SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2010
    M T W T F S S
    « May   Jul »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for June 23rd, 2010

Peluncuran Situs Resmi Taufik Hidayat Arena

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 23, 2010


Bulutangkis.com – Taufik Hidayat Arena dengan bangga meluncurkan situs resmi Taufik Hidayat Arena, sebuah sumber mengenai perkembangan pembangunan serta informasi yang berhubungan dengan seluruh kegiatan dalam Taufik Hidayat Arena.

Peluncuran ini dilakukan berhubungan dengan akan dimulainya konstruksi pembangunan Badminton Center, Taufik Hidayat Arena. Dengan alamat situs http://www.taufikhidayatarena.com, situs tersebut melanjutkan desain dari bangunan Taufik Hidayat Arena itu sendiri, yang bersifat dinamis, modern, sederhana dan berisikan berbagai macam warna.

“Situs ini diinginkan agar user-friendly, sehingga para penggunanya pun dengan mudah dapat menyelusuri keseluruhan situs tersebut” ujar Melati Karina, perwakilan manajemen Taufik Hidayat.

Lanjutnya, “Pada awalnya, situs ini baru akan terisikan dengan informasi perihal maksud dari pembangunan Taufik Hidayat Arena ini, lokasi beserta info kontak manajemen yang dapat dihubungi.”

Dengan peluncuran situs resmi ini, diharapkan masyarakat beserta pecinta bulutangkis dapat dengan mudah mengakses berita terbaru perihal pembangunan Taufik Hidayat Arena beserta program pelatihannya.

Taufik Hidayat Arena merupakan sebuah Badminton Centre yang direncanakan untuk dibangun pada lahan kurang lebih 6.600m2 dengan fasilitas antara lain; 8 Lapangan Bulutangkis, Gym, Medic/ Physio Room, Internet Lounge, Outdoor Cafetaria, Lapangan Futsal dan Taufik Hidayat Gallery. Pembangunan direncanakan akan selesai pertengahan tahun 2011. (Melati Karina)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | 1 Comment »

Djarum Indonesia Super Series 2010 : Tren Putra Indonesia dan Putri Asing

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 23, 2010


JAKARTA, KOMPAS.com – Tren paduan pemain putra Indonesia dengan peman asing putri pada nomor ganda campuran menjadi daya tarik tersendiri dalam penyelenggaraan Djarum Indonesia Super Series (DIOSS) 2010 yang berlangsung di Istora, Senayan, Jakarta 22-27 Juni 2010. Para pemain ganda putra ternyata cukup potensial untuk menarik minat para pebulutangkis putri asing.

Seperti misalnya, peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004, Flandy Limpele, yang berpasangan dengan pebulu tangkis AS, Lotte Jonathans, atau pasangan ganda kualifikasi Hendra Setiawan yang didaulat bermain bersama pebulu tangkis cantik Rusia, Anastasia Russkikh.

Ini memang bukan hal mustahil, mengingat kedua nama pebulu tangkis ganda putra itu memiliki jam terbang dan prestasi yang cukup membanggangkan sebagai pemain Indonesia.

Flandy merupakan pemain ganda putra yang berpasangan dengan Eng Hian. Pada eranya, Flandy/Eng berhasil meraih medali perunggu dalam Olimpiade 2004 setelah sampai babak semifinal, sebelum dikalahkan Kim Dong-moon dan Ha Tae-kwon dari Korea Selatan, 15-8, 15-2.

Sementara di partai ganda campuran, pemain kelahiran Manado, 9 Februari, 36 tahun silam ini tercatat menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai Japan Open 2006, dan Kejuaraan Asia tahun 2008 bersama Vita Marissa.

Tidak mau kalah, Hendra Setiawan juga memiliki segudang prestasi yang mengagumkan. Ganda putra pasangan Markis Kido ini menempati ranking ketiga dunia versi BWF. Selain itu, Ia juga meraih medali emas pada Olimpiade Beijing 2008, medali perunggu pada Thomas Cup 2006 (Tokyo), 2008 (Jakarta) dan medali perak tahun 2010 (Kuala Lumpur).

Melihat sederetan prestasi tersebut, tidak heran Lotte dan Anastasia kepincut untuk melirik mereka menjadi pasangan bermain di DIOSS 2010. Selain itu, para pemain Indonesia ini juga dikenal memiliki gaya permainan khas ala Asia yang digemari para pebulu tangkis asing.

Seperti halnya pengakuan Russkikh yang ditemui selepas laga final kualifikasi melawan unggulan ke-2 asal Taiwan, Liao Min Chun/Chen Hsiao Huan, 21-19, 21-17, Selasa (22/6/2010).

“Sangat berbeda sekali bermain ganda antara pemain Jerman atau pemain Eropa lainnya dengan pemain Indonesia. Mereka (pemain Indonesia) bisa membawa style Asia tersendiri dalam permainannya,” ungkapnya.

Bagi Russkikh, yang mendapat rekomendasi dari sahabatnya, Vita Marissa, bisa menjadi pasangan pertama bagi Hendra di ganda campuran merupakan pengalaman yang hebat dan membawa beban tersendiri.

“Ini pengalaman yang menyenangkan bagi saya. Ketika Vita meminta saya untuk berpasangan dengan Hendra saya merasa sangat surprise. Menurut saya Hendra adalah salah satu pemain ganda terbaik di dunia. Jadi, saya merasa bertanggungjawab untuk menjaga mood-nya selama bermain di nomor ganda campuran ini,” katanya.

Sementara Hendra sendiri mengaku menikmati pengalaman pertamanya bermain di ganda campuran ini. Ia juga tidak mengalami kendala bahasa saat berlatih dengan Russkikh.

“Saya sih enjoy saja. Selama ini juga tidak ada masalah mengenai bahasa. Lagipula ada pelatih yang membantu mengkoordinasi jalannya latihan,” ujar Hendra.

Dengan hasil sempurna di babak kualifikasi bersama Hendra, Russkikh pun tidak menolak seandainya dipasangkann lagi dengan Hendra dalam kompetisi yang berbeda.

“Saya tidak punya keraguan dengan Hendra akan hal itu. Hanya saja saya tidak mungkin mengharapkan Hendra untuk datang ke Rusia, tapi mungkin dia bisa berkunjung ke Eropa atau saya mungkin bisa ke sini (Indonesia) seminggu sekali untuk berlatih bila memang ada turnamen yang serius sifatnya,” sebutnya.

Langkah Hendra dan Flandy mungkin bukan yang pertama dalam catatan sejarah ganda campuran di Indonesia. Namun, tidak menutup kemungkinan akan lahir duet pemain Indonesia dan pemain asing lainnya menyusul langkah Hendra/Russkikh dan Flandy/Lotte dalam kejuaraan-kejuraan bulu tangkis internasional berikutnya.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: