolos ke semifinal Yonex Sunrise Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis 2009 di Surabaya, Kamis (28/1/2010) malam.

Unggulan pertama asal DKI Jakarta ini menang dua set langsung 21-17, 21-9 atas pasangan Luluk Hadiyanto/Rendra Wijaya (Jawa Tengah). Mantan pasangan Pelatnas Cipayung ini hanya butuh waktu 23 menit.

Kido/Hendra yang tampil di bawah form sempat mendapat perlawanan di set pertama. Namun di set kedua, mereka tak terbendung lagi karena permainan cepat dan smes tajamnya mematikan.

Pada semifinal, Jumat (29/1/2010), Kido/Hendra akan ditantang wakil tuan rumah Alvent Yulianto/Riky Widianto, yang melaju dengan mengalahkan pasangan Angga Pratama/Rian Agung Saputro (DKI/Jatim) 23-21, 21-19.

Perjuangan berat harus dilalui unggulan kedua, Rian Sukmawan/Yonathan Suryatama Dasuki. Pasangan pelatnas asal Jateng ini harus bermain tiga set sebelum menang 21-17, 16-21, 21-14 atas rekannya, yang menempati unggulan ketujuh, Lingga Lie/Wifqi Windarto.

Rian/Yonathan selanjutnya ditantang pasangan Ahmad Rivai/Ardiansyah pada semifinal. Pasangan asal Jawa Barat ini menjadi satu-satunya ganda non-unggulan yang mampu menembus babak empat besar setelah menumbangkan ganda pelatnas, Andhika Anhar/Hendra Setyo Nugroho, 24-22, 21-16.

Sementara itu, pada nomor ganda putri, dua pasangan baru pelatnas yang disiapkan untuk menghadapi kejuaraan Piala Uber 2010, Greysia Polii/Meliana Jauhari dan Liliyana Natsir/Shendy Puspa Irawati, juga melaju ke semifinal.

Liliyana/Shendy menang straight set 21-17, 21-13 atas Anisa Saufika/Variella April Sasi, sedangkan Greysia/Meliana tampil kurang meyakinkan dan sempat tertinggal pada set pertama sebelum akhirnya menang 17-21, 21-10, 21-8 atas unggulan kedua, Keshya Nurvita Hanadia/Komala Dewi.

Pada perebutan tiket final, Liliyana/Shendy Puspa akan bertemu unggulan teratas, Anneke Feinya Agustine/Anissa Wahyuni, sementara Greysia/Meliana menghadapi Jenna Gozali/Maria Elfira Christina.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: