SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2010
    M T W T F S S
    « May   Jul »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for June 8th, 2010

Vita Marissa: “Pak Yakob Sudah Minta Maaf”

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 8, 2010


Bulutangkis.com – “Pak Yakob sudah minta maaf,’’ ungkap Vita Marissa dalam pesan pendek kepada Bulutangkis.com. Vita menjelaskan hasil pertemuannya dengan Yakob Rusdianto, Sekjen PB. PBSI tadi malam (Senin, 07/06/10) di Jakarta.

Pihak PBSI lalai karena tidak mendaftarkan Vita Marissa, Alvent Yulianto Chandra dan Hendra Aprida Gunawan pada Indonesia Open yang akan berlangsung pada 22 – 27 Juni 2010 di Jakarta.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya bahwa pihak PBSI lalai melakukan pendaftaran ketiga pebulutangkis utama Indonesia yang kini berkiprah di jalur profesional setelah keluar dari Pelatnas untuk mengikuti kejuaraan Indonesia Open 2010. Kelalaian PBSI mendaftarkan Vita Marissa/ Hendra Aprida Gunawan pada nomor ganda campuran dan Alvent Yulianto Chandra/ Hendra Aprida Gunawan pada nomor ganda putra. Sementara nama Vita Marissa dan pebulutangkis Thailand Saralee Thoungthongkam pada tunggal putri terdaftar.

Vita Marissa dan Hendra A. Gunawan menjelaskan saat acara jumpa pers di Kafe Pride pada minggu lalu (Rabu, 02 Juni 2010) bahwa permohonan pendaftaran mereka berbarengan dengan permohonan pendaftaran Singapura Terbuka Super Series 2010 yang akan berlangsung lebih awal.

Bagi Vita, Alvent dah Hendra kelalaian yang terjadi ini sangat merugikan prestasi mereka. Ada kerugian materi yang terjadi dengan peluang untuk menjadi juara di depan publik sendiri. Sementara peringkat mereka bisa tergeser karena absen pada satu super series. Saat ini Vita Marissa/ Hendra A. Gunawan berada di peringkat 4 dunia, dan Alvent Yulianto Chandra/ Hendra A. Gunawan berada di peringkat tujuh dunia berdasarkan rilis peringkat yang dikeluarkan BWF pada hari Kamis lalu (03/06/10). Peluang mereka untuk tampil di Final Super Series semakin kecil.

Disamping itu Vita juga menjelaskan bahwa mereka sebagai atlit yang terikat dengan sponsor akan dikenakan penalti akibat tidak tampil pada pertandingan yang harus diikuti khususnya kejuaraan yang disponsori oleh sponsor mereka. Vita Marissa menjelaskan bahwa dirinya sesuai kontrak akan dikenakan penalti sebesar USD 2.000 sementara Hendra A. Gunawan dan Alvent Yulianto Chandra akan dikenakan sebesar 5%.

Sementara Barry Tamba perwakilan Yonex Indonesia yang menjadi sponsor Vita, Hendra dan Alvent saat dihubungi Bulutangkis.com menjelaskan bahwa penalti tidak akan diterapkan secara mutlak ada hal-hal lain yang menjadi pertimbangan. “Akan lebih baik masalah Vita, Hendra dan Alvent dapat selesai dengan baik dan mendapatkan solusi yang terbaik terlebih dahulu. Mengenai masalah denda dengan pihak Yonex, kami berpikiran akan dibicarakan setelahnya. Agar nggak berlarut dan berkembang lebar inti permasalahan yang sebenarnya,’’ demikian Barry Tamba menjelaskan.

“Pak Yakob bersedia melakukan jumpa pers untuk memberikan penjelasan,’’ ungkap Vita dalam pesan pendeknya kepada Bulutangkis.com.

Sementara Yakob Rusdianto saat dihubungi Bulutangkis.com melalui pesan pendek tadi pagi untuk memastikan langkah PBSI selanjutnya, namun belum mendapat jawaban. (fk)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Rijanto Subagja Mulus ke Babak Tiga

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 8, 2010


JAKARTA,KOMPAS.com- Unggulan pertama tunggal putera Turnamen Tangkas Alfamart, Riyanto Subagja melaju mulus ke putaran ketiga setelah melewati dua babak tanpa tanding (bye), Senin (7/6/2010).

Mantan juara Tangkas Alfamart tahun lalu itu mendapat bye di putaran pertama. Di susul putaran kedua, Riyanto lagi-lagi mendapat keuntungan karena lawannya, Steven Tka dari klub Tangkas Alfamart tidak hadir pada saat pertandingan.

Di putaran ketiga yang akan berlangsung besok, Selasa (8/6/2010), atlet klub PB Djarum Kudus ini akan ditantang M Nizar Ppd yang juga menang WO dari pebulutangkis Malaysia, Teek Zhi Soo.

Di nomor tunggal puteri, unggulan pertama, Yulia Yoshepine juga melangkah pasti ke putaran ketiga setelah mengalahkan Siti Sarah dari Pertamina Indonesia dengan skor 21-11, 21-18. Yulia yang mendapat bye di putaran pertama ini akan berhadapan dengan Daya Elsa Yacob dari India pada Selasa besok. Daya sebelumnya lolos dari hadangan pemain Indonesia, Amanda 21-16, 21-13.

Sementara itu, pemain asal Thailand yang menduduki rangking 85 BWF, Taerattanachai Sapsiree tak menemui kesulitan berarti ketika dihadapkan dengan pemain klub Ragunan, Atika Sofianita. Dalam waktu singkat, Sapsiree melibas Atika dua set langsung 21-4, 21-9.

Berkaca pada hasil pertandingan pertamanya, Sapsiree yang terdaftar sebagai salah satu atlet Youth Olimpic Games di Singapura ini menargetkan membawa pulang gelar juara dala turnamen ini. “Target saya adalah juara,” tandasnya ketika dijumpai selepas pertandingan, Senin.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: