SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2010
    M T W T F S S
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for June 24th, 2010

Laybourn : ”Indonesia bermain bagus”

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 24, 2010


Bulutangkis.com – Setelah melalui pertandingan ketat yang berlangsung dalam tiga gim, Tontowi Ahmad/ Greysia Polii harus mengakui keunggulan juara Li Ning Singapore Open Super Series 2010, Thomas Laybourn/Kamilla Ryter Juhl pada babak perdelapan final Djarum Indonesia Open Super Series 2010. Tontowi/ Greysia dipaksa menyerah 18-21, 21-19,15-21 dalam waktu 59 menit.

”Indonesia bermain bagus hari ini. Kami belum pernah bertemu sebelumnya sehingga tidak mengetahui gaya permainan mereka. Bagaimanapun juga, ini pertandingan yang ketat,” ujar Laybourn dalam jumpa pers Kamis siang (24/06) ini. ”Kami bermain dengan tenang dan hanya berpikir tentang pertandingan,” tambah Juhl.

Ketika ditanya mengenai peluangnya pada turnamen bintang enam ini, Laybourn berkata, ”Kami memperoleh undian yang sangat ketat karena berpeluang menghadapi pasangan Inggris atau Korea sebelum semifinal. Untuk itu, kami baru mencanangkan target hingga perempat final dulu.”

Pada kesempatan terpisah, pemain Indonesia, Tontowi Ahmad berkomentar, ”Kami banyak tertekan selama pertandingan tadi. Kami merasa sudah bermain dengan maksimal, hanya saja kebetulan lawan lebih senior.”

Sebelumnya, pada turnamen Li Ning Singapore Open Super Series 2010, Tontowi/ Greysia juga terhenti di babak perdelapan final setelah dikalahkan oleh seniornya, Nova Widianto/ Liliyana Natsir. (Melok R. Kinanthi)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Indonesia Open Super Series : Taufik Siap Kalah Hadapi Simon

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 24, 2010


JAKARTA, Kompas.com – Dua tunggal putera Indonesia, Taufik Hidayat dan Simon Santoso akan bertemu di babak perempatfinal Indonesia Open, Jumat (25/6/2010).

Taufik Hidayat yang bertanding di partai terakhir babak perdelapanfinal, Kamis (24/6) menang atas pemain Hongkong Wong Wing Ki dengan rubber game 21-12 15-21 21-13.

Taufik mengaku tidak menyangka Wong Wing Ki bisa memberi perlawanan dengan ketat. “Tentunya saya ingin menang cepat, tetapi ternyata dia mainnya bagus,” kata Taufik.

Di perempatfinal, Taufik akan bertemu rekan senegara, Simon Santoso yang diunggulkan di tempat keenam. Simon lolos ke perempatfinal setelah lawannya, Andrew Smith dari Inggris tidak muncul dengan alasan sakit.

Taufik sendiri menanggapi santai pertemuannya dengan Simon. “Saya terakhir kali kalah melawan dia di Hongkong. Saya kira susah saatnya-lah Simon untuk maju,” kata Taufik.

Di perempatfinal lainnya, Sony Dwi Kuncoro akan menghadapi pemain Malaysia, Wong Choong Hann. Pemain veteran Malaysia ini menganggap peluangnya sangat berat untuk menang menghadapi Sony. ” Sony mainnya bagus dan dia tidak punya alasan untuk kalah di sini.”

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Indonesia Open Super Series : Langkah Maria Febe Terhenti

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 24, 2010


JAKARTA, Kompas.com – Ambisi Maria Febe Kusumastuti untuk lolos ke babak semifinal Indonesia Open terhenti di babak kedua, Kamis (24/6).

Febe disingkirkan pemain Rusia, Ella Diehl dalam pertandingan di Istora Gelora Bung Karno. Febe kalah dalam dua game 19-21 17-21 dalam 42 menit.

Dengan hasil ini, Diehl yang diunggulkan di tempat delapan maju keperempat final untuk menantang unggulan pertama asal India, Saina Nehwal.

Sebelumnya di nomor ganda campuran, pasangan Hendra Setiawan (Indonesia) dan Anastasia Russkikh (Rusia) maju ke perempat final dengan menyingkirkan unggulan 4 dari Thailand, Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul. Hendra/Anastasia menang rubber game 19-21 21-14 21-19.

Di perempatfinal, Jumat, Hendra/Anastasia akan menghadapi rekan senegara, Muhammad Rijal/Debby Susanto.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Greysia/Meiliana Singkirkan Unggulan Tiga

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 24, 2010


JAKARTA, KOMPAS.com — Ganda putri Meiliana Jauhari/Greysia Polii membuat kejutan dengan menyisihkan unggulan ke-3, Petya Nedelcheva/Anastasia Russkikh, Kamis (24/6/2010).

Menghadapi ganda gado-gado dari Bulgaria dan Rusia ini, Meiliana/Greysia bermain tidak kenal lelah. Pada game pertama, pasangan Indonesia ini bermain di bawah tekanan dan menyerah 13-21.

Namun, pada game kedua dan ketiga, Meiliana/Greysia sudah mengenal gaya permainan lawan mereka. Keduanya melakukan rotasi yang cepat untuk melancarkan smash atau drive ke arah Petya/Anastasia. Usaha ini membuahkan hasil karena pertahanan lawan mereka tidak cukup baik. Greysia/Meiliana merebut dua game terakhir, 21-13, 21-13, dan menang dalam 49 menit.

Sementara itu, tunggal putri, Ana Rovita, juga lolos ke perempat final dengan menyingkirkan pemain Singapura, Fu Mingtian, dalam rubber game, 17-21, 21-11, 21-15 dalam 59 menit. Ana akan menghadapi seniornya, Maria Kristin Yulianti, pada babak perempat final, Jumat (25/6/2010).

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Indonesia Open Super Series : Fran/Pia Siap Hadapi Pasangan Polandia

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 24, 2010


JAKARTA, KOMPAS.com — Ganda campuran Indonesia, Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet, siap menghadapi ganda Polandia, Robert Mateusziak/Nadioezda Zieda, pada perempat final, Jumat (25/6/2010).

Pada babak perdelapan final Indonesia Open Super Series, Kamis ini, Fran/Pia menorehkan hasil mengejutkan dengan menyingkirkan unggulan kelima asal Korea Selatan, Shin Back Cheol/Lee Jung Hyo, dalam rubber game, 10-21, 21-19, 21-16.

Ditemui selepas pertandingan, Fran mengaku sempat kecolongan pada game pertama. “Game pertama masih awal, jadi kami masih coba-coba. Saya masih menjaga jarak. Jadi, permainan kami justru tidak keluar semua,” kata Fran. “Begitu masuk game kedua, saya memang berniat bermain total. Saya pikir buat apa latihan setiap hari kalau tidak dibuktikan hari ini. Pada game ketiga, kami sudah bisa pegang kendali permainan,” papar Fran.

Perjuangan Fran/Pia belum usai pada perempat final. Pada Jumat (25/6/2010), mereka kembali harus menghadapi lawan tangguh asal Polandia yang menempati unggulan kelima turnamen DIOSS 2010, Robert Mateusziak/Nadiezda Zieba.

“Siapa pun lawannya, bagi saya, itu tetap berat karena ini turnamen Super Series. Jadi, setiap peserta pasti ingin menjadi juara,” tandas Fran ketika ditanya mengenai peluang juara. Sebagai gambaran, Fran/Pia saat ini menempati peringkat 17 BWF, sementara Robert Mateusziak/Nadiezda Zieba bertengger di peringkat 5 BWF.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Kejutan, Kido/Hendra Tersingkir !

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 24, 2010


JAKARTA, Kompas.com – Kejutan tidak menyenangkan datang dari nomor ganda putera Indonesia Open Super Series, saat ganda utama Markis Kido/Hendra Setiawan tersingkir, Kamis (24/6/2010).

Kido/Hendra yang diunggulkan di tempat kedua, di luar dugaan menyerah dari ganda asal Taiwan, Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu. Ganda peraih emas Olimpiade Beijing 2008 ini menyerah rubber game 27-25 16-21 10-21.

Ganda asal Taiwan ini di luar dugaan mampu mengimbangi permainan cepat Kido/Hendra. Mereka mampu memaksa Kido mengangkat bola-bola pengembalian mereka untuk dapat dengan mudah dimatikan.

Di game pertama, Kido/hendra menang susah payah 27-25. Di game kedua, Fang/Lee mamaksakan permainan yang alot dan menguras emosi, terutama Markis Kido. Beberapa kali Kido memaksakan diri untuk mengambil bola sulit dan akibatnya memberi nilai buat lawan mereka. Game kedua Kido/Hendra kalah 16-21.

Keadaan tidak berubah pada game ketiga. Kondisi diperparah oleh permainan Hendra yang tidak akurat. Beberapa kali pukulan nettingnya tidak sampai dan memberi poin buat lawan mereka. AKhirnya unggulan kedua ini menyerah cepat 10-21 dan pertandingan berakhir dalam 46 menit.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Indonesia Open Super Series : Richard Mainaky Marah kepada Wasit

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 24, 2010


JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih ganda campuran Indonesia, Richard Mainaky, mengaku hanya ingin membela anak asuhnya, Ahmad Tontowi/Greysia Polii, karena merasa dirugikan oleh keputusan wasit.

Protes Richard terjadi saat perdelapan final Djarum Indonesia Open Super Series 2010, Kamis (24/6/2010). Saat itu ganda campuran Indonesia, Greysia Polii/Tontowi Ahmad tengah bertarung sengit menghadapi unggulan dua asal Denmark, Thomas Layborn/Kamilla Rytter Juhl.

Walaupun pada hasil akhir pertandingan dimenangi Thomas/Kamilla, 18-21, 21-19, 21-15 Richard tetap merasa wasit sempat mengambil beberapa keputusan yang merugikan pemainnya.

Menurut dia, kekeliruan tersebut terjadi dua kali. Salah satunya adalah pada game ketiga saat kedudukan 15-18 bagi pasangan Denmark. Wasit pertandingan mengatakan, bola jatuh masuk ke dalam wilayah Tontowi/Greysia, padahal menurut pengamatan Richard, bola saat itu keluar.

Richard yang saat itu berada di tempat kejadian pun sontak terpancing emosinya. Ia mengambil kok yang jatuh ke lapangan dan menunjukan ke arah wasit. Richard berusaha memberi penjelasan bahwa bola saat itu jatuh di luar lapangan, bukan masuk. Protes Richard ini ternyata mendapat dukungan dari penonton yang memadati Istora Senayan Jakarta. Mereka berulang kali meneriakkan kata “keluar” untuk membuktikan wasit salah.

“Bola out itu pengaruhnya sangat besar karena terjadi dua kali. Saat out kedua, saya benar-benar yakin itu out, apalagi penonton juga meneriakkan out,” ungkap Richard.

Hal ini dibenarkan oleh Tontowi. “Sepengetahuan saya, bola itu out. Jaraknya memang tipis, tapi itu out. Selepas itu konsentrasi saya langsung hilang. Padahal, saat itu posisi kami sedang mengejar,” sebut Tonton.

Meski demikian, Richard tetap mengakui kesalahannya saat melakukan protes berlebihan kepada wasit. “Saya minta maaf. Semua manusia bisa buat kesalahan dan saya pun bisa buat kesalahan. Intinya saya hanya bela atlet saya. Kasihan mereka sudah capek-capek latihan kok seperti ini,” pungkas Richard.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Indonesia Open Super Series : Kristin Maju, Kejutan Dua Ganda Campuran

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 24, 2010


JAKARTA, Kompas.com – Tunggal puteri Maria Kristin Yulianti mengalahkan Rosaria Yusfin Pungkasari, Kamis (24/6) untuk maju ke perempatfinal Indonesia Open.

Dalam pertandinagn di Istora Gelora Bung Karno tersebut, Maria Kristin mampu mendikte lawannya yang berusia lebih muda. Peraih perunggu Olimpiade Beijing 2008 ini menang dua game 21-14 21-11 dalam 31 menit.

Keberhasilan Maria Kristin diikuti dua ganda campuran. Fran Kurniawan/Pia Zebadiah yang bermain ngotot untuk menyingkirkan unggulan 5 asal Korea Selatan, Shin Baek Cheol/Lee Hyo Jung dalam pertandingan rubber game 10-21 21-19 21-16.

Kejutan juga datang dari ganda campuran lainnya, Muhammad Rijal/Debby Susanto yang mampu menyingkirkan ganda asal Inggris, Nathan Robertson/Jenny Wallwork dalam dua game 21-12 21-13. Rijal/Debby menang dalam 29 menit.

Sayangnya, ganda campuran Greysia Polii/Tontowi Yahya harus kandas di tangan unggulan kedua, Thomas Laybourn/Kamiila Rytter Juhl. Greysia/Tontowi kalah rubber game 18-21 21-19 15-21.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Simon Mengaku Tertolong Angin

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 24, 2010


JAKARTA, KOMPAS.com – Unggulan keenam asal Indonesia Simon Santoso mengaku merasa diuntungkan dengan kondisi lapangan dan faktor angin pada laga perdana Djarum Indonesia Open Super Series (DIOSS) 2010 melawan pemain Hong Kong, Hu Yun 21-23, 21-6, Rabu (23/6/2010).

“Di game pertama kondisi saya memang menang angin tapi saya masih ragu-ragu untuk mengontrol permainan apalagi saya belum pernah bertemu Hu Yun sebelumnya. Tapi begitu masuk game kedua, saya merasa sudah mulai menemukan gaya permainan saya,” terang Simon yang menyelesaikan pertandingan dalam waktu 41 menit ini.

Di babak kedua DIOSS, Kamis (24/6/2010) Simon akan ditantang pemain asal Inggris, Andrew Smith. Di babak pertama sebelumnya, Andrew sukses melewati hadangan pemain peringkat 24 BWF asal Denmark, Joachim Perrson 10-21, 21-10, 21-14.

Menghadapi Andrew, Simon pun tidak ragu mengukir kemenangan serupa. “Sekarang saya coba melewati satu babak demi satu babak. Walaupun sebelumnya sudah menang, saya tetap tidak akan lengah karena Andrew di babak pertama juga sempat mengalahkan pemain peringkat 24 BWF asal Denmark, Joachim Perrson. Yang pasti saya menargetkan bisa juara,” tandas pemain peringkat 11 BWF ini.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Andre Menang, Alamsyah Terhenti

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 24, 2010


JAKARTA, Kompas.com – Tunggal putera Andre Kurniawan Tedjono lolos ke babak kedua Indonesia Open, sementara Alamsyah Yunus disingkirkan pemain senior Malaysia.

Dalam pertandingan di istora Gelora Bung Karno, Rabu (23/6) tersebut, Andre menyingkirkan pemain asal Belanda, Eric Pang. Andre menang dua game langsung 21-17 21-14 dalam 34 menit.

Namun hasil berbeda dicapai pemain muda Alamsyah Yunus. Pemain yang pekan lalu menjuarai India Grand Prix Gold ini disingkirkan pemain veteran Malaysia, Wong Choong Hann. Bertanding marathon selama 1 jam 14 menit, Alamsyah menyerah rubber game 22-20 19-21 17-21.

Di nomor ganda campuran, pasangan gado-gado, Hendra Setiawan (Indonesia) dan Anastasia Russkikh (Rusia) juga maju ke babak kedua dengan menyingkirkan ganda Korea, Yoo Yeon Seong/Kim Min Jung 21-15 21-14. Di babak kedua, kamis, Hendra/Anastasia akan menghadapi unggulan 4 dari Thailand, Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul.

Kemenangan cepat diraih ganda campuran Tontowi Ahmad/Greysia Polii. Mereka maju ke babak kedua setelah lawan mereka dari Inggris, Marcus Ellis/Mariana Agathangelou mundur saat kedudukan 8-7 karena Mariana mengalami cedera kaki.

Tontowi/Greysia di babak kedua akan bertemu unggulan dua asal Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: