SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2010
    M T W T F S S
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for June 26th, 2010

Djarum Indonesia Open Super Series : Chong Wei Sudah Sangat Kenal Taufik

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 26, 2010


JAKARTA, KOMPAS.com – Menghadapi Taufik Hidayat di babak final Djarum Indonesia Open Super Series, Lee Chong Wei akan tampil dnegan pertahanan yang kuat.

Pebulutangkis nomor satu dunia, Lee Chong Wei kembali menghadapi Taufik Hidayat di final Djarum Indonesia Open Super Series 2010.

Unggulan pertama tunggal putera ini pun bertekad akan memperkuat pertahanannya guna mempertahankan gelar juara yang diraihnya pada 2009 lalu. “Semua orang sudah tahu Taufik, dan sudah tahu pula permainannya. Mungkin saya akan perkuat di defend dan berusaha tetap fokus,” kata Chong Wei.

Peraih penghargaan Sportswriters Association of Malaysia (SAM) tahun 2009 ini juga mengaku tengah dalam kondisi yang prima, meski di awal kejuaraan chong Wei mengaku didera cedera akibat otot lutut kirinya tertarik.

Di semifinal, Chong Wei dengan mudah menyingkirkan unggulan ketujuh Indonesia, Sony Dwi Kuncoro 21-13, 21-9, Sabtu (26/6/2010). “Lawan Sony kali ini lebih mudah karena saya main lebih cepat. Di Singapore Open lalu Sony memaksa rubber game jadi saya agak hilang fokus. Saya juga tidak menyangka bisa menang, saya hanya berusaha menyerang terus,” kata Chong Wei.

Partai Lee Chong Wei-Taufik Hidayat akan menjadi partai pemuncak final Djarum Indonesia Open Super Series di Istora Senayan, Minggu mulai pukul 14.00.

Jadwal final DIOSS :

Saina Nehwal [1] [IND]-[JPN] Sayaka Sato

Robert Mateusiak [3]/Nadiezda Zieba [POL]-[INA] Hendra Setiawan/[RUS] Anastasia Russkikh

Cho Gun Woo [KOR]/Kwon Yi Goo [KOR]-[TPE] Fang Chieh Min/[TPE]/Lee Sheng Mu

Kim Min Jung [5] [KOR]/Lee Hyo Jung [KOR]-Chen Wen Hsing [4]/[TPE] Chien Yu Chin

Lee Chong Wei [1] [MAS]-[INA] Taufik Hidayat [2]

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Taufik Tidak Ngotot Kejar Gelar Ketujuh

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 26, 2010


JAKARTA, KOMPAS.com – Taufik Hidayat mengaku ingin meraih gelar juara yang ketujuh di Indonesia Open Super Series untuk keluarga dan negaranya.

Taufik Hidayat yang diunggulkan di tempat kedua mengamankan tiket ke final Djarum Indonesia Open Super Series (DIOSS) 2010 setelah unggul atas Nguyen Tien Minh di semifinal 21-17, 21-12, Sabtu (26/6/2010). Taufik akan bertemu seterunya asal Malaysia, Lee Chong Wei di partai final, Minggu (27/6/2010).

“Yang pasti saya bersyukur atas kemenangan ini. Semoga di babak final saya bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” kata Taufik.

Di dua pertemuan terakhir, Chong Wei mencatat rekor 2-0 atas Taufik yaitu pada final DIOSS 2009 (21-9 21-14) dan final Macau Grand Prix dengan skor 21-18, 22-20. “Kalau buat saya Chong Wei itu pemain bagus. Kalau tidak ada Lin Dan, yah Chong Wei,” ujarnya.

Selain mengisi kekosongan gelar bagi bulutangkis Indonesia, Taufik juga bertekad membukukan gelar ketujuhnya pada kejuaraan DIOSS kali ini. “Keinginan menambah gelar juara ketujuh kalinya pasti ada. Tapi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya saya tidak terlalu ngotot dan nothing to lose-lah, meski tetap berusaha,'” ungkapnya.

Suami dari Ami Gumelar ini juga mengungkapkan kelahiran anak kedua sebagai salah satu motivasinya untuk tetap berjuang di lapangan. “”Anak sebagai Motivasi itupasti. Dulu saya sempat ingin berhenti, tapi karena obsesi ingin agar anak saya bisa melihat saya bermain di lapangan saya batalkan. Yang pasti saya akan memberikan yang terbaik bagi keluarga dan Indonesia,” tandas Taufik.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Djarum Indonesia Open Super Series : Hendra/Anastasia Makin Percaya Diri

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 26, 2010


JAKARTA, KOMPAS.com — Pebulu tangkis cantik asal Rusia, Anastasia Russkikh, mengaku merasa semakin nyaman berpasangan dengan pemain Indonesia, Hendra Setiawan, pada Djarum Indonesia Open Super Series (DIOSS) 2010.

Padahal, Hendra/Anastasia terhitung masih baru di nomor ganda campuran. Ditambah lagi, Anastasia merupakan partner pertama bagi Hendra di nomor ganda campuran. “Saya merasa lebih nyaman. Hendra bermain bagus, dan saya senang. Rasa senang itu ternyata menambah rasa percaya diri saya dan membuat kami makin siap,” ungkap Anastasia.

Sejak awal pasangan beda negara ini menorehkan prestasi yang mengejutkan dengan mengalahkan beberapa pasangan unggulan turnamen. Mulai dari tampil gemilang pada babak kualifikasi, Hendra/Anastasia lantas menumbangkan pasangan Korea Selatan, Yoo Yeun Seong/Kim Min Jung, 21-15, 21-14, pada babak pertama, Rabu (23/6/2010).

Pada babak kedua, mereka juga membuat hasil mengejutkan dengan unggul dari unggulan keempat asal Thailand, Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchitchaikul 19-21 21-14 21-19, Kamis (24/6/2010).

Sayangnya, ganda gado-gado ini harus bertemu dan menang dari pasangan Indonesia, Muhammad Rizal/Debby Susanto 21-15, 18-21, 23-21 pada perempat final, Jumat (25/6/2010).

Terakhir dan yang paling mengagumkan, Hendra/Anastasia berhasil melaju ke babak final setelah menyingkirkan unggulan ketujuh asal Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun, dengan rubber game, 19-21, 21-13, 21-17, Sabtu (26/6/2010).

“Musuh saya saat ini tidak sekuat di pertandingan kemarin, walaupun porsi bermain Hendra lebih banyak daripada saya. Hendra bermain 70 persen, sedangkan saya 30 persen,” papar pasangan ganda putri, Ella Karachkova, ini selepas laga semifinal.

Sementara itu, Hendra justru mengaku bahwa kunci kemenangannya saat itu adalah bermain lepas. “Pertandingan tadi cukup memuaskan walau capek. Kami bisa main lepas justru karena kami tidak punya beban. Tekanan ada di mereka sebagai pemain unggulan, tadi kami hanya mencoba untuk main bagus saja,” ujar pemain kelahiran Pemalang, 24 Agustus 1984, ini.

Pembuktian Hendra/Anastasia belum berakhir. Mereka masih harus menghadapi laga pamungkas melawan unggulan ketiga asal Polandia, Robert Mateusak/Nadiezda Zieba, Minggu (27/6/2010). Pada semifinal, Robert/Nadiezda menghentikan langkah unggulan pertama Indonesia, Nova Widianto/Liliana Natsir, rubber game, 21-12, 16-21, 21-19.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Sayang, Ana Kalah Stamina

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 26, 2010


JAKARTA, Kompas.com – Langkah pemain muda Ana Rovita terhenti di babak semifinal Djarum Indonesia Open Super Series, Sabtu (26/6) setelah dikalahkan pemain Jepang, Sayako Sato.

Dalam pertandingan di Istora tersebut, ana menyerah dalam dau game 20-22 17-21 dalam 46 menit. Dalam pertandingan ini, Ana melakukan kesalahan yang mendasar terutama dalam pengaturan tempo permainan. Baik di game pertama dan kedua, ia unggul dengan cepat, sebelum akhirnya kedodoran dan kalah.

Ana secara mengejutkan lolos ke babak semifinal dengan antara lain menyingkirkan pemain Singapura, Fu Mingtian dan pemain seniornya, Maria Kristin Yulianti di babak perempatfinal, Jumat.

Di pertandingan Djarum Indonesia Open Super Series ini Ana menjadi pemain puteri Indonesia dengan prestasi tertinggi dan mengatasi pemain-pemain pelatnas termasuk Adriyanti Firdasari, Maria Febe Kusumastuti dan Maria Kristin Yulianti.

Sementara Sayako Sato yang tdiak diunggulkan lolos ke final dan akan menunggu pemenang semifinal lainnya antara unggulan 1 dari India, Saina Nehwal yang menghadapi unggulan 4, Eriko Hirose.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Djarum Indonesia Open Super Series : Untung Ada Hendra Setiawan

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 26, 2010


JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia meloloskan setengah wakilnya pada nomor ganda campuran setelah Hendra Setiawan yang berpasangan dengan pemain Rusia, Anastasia Russkikh, lolos ke final Djarum Indonesia Open Super Series, Sabtu (26/6/2010).

Pada babak semifinal di Istora GBK, Hendra Russkikh yang tidak diunggulkan menyingkirkan ganda Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun, 19-21, 21-13, 21-17. Hendra/Anastasia menyingkirkan unggulan keempat tersebut dalam 46 menit.

Lolosnya Hendra ke babak final menjadi hiburan setelah andalan Indonesia, Nova Widianto/Liliyana Natsir, yang diunggulkan di tempat pertama disingkirkan unggulan ke-3 asal Polandia, Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba. Nova/Butet menyerah dalam rubber game, 12-21, 21-16, 19-21 dalam 59 menit.

Dengan demikian, Hendra Setiawan/Anastasia Russkikh akan menghadapi Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba pada final ganda campuran Djarum Indonesia Open Super Series, Minggu.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Djarum Indonesia Open Super Series : Sony Siapkan Strategi Khusus

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 26, 2010


JAKARTA, KOMPAS.com – Tunggal putera Indonesia, Sony Dwi Kuncoro mengaku akan menggunakan strategi khusus menghadapi ungulan pertama asal Malaysia, Lee Chong Wei di babak semifinal Djarum Indonesia Open Super Series (DIOSS) 2010, Sabtu (26/6/2010).

“Di semifinal nanti saya akan main taktis,” sebutnya. “Main taktis itu main dalam posisi enak. Tidak main cepat-cepat, dan berusaha mengatur pengambalian bola. Jadi tidak asal saja,” papar pemain kelahiran Surabaya, 7 Juli 25 tahun silam.

Di dua pertemuan terakhir Sony memvatat rekor 2-0 atas Chong Wei yakni pada perempatfinal Singapore Open duapekan lalu dan perempat final Kejuaraan Dunia 2009. “Chong Wei itu memiliki stategi yang pintar dalam bermain. Dia bisa mengatur ritme, kapan harus bermain cepat dan kapan harus melambatkan tempo,” tandasnya.

Sony lolos ke semifinal dengan mengalahkan pemian veteran Malaysia, Wong Choong hann. Sementara Chong Wei menghentikan perlawanan pemain Jepang Kenichi Tgao.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Djarum Indonesia Open Super Series : Nova/Butet Hadapi Ganda Polandia

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 26, 2010


JAKARTA, Kompas.com – Unggulan pertama Nova Widianto/Liliyana Natsir akan menghadapi ganda Polandia, Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba di semifinal Djarum Indonesia Open, Sabtu (26/6).

Dalam pertandingan perempatfinal di istora Gelotra Bung Karno, Jumat (25/6), Nova/Butet bermain sempurna untuk menyingkirkan ganda campuran Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam. Nova/Butete mengalahkan unggulan delapan tersebut dalam dua game 21-16 21-14.

Menghadapi ganda Thailand ini, pasangan Indonesia langsung menekan dari awal. Butet mencoba memainkan irama dengan melancarkan netting atau pun drive yang jatuh di depan ganda Thailand. Sementara Nova lebih berperan sebagai “tukang gebuk” dengan smash-smash yang keras dan jatuh di pojok lapangan pemain Thailand.

Sementara ganda Polandia, Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba maju ke semifinal dengan menyingkirkan ganda muda Indonesia Fran Kurniawan/Pia Zebadiah dalam rubber game 16-21 23-21 21-15 dalam 50 menit.

Di semifinal lainnya, ganda gado-gado Hendra Setiawan/Anastasia Russkikh (Indonesia/Rusia) akan menghadapi ganda Korea, Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun. Unggulan tujuh ini membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan 2 asal Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl 21-17 21-16 dalam 30 menit.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Indonesia Open Super Series Nasehat Taufik Kepada Simon

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 26, 2010


JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah mengalahkan Simon Santoso di perempatfinal Djarum Indonesia Open, Jumat (25/6/2010),  Taufik Hidayat  memberi nasehat kepada pemain pelatnas Cipayung tersebut.

Taufik menilai Simon memiliki kelemahan yang kemungkinan berdampak buruk apabila tidak bisa diperbaiki. Dalam duel ketat berdurasai satu jam empat menit ini, Simon sempat mencuri kemenangan di game kedua. Namun sayang, pengalaman tetap menjadi faktor penentu dalam perang saudara ini.

“Dari hasil pertandingan rubber game ini memang bisa kelihatan Simon sebagai pemain muda cenderung terburu-buru. Konsentrasinya tidak bisa tahan sampai game ketiga, sehingga banyak kesempatan lewat bola-bola yang seharusnya mudah justru ngawur pengembaliannya,” papar Taufik.

Ayah dua anak ini melanjutkan, “Selain itu mental bermain di lapangan Simon juga masih tidak stabil terutama apabila ada tekanan. Padahal Simon itu berpotensi, dan akan menjadi harapan Indonesia di masa depan.” “Saya harap Simon bisa lebih tenang dalam bertanding dan bisa lebih maju ke depannya,” tandas Taufik.

Sementara Taufik mengatakan keberhasilannya lolos ke semifinal merupakan pembuktian dirinya masih bsia bersaing. “Ini sekaligus pembuktian kepada orang-orang yang sering meminta saya mundur,” kata Taufik yang baru saja memperoleh seorang putera.

Taufik mengaku tidak ingin menganggap remeh lawannya di semifinal, Nguyen Tien Minh. “Jangan dilihat karena dia dari Vietnam. Kalau bisa lolos ke semifinal, berarti dia pemain yang bagus.”

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Djarum Indonesia Open Super Series : Vita Makin Kompak dengan Saralee

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 26, 2010


JAKARTA, KOMPAS.com – Ganda puteri beda negara (Indonesia/Thailand) Vita Marisa/Saralee Thoungthongkam semakin tampil padu memasuki hari keempat penyelenggaraan Djarum Indonesia Open Super Series (DIOSS) 2010. Seusai menghempaskan unggulan tujuh ganda puteri asal Korea Selatan Ha Jung Eun/ Jung Eun Kyung diperempatfinal, Jumat (25/6/2010), Vita mengaku lebih kompak bermain bersama Saralee di ajang kedua mereka.

“Sekarang penampilan kami sudah lumayan. Sebelumnya kan saya lebih sering gonta-ganti pasangan,” kata Vita.

Pasangan Hendra AG di nomor ganda campuran ini pun menuturkan alasannya memilih Saralee sebagai pasangannya di DIOSS 2010. “Saya memilih dia (Saralee) karena dia banyak mengikuti kejuaraan super series sebelumnya. Defend-nya juga bagus dan membantu saya untuk menyerang terus,” pungkas Vita.

Di partai semifinal, Sabtu (26/5/2010), Vita/Saralee akan ditantang unggulan keempat asal Taiwan, Cheng Wen Hsing/Chen Chin. Cheng/Chen lolos ke semifinal setelah menyingkirkan ganda Indonesia Suci Rizki Andini/Delia Destiara Haris 21-12, 21-18, Kamis (24/6/2010).

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Indonesia Open Super Series : Taufik dan Sony di Semifinal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 26, 2010


JAKARTA, Kompas.com – Taufik Hidayat sekali lagi membuktikan dirinya masih terbaik di Indonesia. Di semifinal Djarum Indonesia Open ia menyingkirkan Simon Santoso.

Taufik yang kini sepenuhnya menjadi pemain profesional bermain konsisten untuk menyingkirkan Simon dalam pertandingan rubber game 21-14 13-21 21-13. Taufik menang dalam 1 jam 4 menit.

Pertandingan Simon dan Taufik berlangsung penuh emosi. Simon yang berusaha membuktikan dirinya mampu mengatasi seniornya bermain penuh ambisi. Pada game pertama Simon bahkan sempat memprotes keputusan hakim garis yang memutuskan bola pengembalian Taufik masuk.

Taufik sendiri justru memanfaatkan kesempatan ini dan mengembangkan tempo permainan yang diinginkannya. Ia memaksa Simon untuk berduel di depan net mau pun memancing Simon untuk melakukan smash-smash yang terkadang gagal.

Setelah merebut game pertama 21-14, Taufik kalah 13-21 di game kedua. Di game ketiga, Simon justru kembali terperangkap dalam irama permainan Taufik, sehingga akhirnya menyerah 13-21.

Di semifinal, Sabtu (26/6), Taufik akan menghadapi pemain Vietnam yang merupakan unggulan ketiga, Nguyen Tien Minh. Di perdelapan final, Nguyen menyingkirkan pemain Jepang, Sho Sasaki 21-14 21-15.

Sementara di partai semifinal lainnya, tunggal Sony Dwi Kuncoro akan menghadapi unggulan pertama, Lee Chong Wei. Sony maju ke semifinal dengan menyisihkan pemain veteran Malaysia, Wong Choong Hann 21-11 21-17. Sementara Chong Wei mengalahkan pemain Jepang, Kenichi Tago.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: