SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2010
    M T W T F S S
    « May   Jul »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for June 2nd, 2010

Peluang Akhiri Paceklik : Tiongkok Absen di Dua Even Super Series

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 2, 2010


JAKARTA – Bulu tangkis Indonesia terancam terpuruk tahun ini. Pada even beregu Piala Thomas dan Uber, tidak ada satu pun yang bi­sa direbut penggawa Merah Pu­tih. Pada even perorangan pun, ti­dak ada seorang pun pebulu tangkis Indonesia yang bisa menjadi juara even bergengsi.

Setelah empat even super series berlangsung, hasil paling baik yang dibukukan pebulu tangkis Indonesia dalah runner-up. Itu diraih pa­sangan ganda campuran pelatnas Nova Widianto/Liliyana Natsir.

Nah, pebulu tangkis Indonesia memiliki peluang untuk mengakhiri paceklik itu bulan ini. Yakni, di Si­ngapura Super Series (15-20 Juni) dan Indonesia Super Series (22-27 Juni).

Kenapa? Seperti dikutip dari situs resmi federasi bulu tangkis dunia (BWF), para pemain Tiongkok tidak akan tampil di dua seri kejuaraan paling bergengsi itu. Mereka memi­lih berkonsentrasi untuk tampil pada liga bulu tangkis profesional di negara mereka.

Tiongkok memang selalu menjadi momok bagi wakil Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Absennya Lin Dan dkk akan membuat peluang Indonesia untuk menjadi juara lebih besar.

”Memang, absennya Tiongkok membuat persaingan untuk meraih gelar lebih terbuka,” urai Yacob Rusdianto, Sekjen PB PBSI, kemarin (1/6).

Tidak tampilnya Tiongkok membuat daftar unggulan di Singapura Super Series berubah. Para pebulu tangkis Asia Tenggara naik me­nempati empat unggulan teratas. Lee Chong Wei (Malaysia) menjadi unggulan pertama tunggal pria. Dia diikuti mantan pemain pelatnas Taufik Hidayat. Berikutnya, Ngu­yen Tien Minh (Vietnam) dan Boon­sak Ponsana (Thailand) mejadi unggulan ketiga dan keempat.

Yacob menuturkan, tidak tampilnya Lin Dan dkk di dua turnamen tersebut bisa menjadi momen kebangkitan Indonesia. Jika sudah me­rasakan manisnya menjadi jua­ra, diharapkan pada even berikutnya, pemain Indonesia tetap per­ka­sa saat wakil Tiongkok turun. ”Ini harus dimanfaatkan anak-anak” tegas Yacob.

Hal serupa diungkapkan Marleve Mainaky, pelatih tunggal wanita pelatnas PB PBSI yang bermarkas di Cipayung. Di sektor itu, pemain-pemain Tiongkok, seperti Wang Xin, Wang Yihan, dan Wang Si­xian, juga sangat digdaya.

Marleve menyatakan memiliki rencana khusus dengan anak-anak didiknya soal absennya Tiongkok di Singapura dan Indonesia. ”Ini saat­nya bagi Firda (panggilan Adriyanti Firdasari, Red) untuk me­nunjukkan kualitasnya. Saya yakin, dia mampu bersaing. Paling tidak sampai semifinal,” ungkap Marleve saat ditemui di Pelatnas Cipayung kemarin.

Selain itu, Marleve akan mem-pressure Maria Febe Kusumastuti. Dua even tersebut adalah kesempatan bagi Febe untuk memupuk kepercayaan diri setelah berstatus sebagai pemain pelatnas. Dalam beberapa even sebelumnya sejak dia masuk pelatnas, Marleve menilai Febe masih nervous. Penampilannya malah lebih buruk jika diban­dingkan dengan saat dia membawa nama klubnya. (nar/c6/ang)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Andre dan Fransiska Ikut Singapura Open

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 2, 2010


SEMARANG, Kompas.com – Dua pebulu tangkis PB Djarum Kudus, Andre Kurniawan Tedjono dan Fransiska Ratnasari, akan tampil pada Turnamen Bulu Tangkis Singapura Terbuka Super Series, 15-20 Juni 2010.

Ketua PB Djarum, Yopi Rosimin mengatakan, kedua pebulu tangkis tersebut berangkat dengan biaya dari klub. Menurut dia, kemungkinan besar Andre (tunggal putra) dan Fransiska(tunggal putri) langsung bertanding ke babak utama karena pebulu tangkis China absen pada kejuaraan tersebut.

Ia menjelaskan, pebulu tangkis yang masuk babak utama adalah sebanyak 24 atlet (berdasarkan peringkat tertinggi), sedangkan delapan tempat lain akan diisi pebulu tangkis yang lolos dari babak kualifikasi.

“Otomatis dengan absennya pebulu tangkis China tersebut maka ada ruang kosong sehingga Andre dan Fransiska bisa langsung bertanding di babak utama karena peringkat dunia mereka cukup bagus,” katanya, Selasa (1/6/10).

Ia menyebutkan, peringkat dunia yang dimiliki Andre adalah 35, sedangkan Fransiska yang menjadi juara pada Vietnam Open 2009 sekitar 29.

“Dengan absennya pebulu tangkis China maka peringkat mereka memungkinkan untuk langsung bertanding pada babak utama,” katanya.

Usai Andre dan Fransiska ikut Singapura Terbuka, kata dia, keduanya langsung kembali ke Indonesia untuk mengikuti Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Terbuka Super Series, 22-27 Juni 2010.

Ketika ditanya harapan Djarum terhadap dua pebulu tangkis tersebut, dia mengatakan, tentunya dirinya berharap keduanya bisa melewati hadangan babak pertama dulu.

“Kita lihat dulu hasil undiannya, kalau memang menguntungkan tentunya peluang untuk melaju ke babak selanjutnya cukup besar, begitu pula sebaliknya. Makanya kita tunggu hasil undiannya terlebih dulu,” katanya.

Selain Andre dan Fransiska, pebulu tangkis Djarum yang mengikuti Singapura Terbuka adalah Maria Febe Kusumastuti, Maria Kristin (tunggal putri), Dionysius Hayom Rumbaka (tunggal putra).

Kemudian Ryan Sukmawan/Jonathan Suryatama, Mohammad Ahsan (ganda putra), Meiliana Jauhari, Sandy Puspa (ganda putri), Frans Kurniawan, serta Tantowi Ahmad (ganda campuran).

“Mereka berangkat atas nama pelatnas,” katanya.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

ndonesia Terbuka Super Series : Tak Terdaftar, Alvent dan Vita Kecewa

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 2, 2010


JAKARTA, Kompas.com – Ganda putra peringkat tujuh dunia Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan kecewa karena nama mereka tidak terdaftar sebagai peserta turnamen Indonesia Terbuka Super Series.

“Saya mendaftarnya bersamaan dengan mendaftarkan ke Singapura Terbuka dalam satu surat, bisa-bisanya yang Singapura Terbuka masuk namanya tetapi yang Indonesia Terbuka, yang di negara sendiri, malah nggak masuk,” ujar Alvent melalui pesan singkat telepon seluler.

Alvent, yang sedang berada di Jepang, mengaku kecewa karena sudah melakukan persiapan panjang untuk ambil bagian dalam turnamen berhadiah total 250.000 dollar AS tersebut.

Kekecewaan serupa disampaikan Vita Marissa, yang semula akan berpasangan dengan Hendra AG pada nomor ganda campuran.

“Saya kecewa sekali karena peringkat kami sedang bagus, dan turnamen itu diselenggarakan di negeri sendiri,” ujar Vita, yang bersama Hendra menduduki peringkat empat dunia.

Dalam daftar peserta versi pertama yang dikeluarkan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) per 25 Mei, nama kedua pasangan tersebut tidak tercantum.

Sementara itu, Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto mengatakan, pihaknya telah berusaha agar ketiga pemain tersebut tetap bermain bagaimana pun caranya.

“Saya kira sebelum dilakukan pengundian, masih didaftarkan menyusul, bahkan sudah minta tolong Pak Juniarto (Suhandinata) sebagai deputy referee, supaya mereka bisa main, tetapi ternyata tidak bisa,” ujar Yacob.

Ia mengatakan, baru mendapat kabar bahwa ketiga pemain tersebut dipastikan tidak bisa bertanding di Indonesia Terbuka.

“Saya tidak tahu kesalahannya ada di mana, apakah memang benar terselip saat pendaftaran atau BWF yang tidak memasukkan. Harus dirunut dahulu kesalahannya ada di mana,” demikian penuturan Yacob.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: