SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2010
    M T W T F S S
    « May   Jul »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for June 9th, 2010

Tommy Sugiarto Keluar dari Pelatnas

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 9, 2010


JAKARTA, Kompas.com – Pebulu tangkis tunggal putra Tommy Sugiarto memutuskan keluar dari pemusatan latihan nasional setelah menghuni asrama di Cipayung itu sejak 2005.

“Surat pengunduran diri sudah saya ajukan. Saya ingin melanjutkan kuliah,” kata Tommy saat dihubungi di Jakarta, Selasa (8/6/10).

Tommy, yang saat ini berperingkat 123 dunia mengatakan, ia memutuskan keluar dari pelatnas agar dapat melanjutkan sekolah sekaligus tetap bermain bulu tangkis jika ada kesempatan.

“Ini demi masa depan, daripada di pelatnas cuma begitu-begitu saja. Di Pelatnas saya tidak bisa sambil sekolah,” jelas putra juara dunia 1983, Icuk Sugiarto, itu.

Ia menyebutkan, banyak faktor yang membuatnya memutuskan ke luar dari pelatnas. Selain ingin melanjutkan sekolah, dia juga jarang ikut turnamen sehingga peringkatnya semakin merosot.

“Kalau dilihat ke belakang, dibanding tahun lalu makin sedikit turnamen yang saya ikuti,” kata Tommy yang berencana sekolah di luar Indonesia itu.

Menanggapi pengunduran diri Tommy, Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto mengatakan, telah menerima surat pengunduran diri tersebut namun PBSI belum menentukan sikapnya.

“Yang jelas kami akan mengakomodir usulan dari Bidang Pembinaan Prestasi dan pelatih,” kata Yacob.

“Mungkin seperti yang lainnya, di luar (Pelatnas) dia bisa lebih berkembang dan mendapat lebih banyak kesempatan,” jelas Yacob.

Menurut catatan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), terakhir kali Tommy mengikuti turnamen internasional adalah Kejuaraan Asia 2010 ketika ia kalah di putaran kedua oleh pemain India Kashyap Parupalli 14-21, 16-21.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Indonesia Terbuka Super Series : Febe Ingin Lebih Baik dari Tahun Lalu

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 9, 2010


JAKARTA, Kompas.com – Tunggal putri nomor satu Indonesia, Maria Febe Kusumastuti, tak memasang target muluk di turnamen bulu tangkis Djarum Indonesia Open Super Series 2010, 22-27 Juni mendatang di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta. Pemain berusia 20 tahun ini hanya ingin bermain sebaik mungkin dan bisa melebihi prestasi tahun lalu di ajang yang sama.

“Tahun lalu saya bisa sampai ke babak delapan besar. Tahun ini saya ingin lebih dari itu,” ungkap Maria Febe di Jakarta, Selasa (8/6/10).

Memang, pada Indonesia Terbuka 2009, Maria Febe, yang waktu itu membawa bendera PB Djarum Kudus, menjadi satu-satunya putri Indonesia yang bertahan hingga perempat final. Dua pemain top Pelatnas Cipayung, Adriyanti Firdasari dan Maria Kristin Yulianti, tak bisa melangkah lebih jauh karena tersingkir di babak kedua.

Mengenai persiapannya, pemain yang bulan Mei lalu menjadi tunggal pertama tim Piala Uber Indonesia, mengaku sudah siap. Apalagi, dia akan lebih dulu tampil di Singapura Terbuka Super Series, 15-20 Juni mendatang.

“Persiapan sih jalan terus. Saya akan lebih dulu bermain di Singapura Terbuka, sebelum tampil di Indonesia Terbuka,” tambah dara kelahiran Boyolali, Jawa Tengah, 30 September 1989.

Di Singapura, Maria Febe tidak diunggulkan. Perjalanannya cukup berat karena di babak pertama sudah harus bertemu unggulan ketujuh dari Korea Selatan Bae Seung Hee.

“Jika lolos di babak pertama, peluang saya untuk maju ke babak ketiga cukup terbuka lebar karena lawan di babak kedua nanti tidak terlalu berat. Di babak ketiga nanti, kemungkinan besar bertemu pemain China Lu Lan,” jelasnya.

Ya, jika berhasil mengatasi Bae, pemain kidal asal Korea, Maria Febe akan bertemu dengan pemenang antara pemain Swiss Jeanine Cicognini dan pemain Thailand Porntip Buranaprasertsuk. Setelah itu, Lu Lan yang merupakan unggulan ketujuh, bakal jadi musuhnya.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Indonesia Terbuka Super Series Simon Antusias Juara

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 9, 2010


“Saya antusias juara. Saya ingin sekali merasakan gelar juara Indonesia Terbuka, setelah hanya menjadi runner-up tahun 2008,” ujar Simon, Selasa (8/6/10), di Jakarta.

Memang, Simon yang tahun lalu menjadi juara Denmark Terbuka Super Series, belum menjadi juara di Indonesia Terbuka. Impiannya hampir menjadi kenyataan pada tahun 2008, tetapi di partai final dia kalah dari kompatriotnya, Sony Dwi Kuncoro.

Untuk mewujudkan mimpinya tersebut, Simon mengaku sudah melakukan persiapan yang matang. Dia terus melakukan latihan, untuk meraih trofi turnamen berhadiah 250.000 dollar AS ini.

Akan tetapi, perjalanan Simon, yang kini menempati peringkat 11 dunia, bakal cukup sulit. Selain ada rekan satu negara Taufik Hidayat dan Sony, masih ada beberapa rival dari mancanegara yang punya potensi besar sebagai penjegal.

“Lawan-lawan berat yang harus diwaspadai adalah Lee Chong Wei (Malaysia) dan Peter Hoeg Gade (Denmark),” jelas Simon, yang juga memperkuat tim Piala Thomas Indonesia, ketika berhasil menembus final pada bulan Mei lalu.

Memang, peluang pasukan Merah Putih untuk menjadi juara di rumah sendiri pada tahun ini cukup terbuka lebar. Pasalnya, raksasa bulu tangkis dunia, China, memutuskan untuk tidak mengirim semua pemainnya, yang wajib ikut kompetisi domestik.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Indonesia Terbuka Super Series Indonesia Target Minimal 3 Gelar Juara

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 9, 2010


JAKARTA, Kompas.com — Indonesia memasang target meraih minimal tiga gelar juara di turnamen bulu tangkis Djarum Indonesia Open Super Series. Kejuaraan yang memperebutkan total hadiah 250.000 dollar AS tersebut akan berlangsung pada 22-27 Juni mendatang, di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum PB PBSI Joko Santoso dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (8/6/2010). Menurutnya, dengan absennya para pemain China, maka kans pasukan Merah Putih untuk merajai turnamen di rumah sendiri itu menjadi sangat terbuka lebar.

“Saat ini kita memiliki mantan juara di sektor tunggal putra, serta masih ada yang diandalkan dari sektor ganda putra dan ganda campuran,” ungkap Joko, yang juga Panglima TNI.

Pernyataan Joko ini cukup beralasan karena selama ini PBSI sudah menyiapkan para atletnya untuk bertarung di negeri sendiri. Dengan dukungan suporter fanatik Indonesia, yang hampir dipastikan akan memadati Istora, Joko berharap ambisi untuk merengkuh gelar—setelah tahun lalu tak mendapatkan apa pun—bisa terwujud.

Ya, tahun lalu Indonesia harus gigit jari. Nomor-nomor yang diandalkan tak mampu menyumbang medali karena ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir dan ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan kandas di semifinal. Tuan rumah hanya meloloskan tunggal putra Taufik Hidayat ke partai puncak, tetapi kalah telak dari pemain nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Indonesia Challenge Dilangsungkan di Surabaya

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 9, 2010


SURABAYA, Kompas.com – Turnamen bulu tangkis internasional “Indonesia Challenge 2010” kembali digelar di Surabaya, setelah tahun lalu diselenggarakan di Jakarta.

Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur, Eddyanto Sabarudin, yang dihubungi di Surabaya, Selasa, mengatakan turnamen tahunan itu akan berlangsung pada 27-31 Juli 2010. “Turnamen ini telah menjadi salah satu kalender tetap BWF (Federasi Bulu Tangkis Dunia) dan akan diikuti peserta lokal serta mancanegara,” paparnya.

Eddyanto belum bisa memastikan peserta mancanegara yang akan ambil bagian, namun panitia telah menyebarkan undangan ke berbagai negara, termasuk China dan Korea Selatan.

Pada penyelenggaraan “Indonesia Challenge 2009”, pebulu tangkis asing yang ambil bagian berasal dari 16 negara, namun China dan Korsel absen mengirimkan atletnya.

Ke-16 negara yang mengirimkan atletnya antara lain Singapura, Vietnam, Thailand, Jepang, Kanada, Prancis, Jerman, Amerika Serikat, Iran, India, dan Spanyol. “Kami berharap peserta asing yang datang tahun ini bisa lebih banyak, termasuk mungkin dari China dan Korea,” ujar Eddyanto berharap.

Selain peserta asing, panitia “Indonesia Challenge” juga berharap pebulu tangkis Pelatnas PB PBSI juga diturunkan di turnamen berhadiah sekitar 15 ribu dolar AS ini.

Dua pemain asal PB Djarum Kudus, yakni Fransiska Ratnasari dan Dionysius Hayom Rumbaka masing-masing tampil sebagai juara tunggal putri dan putra pada turnamen “Indonesia Challenge 2009”. Fransiska yang saat itu masih menghuni Pelatnas, mengalahkan Maria Elfira Christina 21-12, 21-9, sementara Dionysius meraih juara setelah lawannya Adnan Fauzi mundur akibat sakit ketika pertandingan memasuki game kedua.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Indonesia Terbuka Super Series : Ketika Bulu Tangkis dan ‘Lifestyle’ Dipadu

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 9, 2010


JAKARTA, KOMPAS.com — Ada yang berbeda dari penyelenggaraan Djarum Indonesia Open Super Series (DIOSS) 2010 yang berlangsung di Gelora Bung Karno, 22-27 Juni 2010 kali ini.

Dengan mengusung tema “Celebrate World’s Badminton Passion”, salah satu turnamen bulu tangkis terbesar di dunia ini mencoba menghadirkan suasana baru dengan memadukan konsep lifestyle dan bulu tangkis dalam penyelenggaraannya.

Ya, DIOSS kali ini memang bertujuan lebih memasyarakatkan bulu tangkis. Sebagai bukti, tempat penyelenggaraannya, yakni Istora Senayan Jakarta, akan disulap dengan aroma yang sangat kental dengan unsur bulu tangkis, seperti dekorasi, tempat-tempat permainan, dan tempat berfoto.

Yang tak kalah menarik, sebuah pertandingan juga digelar antara selebriti Tanah Air dan mantan atlet nasional, baik nomor tunggal, ganda maupun ganda campuran. Beberapa nama selebriti yang dipastikan ikut serta adalah presenter Terry Putri, penyiar radio Bayu Oktara, aktris Luna Maya, dan atlet binaraga Ade Rai.

Selain itu, karena turnamen ini tergolong level internasional yang diikuti oleh beberapa negara lain, seperti Malaysia, Vietnam, Singapura, Thailand, Jepang, Polandia, Korea Selatan, Inggris, Taiwan, Selandia Baru, AS, Australia, Rusia, Bulgaria, Perancis, Jerman, Kanada, Belanda, India, Swiss, Finlandia, Slovenia, Macau, Wales, Spanyol, Guatemala, dan India, maka pihak panitia akan menyediakan sajian makanan dengan menu internasional.

Dengan demikian, lidah para atlet ataupun ofisial tidak akan kesulitan beradaptasi. Salah satu terobosan lainnya pada DIOSS 2010 yaitu teknologi mobile aplikasi khusus berbasis JAVA (misalnya: Nokia dan Sony Ericsson). Sehingga, para pencinta olahraga tepok bulu ini dapat dengan mudah meng-update perkembangan DIOSS melalui handphone mereka masing-masing.

Aplikasi ini juga dapat di-download langsung melalui handset dengan link http://www.djarumindonesiaopen.co/mdownload atau melalui komputer dengan link http://www.djarumindonesiaopen.com/download.

Pada aplikasi ini, para pengunjung situs ini juga akan mendapat hiburan melalui games, kuis, galeri foto, dan merchandise. Untuk mengawali turnamen, sebuah jamuan gala dinner juga disediakan panitia DIOSS untuk menyambut kedatangan para atlet baik dalam maupun luar negeri.

Mengenai tiket, DIOSS juga berencana menyiapkan counter khusus untuk pembelian tiket VIP agar pengunjung merasa lebih nyaman. Semua perubahan dan hal baik tersebut dilakukan untuk menarik minat masyarakat agar mau berpartisipasi terhadap dunia perbulutangkisan Indonesia. “Saya berharap masyarakat mau untuk berbondong-bondong datang dan menonton Indonesia Open,” ujar Ketua Umum PBSI Joko Santoso dalam jumpa pers di Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (8/6/2010).

Perwakilan PT Djarum, Ian Hariyadi, juga menambahkan, melalui ajang ini, Indonesia diharapkan dapat membuktikan eksistensinya di kancah perbulutangkisan internasional. “Saya harap ini (DIOSS) dapat menunjukkan bahwa Indonesia mampu mengadakan turnamen intenasional tidak kalah dengan negara lain. Selain itu, ini merupakan persiapan untuk menggelar Premier Super Series di tahun depan,” imbuhnya.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | 1 Comment »

 
%d bloggers like this: