SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,678 other followers

Hariyanto Arbi Tak Pernah Jauh dari Bulu Tangkis

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 1, 2010


Sudah hampir 10 tahun Hariyanto Arbi gantung raket. Namun, dia tetap tidak pernah jauh dari lapangan bulu tangkis. Bukan lagi menjadi atlet, tentunya. Juga bukan pelatih. Dia telah memilih menjadi pengusaha peralatan dan perlengkapan olahraga serta bulu tangkis.

KERINGAT jatuh dari wajahnya. Rasa lelah juga tampak tergurat di wajahnya. Namun, pria tersebut belum juga beristirahat. Dia tetap saja mondar-mandir menemui para koleganya. Berbincang dengan salah seorang rekan, setelah itu bergeser untuk berbicara dengan teman yang lain.

Begitulah Hariyanto Arbi, pria itu, Jumat malam pekan lalu di GOR Bulu Tangkis Asia Afrika, Senayan, Jakarta. Kebetulan, malam itu di tempat tersebut dilangsungkan turnamen bulu tangkis yang melibatkan dirinya sebagai ketua panitia pertandingan.

”Inilah salah satu kegiataan saya saat ini setelah gantung raket. Tapi, saya tidak merasa lelah. Apalagi, kegiatan ini merupakan bagian dari wahana promosi usaha saya,” tutur Hari, sapaan karib Hariyanto Arbi.

Dia merupakan salah seorang pebulu tangkis terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Dia lahir di Kudus, Jawa Tengah, 21 Januari 1972. Hari bertarung di pentas bulu tangkis internasional mulai 1990 hingga 2000. Beragam gelar telah direngkuh.

Hari dua kali meraih gelar juara All England pada 1993 dan 1994. Pada 1994 dan 1995, dia menahbiskan diri sebagai juara dunia. Putra pasangan (alm) Arbi-Hastuti tersebut juga turun menjadi bagian sukses Indonesia dalam Piala Thomas pada 1994, 1996, 1998, serta 2000.

Setelah Piala Thomas 2000, Hari memutuskan gantung sepatu. Setelah meninggalkan gelanggang, dia bergelut di jalur bisnis. Dia membuka usaha. ”Usahanya juga tidak jauh dari dunia yang saya geluti, yakni bulu tangkis,” ujarnya.

Bersama beberapa rekannya, dia mendirikan perusahaan bernama Flypower. Perusahan tersebut didirikan pada 2003. Sebagaimana dikatakan Hari, perusahaannya memang bergerak tidak jauh dari bulu tangkis. Yakni, menyediakan peralatan dan perlengkapan olahraga, khususnya bulu tangkis. Misalnya, sepatu, raket, kaus, bahkan karpet lapangan bulu tangkis.

”Saya memilih berbisnis karena sudah banyak rekan yang menjadi pelatih. Selain itu, ini didorong rasa kecewa atas penghargaan pemerintah kepada mantan atlet,” ungkapnya.

Setelah berpikir panjang dan berdiskusi dengan beberapa temannya, dia memutuskan berbisnis dengan mengusung bendera Flypower. ”Produk pertama kami adalah sepatu. Itu menjadi andalah kami. Kenapa sepatu? Saya dan teman-teman memilih sepatu karena ini awalnya didasari oleh ketidakadaan sepatu bulu tangkis pada masa itu,” paparnya.

Dia menceritakan, pada masa dirinya bermain, belum ada sepatu khusus bulu tangkis. Yang sering dipakai para pebulu tangkis pada masanya dan era sebelumnya adalah sepatu indoor. Fakta itu disebut Hari cukup ironis. Sebab, sudah bermunculan jago-jago bulu tangkis, tapi tidak ada sepatu khusus untuk pebulu tangkis.

Karena itu, Hari pun tergerak untuk memproduksi sepatu khusus bulu tangkis. ”Saya juga tertarik dengan filosofi letak sepatu yang di bawah. Itu dengan status saya saat itu. Saya memulai usaha ini semua dari bawah, dari nol,” tegasnya.

Hari memang memulai usahanya dari bawah. Benar-benar dari nol. Dia hanya berbekal keyakinan serta modal uang hasil tabungan saat masih aktif menjadi pemain. Hari menyebut dirinya tidak memiliki ilmu dari bangku sekolah yang cukup tentang manajemen dan pemasaran.

”Saya belajar sambil menjalankan usaha ini. Awalnya cukup berat. Tapi, saya yakin dengan apa yang saya yakini. Tuhan pasti akan melihat setiap usaha keras umatnya,” urainya.

Dia mengakui, keyakinan itu pula yang menjadi kunci suksesnya di arena pertandingan. Sebagai atlet, Hari memang sempat divonis mentok pada awal karirnya di pelatnas. Tapi, dengan kepercayaan bahwa Tuhan pasti akan melihat usaha keras umatnya tersebut, Hari mampu bangkit dan berhasil meraih banyak gelar.

”Hal itu pula yang menjadi pegangan saya dalam menekuni bisnis ini,” ungkapnya.

Hasilnya, Hari menuturkan, dari usahanya tersebut, dirinya bisa hidup cukup bersama keluarganya. Kini, usahanya juga berkembang pesat. Produknya kini tak hanya beredar di Indonesia, tapi juga telah ada di Malaysia, Filipina, serta Singapura. Bahkan, beredar pula di Jerman, Prancis, dan Guatemala. (miftakhul faham syah/diq)

BIODATA:

Nama asli : Harijanto Arbi

Nama familier : Hariyanto Arbi

Julukan : Smes 100 Watt

Lahir : Kudus, 21 Januari 1972

Orang Tua : (alm) Arbi-Hastuti

Istri : Wiwiek Wiral (32)

Anak : Jordan Hariyanto Arbi (8) dan Justin Hariyanto Arbi (7)

PRESTASI

Juara All England 1993 dan 1994

Juara Taiwan Master 1993 dan 1994

Juara Jepang Terbuka 1993 dan 1995

Juara Hongkong Terbuka 1994 dan 1995

Juara Dunia 1994 dan 1995

Juara Asian Games 1994

Juara Asian Games 1994 (beregu)

Juara Piala Thomas 1994, 1996, 1998

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: