SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2010
    M T W T F S S
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for June 13th, 2010

Indonesia Sisakan Alamsyah di Final India Terbuka

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 13, 2010


Jakarta (ANTARA News) – Indonesia hanya menyisakan satu finalis, Alamsyah Yunus, di turnamen India Terbuka Grand Prix Gold setelah semifinalis lainnya tersingkir. Pada turnamen yang digelar di Chennai, India, tersebut Alamsyah bangkit untuk mengalahkan unggulan Anand Chetan 16-21, 21-12, 21-13 pada semifinal, Sabtu.

Alamsyah akan bertemu pemain tuan rumah India, unggulan ketujuh RMV Gurusaidutt yang menyisihkan rekan senegaranya P. Kashyap 21-6, 17-21, 21-15.

Dua tunggal putri Indonesia harus mengakui keunggulan lawan-lawannya di babak empat besar turnamen berhadial total 150.000 dolar AS tersebut setelah Aprilia Yuswandari dikalahkan unggulan pertama Saina Nehwal dari India 17-21, 11-21, dan Linda Weni Fanetri menyerah pada unggulan kedua Wong Mew Choo 20-22, 17-21.

“Kalau secara permainan, Aprilia dan Linda pada game pertama sudah cukup bagus kualitasnya. Tetapi musuhnya jarang melakukan kesalahan sendiri sehingga bisa memanfaatkan keadaan dengan lebih baik,” kata Asisten Pelatih Tunggal Putra Thomas Indratjaja.

“Pada game kedua mereka banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga permainan bisa dikuasai lawan,” katanya menambahkan.

Langkah dua ganda putri Indonesia juga terhenti setelah pasangan Della Destiara/Suci Rizki Andini kalah dari unggulan pertama Yao Lei/Shinta Mulia Sari 16-21, 17-21, dan unggulan keempat Keshya Nurvita Hanadia/Komala Dewi menyerah pada unggulan kedua Ashwini Ponnappa/Jwala Gutta 12-21, 18-21.

Dua ganda campuran pun gagal melangkah ke babak final. Pasangan unggulan keempat Debby Susanto/Muhammad Rijal kalah dari unggulan pertama Jwala Gutta/Diju Valiyanti 7-21, 10-21.

Sementara itu, pasangan Jenna Gozali/Riky Widianto tumbang di tangan pasangan Singapura Yeo Lei/Chayut Triyachart 21-17, 16-21, 13-21.

Nasib serupa dialami ganda putra Afiat Yuris Wirawan/Rendy Sugiarto setelah disingkirkan unggulan kedua Rupesh Kumar/Sanave Thomas 9-21, 21-18, 22-24.(*)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: