SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2010
    M T W T F S S
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Djarum Indonesia Open Super Series : Hendra/Anastasia Makin Percaya Diri

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 26, 2010


JAKARTA, KOMPAS.com — Pebulu tangkis cantik asal Rusia, Anastasia Russkikh, mengaku merasa semakin nyaman berpasangan dengan pemain Indonesia, Hendra Setiawan, pada Djarum Indonesia Open Super Series (DIOSS) 2010.

Padahal, Hendra/Anastasia terhitung masih baru di nomor ganda campuran. Ditambah lagi, Anastasia merupakan partner pertama bagi Hendra di nomor ganda campuran. “Saya merasa lebih nyaman. Hendra bermain bagus, dan saya senang. Rasa senang itu ternyata menambah rasa percaya diri saya dan membuat kami makin siap,” ungkap Anastasia.

Sejak awal pasangan beda negara ini menorehkan prestasi yang mengejutkan dengan mengalahkan beberapa pasangan unggulan turnamen. Mulai dari tampil gemilang pada babak kualifikasi, Hendra/Anastasia lantas menumbangkan pasangan Korea Selatan, Yoo Yeun Seong/Kim Min Jung, 21-15, 21-14, pada babak pertama, Rabu (23/6/2010).

Pada babak kedua, mereka juga membuat hasil mengejutkan dengan unggul dari unggulan keempat asal Thailand, Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchitchaikul 19-21 21-14 21-19, Kamis (24/6/2010).

Sayangnya, ganda gado-gado ini harus bertemu dan menang dari pasangan Indonesia, Muhammad Rizal/Debby Susanto 21-15, 18-21, 23-21 pada perempat final, Jumat (25/6/2010).

Terakhir dan yang paling mengagumkan, Hendra/Anastasia berhasil melaju ke babak final setelah menyingkirkan unggulan ketujuh asal Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun, dengan rubber game, 19-21, 21-13, 21-17, Sabtu (26/6/2010).

“Musuh saya saat ini tidak sekuat di pertandingan kemarin, walaupun porsi bermain Hendra lebih banyak daripada saya. Hendra bermain 70 persen, sedangkan saya 30 persen,” papar pasangan ganda putri, Ella Karachkova, ini selepas laga semifinal.

Sementara itu, Hendra justru mengaku bahwa kunci kemenangannya saat itu adalah bermain lepas. “Pertandingan tadi cukup memuaskan walau capek. Kami bisa main lepas justru karena kami tidak punya beban. Tekanan ada di mereka sebagai pemain unggulan, tadi kami hanya mencoba untuk main bagus saja,” ujar pemain kelahiran Pemalang, 24 Agustus 1984, ini.

Pembuktian Hendra/Anastasia belum berakhir. Mereka masih harus menghadapi laga pamungkas melawan unggulan ketiga asal Polandia, Robert Mateusak/Nadiezda Zieba, Minggu (27/6/2010). Pada semifinal, Robert/Nadiezda menghentikan langkah unggulan pertama Indonesia, Nova Widianto/Liliana Natsir, rubber game, 21-12, 16-21, 21-19.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: