SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2011
    M T W T F S S
    « May   Jul »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,677 other followers

Cheng Shao Chieh, Si Mungil Gesit dari Taipei

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 26, 2011


Jakarta – Atlet Taipei, Cheng Shao Chieh yang tersingkir di babak semifinal Djarum Indonesia Open (DIO) Premier Super Series mengakui bahwa dia sebetulnya adalah atlet selancar dan bulutangkis ini adalah hobinya.

Badannya memang tak setinggi Adrianti Firdasari, dan tak seatletis Yu Yang. Ia pun kerap memakai celana yang terlihat terlalu besar baginya. Tetapi hal itu tentu tak bisa menjadi pengukur di lapangan. Di sepanjang DIO 2011, ia menjadi salah satu pemain yang memberikan kejutan. Ia menyingkirkan Wang Shixian dan Liu Xin sebelum akhirnya terhenti ditangan Saina Nehwal.

“Saya mencoba untuk menampilkan permainan terbaik saya, tapi ya hari ini saya harus kalah,” papar Cheng.

Performanya di DIO ia utarakan sebagai sebuah acuan untuk dia bermain di Kejuaraan Dunia pada Agustus mendatang. Selain bulutangkis, ia pun mengakui tengah menggandrungi olah raga lain, atlet berusia 25 tahun itu tak tanggung-tanggung memilih surfing sebagai hobinya.

Cheng pun pernah turut berlaga di Djarum Badminton Super Liga pada bulan Februari lalu. Kala itu ia memperkuat tim PB Mutiara, penampilannya sebagai tunggal pertama klub asal Bandung itu mampu membawa PB Mutiara masuk ke jajaran empat besar. Selama di Djarum Superliga pun ia tak kehilangan satu pertandingan sekalipun.

“Iya saya mulai menekuni surfing dan sekarang saya baru menyadari bahwa surfing membantu stamina saya bertanding, makanya saya kemarin bisa mengalahkan dua tunggal China,” ujarnya.

Cheng memang cukup dekat dengan Indonesia, ia pun memiliki teman dekat. Greysia Polii adalah salah satu rekannya, ia pun terdengar fasih mengucapkan kata terima kasih saat menyudahi jumpa pers bersama para pewarta ibu kota. Dan disambut ucapan sama-sama dan tepuk tangan dari para jurnalis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: