SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2010
    M T W T F S S
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for June 10th, 2010

MIA AUDINA BERLATIH DI MALAYSIA

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 10, 2010


MALAYSIA,TRIBUN -Mantan pebulutangkis putri Indonesia yang pindah ke Belanda, Mia Audina dikabarkan kini pindah ke negeri Jiran Malaysia. Tapi jangan salah tangkap, dia ke Malaysia bukan dalam rangka memperkuat Malaysia, namun khusus pindah untuk berlatih setelah menyatakan kembali ke dunia bulutangkis.

AFP merilis pebulutangkis Belanda asal Indonesia itu, untuk sementara tinggal di Malaysia untuk meningkatkan kondisinya sebelum terjun dalam pertandingan. Mia Audina berlatih di Klub Raket Kuala Lumpur.

“Di Malaysia tersedia banyak partner untuk sparing berlatih. Sementara itu bulutangkis di negara tersebut merupakan olahraga rakyat. Keuntungan lainnya berlatih di Malaysia, saya dapat berkonsentrasi penuh,” ungkap direktur teknis Organisasi Bulutangkis Belanda, Martijn van Dooremalen, di Malaysia, Selasa (8/6).

Mia berencana kembali akan mengukir sejarah karirnya dan dirinya tengah memfokuskan dirinya di nomor tunggal. Ia memutuskan untuk bemain di Olimipiade London tahun 2012.

Mia memutuskan gantung raket di tahun 2006. Dan puncak karir bulutangkisnya dicapai pada tahun 2004. Saat itu ia berhasil meraih medali perak Olimpiade.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

ndia terbuka Grand Prix Gold : Linda dan Aprilia Singkirkan Unggulan

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 10, 2010


JAKARTA, Kompas.com – Dua tunggal putri Indonesia, Linda Weni Fanetri dan Aprilia Yuswandari, mengalahkan dua pemain unggulan untuk maju ke babak 16 besar India terbuka Grand Prix Gold, Rabu.

Linda mengawali turnamen berhadian total 150.000 dolar AS yang berlangsung di Chennai, India itu, dengan bermain tiga game selama 53 menit untuk menundukkan pemain tuan rumah India, unggulan ketiga Aditi Mutatkar 21-14, 18-21, 21-11.

Sedangkan Aprilia berhasil menundukkan unggulan kelima asal Singapura Fu Mingtian dalam dua game langsung 21-13, 22-20, demikian hasil pertandingan yang disiarkan http://www.tournamentsoftware.com.

Selanjutnya, Linda yang bulan lalu ikut membantu tim Piala Uber Indonesia mencapai semifinal di Kuala Lumpur, Malaysia, akan melawan pemain Austria Simone Prutsch yang menang atas Neha Pandit 12-21, 21-13, 21-14.

Adapun Aprilia yang berperingkat 154 dunia akan memperebutkan tempat di babak delapan besar dengan pemain India Pusarla Venkata Sindhu yang menyisihkan rekan senegaranya dengan kemenangan 21-12, 21-8.

Baik Linda maupun Aprilia, sebelumnya tidak pernah bertemu dengan lawan-lawannya tersebut.

Sementara itu, tiga ganda putra juga berhasil maju ke putaran berikutnya setelah megawali turnamen dengan kemenangan. Pasangan Berry Anggriawan/Muhammad Ulinnuha menang 21-16, 21-11 atas ganda India D Raviraj/Sunil Varma, duet Afiat Yuris Wirawan/Rendy Sugiarto mengalahkan Dinesh pasangan India lainnya Thurupati/Behara Kiran Kumar 21-11, 21-16, dan Mochamad Rizki Delynugraha/Muhammad Rizal menyisihan ganda tuan rumah T Joy Antony/H Suraj Pottathil 21-18, 21-7.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Pekan Olahraga Nasional : Ada Hayom dan Febe, Jateng Target 2 Emas

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 10, 2010


SEMARANG, Kompas.com – Tim bulu tangkis Jawa Tengah menargetkan meraih dua medali emas pada Pekan Olahraga Nasional XVIII/2012 di Riau. Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Tengah, HM Anwari, mengatakan, dua emas tersebut diharapkan dari nomor tunggal putri dan putra.

“Kami harapkan Maria Febe Kusumastuti dan Dionysius Hayom Rumbaka bisa bermain baik dan menghasilkan emas bagi Jawa Tengah karena saat ini merekalah yang terbaik, menyusul adanya pembatasan usia maksimal 25 tahun bagi atlet yang tampil pada PON mendatang,” katanya, Rabu (9/6/10).

Menurut dia, untuk tunggal putri, Maria Febe yang menjadi tunggal pertama pada perebutan Piala Uber di Malaysia beberapa waktu lalu bakal mendapat pesaing pebulu tangkis Jawa Timur, Aprilia Yuswandari.

“Saya merasa optimistis Febe bisa mengalahkan dia (Aprilia Yuswandari), mengingat pebulu tangkis pelatnas seperti Firdasari dan Maria Kristin tidak bisa membela daerahnya karena usianya pada PON di Riau mendatang sudah lebih dari 25 tahun,” katanya.

Kemudian untuk tunggal putra, kata dia, Hayom bakal mendapat tantangan dari pebulu tangkis DKI Jakarta, Tommy Sugiarto, yang saat ini mundur dari pelatnas bulu tangkis di Cipayung, Jakarta.

“Meskipun anak juara dunia bulu tangkis 1983, Icuk Sugiarto, sudah tidak di pelatnas, yang bersangkutan masih tetap berlatih,” katanya menegaskan.

Ia mengatakan, peluang Hayom cukup besar mengingat pebulu tangkis nasional seperti Simon Santoso, Taufik Hidayat, dan Sonny Dwi Kuncoro juga tidak bisa membela daerahnya karena faktor usia yang sudah lebih dari 25 tahun.

Ia mengatakan, sebenarnya Jawa Tengah juga berpeluang merebut medali emas pada nomor beregu putri karena memiliki pebulu tangkis yang berkualitas yaitu Maria Febe dan Febby Angguni.

Ia menjelaskan, untuk nomor beregu putri, akan memainkan dua nomor tunggal dan satu ganda, sehingga dengan andalan dua tunggal putri tersebut tampaknya Jawa Tengah berpeluang untuk manyabet medali emas.

Kalau untuk beregu putra yang memainkan nomor tiga tunggal dan dua ganda, kata dia, persaingannya cukup ketat terutama dari DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

“Mudah-mudah kami bisa mengamankan dua medali emas sehingga tradisi medali emas cabang bulu tangkis tetap terjaga,” katanya menegaskan.

Pada pesta olahraga multievent empat tahunan XVII di Kalimantan Timur 2008, tim bulu tangkis berhasil menyumbangkan satu medali emas untuk Jawa Tengah melalui nomor beregu putra.

“Saat itu belum ada pembatasan usia sehingga pebulu tangkis nasional seperti Taufik, Sonny, dan Simon bisa tampil membela daerahnya masing-masing,” katanya.

Pada PON XVIII di Riau mendatang akan memperebutkan tujuh medali emas dari nomor tunggal putra-putri, ganda putra-putri, dan ganda campuran untuk nomor perorangan, kemudian nomor beregu putra dan putri.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | 1 Comment »

Tangkas Alfamart Junior Challenge Open Badminton Championship 2010 : Riyanto Melaju, Shesar Terjungkal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 10, 2010


JAKARTA, KOMPAS.com – Unggulan teratas tunggal putera di Turnamen Tangkas Alfamart Junior Challenge Open Badminton Championship 2010, Riyanto Subagja melaju ke perempat final. Dia mengandaskan pemain Thailand, Khosit Phetpradab lewat rubber set 21-11, 19-21, 21-18 (Rabu, 9/6/10).

Postur tubuh yang tinggi agaknya memudahkan Riyanto untuk melancarkan smash-smash tajamnya sehingga membuat Khosit kewalahan di game pertama dan akhirnya tertinggal angka 21-11.

Merasa tertinggal, Khosit mulai bangkit di set kedua. Di set ini, permainan Riyanto agaknya telah terbaca oleh Khosit, terbukti beberapa pengembalian shuttlecock Riyanto mampu dikembalikan sempurna oleh Khosit. Alhasil, di game kedua Khosit mampu menyamakan kedudukan dengan skor 19-21.

Masuk babak penentuan, Riyanto kembali bangkit. Meski berlangsung cukup ketat, Riyanto mampu menyudahi pertandingan dengan skor 21-18.

“Saya memang agak ragu-ragu di awal dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Tapi saya berusaha sabar dan akhirnya bisa menang,” kata Riyanto selepas pertandingan.

Unggulan lain yang juga melaju ke babak perempat final adalah Evert Sukamta (2). Di babak kelima, Rabu, 09/06/10, Evert mampu melampaui unggulan kelima asal Klub Djarum, Koh Henrikho Wibowo dengan skors 21-11 dan 21-16. Sementara unggulan tiga asal Klub Djarum, Shesar Hiren Rhustavito harus terjungkal di babak kelima setelah dikandaskan oleh tunggal putra Thailand, Prinyawat 21-13, 18-21, 8-21.

Di nomor puteri, klub Tangkas Alfamart yang tidak meloloskan satu pun wakilnya di partai perempat final tunggal putra akhirnya membalasnya di partai tunggal putri. Di partai ini, Tangkas Alfamart meloloskan tiga pemain tunggal putrinya yakni Rusydina Antard Riodingin, Novalia Agustianti dan Setyana Mapasa.

Rusydina mampu mengungguli permainan unggulan keempat, Mega Cahya Purnama, 21-16 dan 21-8. Di babak perempat final, Rusydina (9/16) akan berhadapan dengan Ganis Nur Rahmandhani yang menempati unggulan ketiga.

Sementara, Novalia akan ditantang tunggal putri Thailand, Taerattanachai Sapsiree yang di babak sebelumnya mengandaskan unggulan kelima, Dian Fitriani (21-19 dan 21-16). Sedangkan Setyana akan berhadapan dengan unggulan sembilan, Rena Suwarno.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Evert dan Renna ke Perempatfinal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 10, 2010


JAKARTA, Kompas.com – Dua pemain Pelatnas tunggal putra dan putri, Evert Sukamta serta Rena Suwarno melaju ke babak perempat final turnamen tangkas alfamart 2010 di Jakarta, Rabu.

Evert Sukamta, yang dalam turnamen tersebut merupakan unggulan kedua melaju ke babak perempat final setelah sebelumnya di babak empat mengalahkan Kho Henriko Wibowo dua game langsung 21-11 21-16.

“Saya melalui pertandingan ini biasa saja, tidak terlalu tegang karena musuh masih dibawah peringkat saya,” ujar Evert tentang kemenanganya atas pemain dari klub Djarum tersebut.

Pada babak perempat final nanti, Evert akan bertemu dengan wakil Thailand yaitu Pisit Poodchalat yang menang atas M. Andrian Permana dari klub Pusdiklat Jaya Raya dua gim langsung, 21-15 21-5. “Pertandingan nanti pasti akan berjalan seru. Kami berdua mempunyai peluang yang sama untuk menang,” ujar Evert ketika ditanya soal peluangnya pada babak perempat final.

Sementara itu, pemain Pelatnas lain, Renna Suwarno yang bermain pada tunggal putri juga melaju ke babak perempat final setelah pada babak empat mengalahkan Yin Chung Lin dari Cina Taipei, dua gim langsung, 21-13 21-18.

Pada babak perempat final nanti, ia akan berhadapan dengan Setyana Mapasa dari klub Tangkas Alfamart yang juga menang pada babak empat setelah mengalahkan Lia Listyaningrum dari klub Aufa dengan pertandingan yang berjalan ketat, tiga gim, 21-11 18-21 21-11. “Siapapun lawannya saya siap, ujar Renna yang pada bulan Agustus nanti akan dikirim ke Singapura untuk mengikuti Kualifikasi Youth Olympic 2010.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: