SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    July 2011
    M T W T F S S
    « Jun   Aug »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for July, 2011

Djarum Sirkuit Nasional : Makassar Undang Malaysia dan Singapura

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 30, 2011


MAKASSAR, Kompas.com – Panitia pelaksana memutuskan mengundang perwakilan klub Malaysia dan Singapura untuk meramaikan kejuaraan Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) di Makassar, 17-22 Oktober 2011.

Panitia Pelaksana Sirnas Makassar Haruna Hamid, di Makassar, Jumat (29/7/11), menjelaskan, keputusan mengundang kedua negara ASEAN tersebut tak lain sebagai upaya lebih meningkatkan kualitas kejuaraan.

“Untuk sementara ini baru dua negara tersebut yang kami undang. Untuk undangannya sendiri kami akan kirimkan lewat faksilime, mudah-mudahan mereka bersedia hadir,” jelasnya.

Selain Malaysia dan Singapura, pihak panitia juga mengundang sejumlah klub bulu tangkis dari berbagai wilayah seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Maluku, Papua serta sejumlah provinsi di Sulawesi.

“Kami sudah siapkan ratusan undangan dan segera dikirimkan. Kami yakin pelaksanaan Sirnas di Makassar akan lebih meriah,” katanya.

Haruna menambahkan, pada kejuaraan Sirnas Makassar nanti pihaknya telah menargetkan sekitar 700 peserta. Target itu diyakini bisa terpenuhi mengingat kejuaraan nanti merupakan turnamen terbuka.

Pada pelaksanaan Sirnas tahun 2009 di Makassar, jumlah peserta tercatat mencapai kurang lebih 1.000 peserta. Dari seluruh peserta juga hadir beberapa atlet dari luar negeri seperti Amerika.

“Jika melihat animo masyarakat pada pelaksaan sirnas 2009 lalu, tentu kami sangat yakin target tersebut sangat realistis. Kami juga cukup yakin jumlahnya akan lebih besar dari yang diperkirakan,” jelasnya.

Sirnas 2011 diselenggarakan di sembilan tempat di antaranya, Jakarta (regional I), Bandung (regional II), Tegal (regional III), Surabaya (regional IV), Bengkulu (regional V), Pangkal Pinang (regional VI), Balikpapan (regional VII), Bali (regional VIII) serta Makassar untuk regional IX.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Li-Ning Singapore International Series 2011 : Hebat, Lukhi/Kevin singkirkan Ulin/Ricky

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 30, 2011


Bulutangkis.com – Pasangan ganda putra taruna PB Djarum, Lukhi Apri Nugroho/ Kevin Sanjaya Sukamuljo secara mengejutkan menyingkirkan ganda putra pelatnas, Muhammad Ulinnuha/ Ricky Karandasuwardi pada babak semifinal Li-Ning Singapore International Series 2011 yang berlangsung di Woodland Sports Hall, Singapura kemarin (Jumat, 29/07/11) .

Lukhi/Kevin harus berjuang tiga game untuk menakklukan Ulin/Ricky selama lima puluh menit dengan skor 21-18, 16-21, 21-18. Sebelumnya pada pertandingan babak perempat final pagi harinya, Lukhi/ Kevin menyingkirkan ganda putra senior dari Malaysia yang merupakan unggulan delapan, Chan Chong Ming/Lee Wan Wah 24-22, 15-21, 21-11.

Kemenangan ini mengantarkan Lukhi/ Kevin melangkah ke babak final hari ini menghadapi ganda putra pelatnas lainnya, Putera Agrippina Primarahmanto/ Gideon Marcus Fernaldi yang berhasil menaklukkan ganda putra Indonesia asal PB Djarum yang menjadi unggulan enam, Prabudita Dandi/ Jansen Jones Ralfy 16-21, 21-17, 22-20.

Sayang langkah Lukhi Apri Nugroho di nomor ganda campuran berpasangan dengan Ririn Amelia yang baru menjuarai Badminton Asia Youth U-19 Championships 2011 harus terhenti di babak perempat final. Lukhi/ Ririn terjegal oleh pasangan ganda campuran Malaysia unggulan empat, Tan Aik Quan/ Lai Pei Jing 14-21, 16-21.

Ganda campuran Indonesia lainnya dari PB Jaya Raya, Putra Eka Rhoma/ Aris Budiharti juga mengalami nasib yang sama terhenti di babak perempat final saat menghadapi ganda campuran Malaysia unggulan tiga, Ab Latif Mohd Razif/ Anacelly Amelia Alicia 8-21, 11-21.

Satu-satunya harapan Indonesia di nomor ganda putri lewat pasangan Anggia Shitta Awanda/ Shela Devi Aulia pupus di tangan ganda putri Malaysia unggulan enam, Lee Mean Yean/ Chow Mei Kuan. Anggia/ Shela harus mengakui keunggulan Lee/Chow dua game langsung 16-21, 9-21.

Wisnu Yuli Prasetyo pebulutangkis Indonesia asal Pelatnas membuka peluang untuk meraih gelar juara setelah berhasil menapak babak final hari ini. Di babak semifinal kemarin Wisnu Yuli menekuk tunggal putra India unggulan enam, Anup Sridhar lewat pertarungan tiga game 21-10, 18-21, 21-14. Sebelumnya di babak perempat final Wisnu Yuli, menaklukkan tunggal putra India lainnya, B Sai Praneeth 21-13, 19-21, 21-8. (*)

Hasil Pertandingan Atlit Indonesia Hari Jumat (29/07/11)
Ganda Putra:
Babak Perempatfinal:
– Sukamuljo Kevin Sanjaya/Nugroho Lukhi Apri vs Chan Chong Ming/Lee Wan Wah [8] 24-22, 15-21, 21-11
– Ulinnuha Muhammad/Karandasuwardi Ricky vs Teo Ee Yi/Heg Nelson Wei Kiat 21-7, 21-13
– Prabudita Dandi/Jansen Jones Ralfy [6] vs Angriawan Berry/Adianto Rahmat 21-18, 20-22, 21-17
– Putera Agrippina Primarahmanto/Gideon Marcus Fernaldi vs Indrianto Didit Juang/Jordan Praveen 21-11, 21-16
Babak Semifinal:
– Sukamuljo Kevin Sanjaya/Nugroho Lukhi Apri vs Ulinnuha Muhammad/Karandasuwardi Ricky 21-18, 16-21, 21-18
– Putera Agrippina Primarahmanto/Gideon Marcus Fernaldi vs Prabudita Dandi/Jansen Jones Ralfy [6] 16-21, 21-17, 22-20

Ganda Campuran:
Babak Perempatfinal:
– Tan Aik Quan/Lai Pei Jing [4][MAS] vs Nugroho Lukhi Apri/Amelia Ririn 21-14, 21-16
– Ab Latif Mohd Razif/Anacelly Amelia Alicia [3][MAS] vs Rhoma Putra Eka/ Budiharti Aris 21-18, 21-11

Ganda Putri:
Babak Perempatfinal:
– Lee Mean Yean/Chow Mei Kuan [6][MAS] vs Awanda Anggia Shitta/Aulia Shela Devi 21-16, 21-9

Tunggal Putra:
Babak Perempatfinal:
– Prasetyo Wisnu Yuli vs B Sai Praneeth [IND] 21-13, 19-21, 21-8
– Sridhar Anup [6] [IND] vs Subagja Riyanto 20-22, 21-14, 21-7
Babak Semifinal:
– Prasetyo Wisnu Yuli vs Sridhar Anup [6] [IND] 21-10, 18-21, 21-14

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

BWF World Ranking Top 100 : Peringkat Atlit Indonesia 28 Juli 2011

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 30, 2011


Bulutangkis.com – Taufik Hidayat juara dunia 2005 bersama 23 atlit bulutangkis Indonesia lainnya akan mengikuti kejuaraan dunia yang berlangsung pada tanggal 8 – 14 Agustus 2011 di London, Inggris. Lolosnya 23 atlit bulutangkis Indonesia ini berdasarkan peringkat pebulutangkis dunia yang dikeluarkan Badminton World Federation pada tanggal 28 April 2011.

Di nomor tunggal putra Taufik Hidayat yang berada di peringkat 3 akan ditemani Simon Santoso pada peringkat 9 dan Dionysius Hayom Rumbaka peringkat 18 dunia. Sedangkan di tunggal putri, dua wakil Indonesia, Adriyanti Firdasari (23) dan Lindaweni Fanetri (25) berhasil lolos.

Markis Kido/ Hendra Setiawan (6) menjadi salah satu harapan Indonesia di nomor ganda putra untuk mengulang sukses yang mereka torehkan di Kuala Lumpur, Malaysia tahun 2007. Bersama Kido/Hendra dua tiket menjadi milik pasangan Mohammad Ahsan/ Bona Septano (9) dan Alvent Yulianto Chandra/ Hendra Aprida Gunawan (10).

Di nomor ganda putri tiga pasang pebulutangkis Indonesia berhak tampil di London dua pekan mendatang. Pasangan Greysia Polii/ Meiliana Jauhari (9) akan ditemani pasangan Vita Marissa/ Nadya Melati (21) dan Della Destiara Haris/ Suci Rizky Andini (23).

Liliyana Natsir kali ini akan mencoba mengulang sukses yang dicapainya tahun 2005 dan 2007 bersama Nova Widianto meraih gelar juara dunia. Kali ini Liliyana Natsir akan berpasangan dengan Tantowi Ahmad yang memiliki peringkat 15 saat dilakukan undian. Selain Tantowi/ Liliyana, Indonesia akan diwakili tiga ganda campuran lainnya yang akan turun bertarung merebut gelar juara yaitu, Fran Kurniawan/ Pia Zebadiah Bernadeth (14), Muhammad Rijal/ Debby Susanto (17) dan Markis Kido/ Lita Nurlita (23).

Setelah tiga bulan berlalu beberapa peringkat pebulutangkis kita mengalami perubahan. Berikut peringkat dunia berdasarkan rilis yang dikeluarkan Badminton World Federation (BWF) pada hari Kamis, 28 Juli 2011. (*)

Top 100 Peringkat Atlit Indonesia 28 Juli 2011
Tunggal Putra :
4. (4) Taufik Hidayat
14. (14) Simon Santoso
22. (22) Dionysius Hayom Rumbaka
23. (25) Tommy Sugiarto
29. (29) Alamsyah Yunus
68. (66) Sony Dwi Kuncoro
89. (93) Indra Bagus Ade Chandra
99. (81) Andre Kurniawan Tedjono

Tunggal Putri :
26. (26) Adriyanti Firdasari
31. (30) Aprilia Yuswandari
32. (35) Fransiska Ratnasari
38. (38) Maria Febe Kusumastuti
40. (40) Lindaweni Fanetri
90. (71) Ana Rovita
99. (95) Maria Kristin Yulianti

Ganda Putra:
6. (6) Markis Kido/Hendra Setiawan
7. (7) Mohammad Ahsan/Bona Septano
8. (8) Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan
22. (21) Angga Pratama/Rian Agung Saputra
38. (38) Yohanes Rendy Sugiarto Yohanes/Afiat Yuris Wirawan
52. (52) Fernando Kurniawan/ Wifqi Windarto
59. (59) Luluk Hadiyanto/ Candra Wijaya
71. (72) Robert Blair [SCO] / Flandy Limpele
93. (93) Rian Sukmawan/Yonathan Suryatama Dasuki
95. (76) Agripina Prima Rahmanto/ Ricky Karanda Suwardi
97. (95) Uki Kasah Yoga/Joko Riyadi [SIN/INA]

Ganda Putri :
7. (7) Greysia Polii/ Meiliana Jauhari
14. (14) Vita Marissa/ Nadya Melati
40. (40) Della Destiara Haris/ Suci Rizky Andini
41. (37) Imawan Gebby Ristiyani/ Nuraidah Tiara Rosalia
46. (45) Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari
56. (56) Anneke Feinya Agustin/ Annisa Wahyuni
59. (59) Lita Nurlita/ Saralee Thoungthongkam [INA/THA]
82. (92) Komala Dewi/Jenna Gozali
88. (91) Shendy Puspa Irawati/ Nitya Krishinda Maheswari
92. (107) Komala Dewi/Keshya Nurvita Hanadia
100. (76) Dwi Agustiawati/ Ayu Rahmasari

Ganda Campuran :
2. (2) Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir
9. (9) Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet
15. (15) Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa
19. (19) Muhammad Rijal/Debby Susanto
23. (23) Nova Widianto/ Vita Marissa
40. (39) Markis Kido/Lita Nurlita
61. (61) Hendra Setiawan [INA]/ Anastasia Russkikh [RUS]
70. (70) Nova Widianto/Liliyana Natsir
71. (62) Okvana Viki Indra/Gustiani Sari Megawati
74 (75) Muhammad Rizky Delynugraha/Richi Dili Puspita
89. (78) Irfan Fadhilah/ Weni Anggraini
96. (76) Tri Kusumawardana/Nadya Melati

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Li-Ning Singapore International Series 2011 : Lukhi/Ririn Melaju ke Babak Perempatfinal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 29, 2011


Bulutangkis.com – Pasangan ganda campuran Indonesia, Lukhi Apri Nugroho/ Ririn Amelia juara Badminton Asia Youth U-19 Championships 2011 melangkah ke babak perempat final Singapore International Series 2011 yang berlangsung di Woodland Sports Hall, Singapura hari ini (Jumat, 29/07/11) .

Lukhi/Ririn ganda campuran PB Djarum ini akan menghadapi ganda campuran unggulan empat dari Malaysia, Tan Aik Quan/ Lai Pei Jing. Sebelumnya pada pertandingan babak kedua kemarin malam, Lukhi/ Ririn menaklukkan unggulan tujuh dari Thailand, Ampunsawan Wannawat/ Kitiharakul Chonticha 22-20, 21-13, sebelumnya pada pertandingan babak pertama pagi hari Lukhi/ Ririn meraih kemenangan mudah atas ganda campuran Kazakhstan, Kravchenko Viktor/ Suleyeva Karina 21-5, 21-8.

Satu ganda campuran Indonesia lainnya, Putra Eka Rhoma/ Aris Budiharti melangkah ke babak perempat final menghadapi ganda campuran Malaysia lain yang merupakan unggulan tiga, Ab Latif Mohd Razif/ Anacelly Amelia Alicia. Langkah Putra Eka/ Aris ke perempat final dengan menaklukkan ganda campuran Korea, Kang Dong Ho/ Kim Young Rang 21-15, 21-19 di babak kedua, dan ganda campuran Malaysia, Ong Calvin Jia Hong/ Chow Mei Kuan 12-21, 21-17, 21-15.

Di nomor tunggal putri Indonesia gagal meloloskan wakilnya setelah Rizki Amelia satu-satunya wakli yang lolos ke babak kedua takluk di tangan pebulutangkis India, Pusarla Venkata Sindhu 12, 21, 9-21. Sementara empat tunggal putri lainnya, Melicia Kurniawan, Nadhir Maziyyah, Pangersa Putri Muthia Testu dan Dian Fitriani gagal di babak pertama.

Riyanto Subagja dan Wisnu Yuli Prasetyo menjadi harapan Indonesia untuk meraih gelar juara di nomor tunggal putra setelah keduanya meraih kemenangan di babak ketiga kemarin. Riyanto Subagja kemarin meraih kemenangan atas pebulutangkis tuan rumah Singapura, Adi Andrianus Prasojo 21-12, 21-14, dan hari ini akan menghadapi pebulutangkis India unggulan enam, Anup Sridhar. Sedangkan Wisnu Yuli setelah menaklukkan pebulutangkis Malaysia, Mohd Ismail Muhd Syawal 21-11, 21-12 juga akan menghadapi pebulutangkis India, B Sai Praneeth. (*)

Hasil Pertandingan Atlit Indonesia Hari Kamis (28/07/11)
Ganda Campuran:
Babak Pertama:
– Lee Jae Jin/Kim Shin Young [KOR] vs Adnan Fauzi/ Permatasari Devi Tika 21-8, 21-13
– Tan Aik Quan/Lai Pei Jing [4][MAS] vs Eko Alfian/Wulan Sri 21-18, 21-17
– Jorda Praveen/Wijaya Gloria Emanuelle vs Karunathilaka Lasitha Menaka/Hettiarachchige Renu Chandrika [5][SRI] 21-17, 7-21, 21-13
– Tan Wee Gieen/Lee Mean Yean [MAS] vs Faisal Hafidz/Aulia Shela Devi 22-20, 23-21
Babak Kedua:
– Nugroho Lukhi Apri/Amelia Ririn vs Ampunsawan Wannawat/Kitiharakul Chonticha [7] 22-20, 21-13
– Chrisnanta Danny Bawa/Neo Yu Yan Vanessa [1] [SIN] vs Anhar Andhika/ Hanadia Keshya Nurvita 21-16, 21-17
– Rhoma Putra Eka/ Budiharti Aris vs Kang Dong Ho/Kim Young Rang [KOR] 21-15, 21-19
– Low Juan Shen/Chin Kah Mun [MAS] vs Jordan Praveen/Wijaya Gloria Emanuelle 21-16, 10-21, 21-18

Tunggal Putra:
Babak Kedua:
– Prasetyo Wisnu Yuli vs Ayub Nur Muhd Azryin [MAS] 21-14, 21-16
– Subagja Riyanto vs Krishnan Yongendran [4] [MAS] 21-15, 21-16
– Huang Chao [9] [SIN] vs Siswanto 21-12, 21-19
– Gonansa Robin [5] [SIN] vs Agus Senatria Retired
– Shon Seung Mo [KOR] vs Adnan Fauzi 19-21, 21-14, 21-15
Babak Ketiga:
– Prasetyo Wisnu Yuli vs Mohd Ismail Muhd Syawal [MAS] 21-11, 21-12
– Subagja Riyanto vs Adi Andrianus Prasojo [15] [SIN] 21-12, 21-14

Tunggal Putri:
Babak Pertama:
_ Gu Juan [1] [SIN] vs Kurniawan Melicia 21-17, 21-11
– Moue Emi [JPN] vs Nadhir Maziyyah 21-10, 21-15
– Malvinne Ann Venice Alcala [6][Phi] /Pangersa Putri Muthia Testu 21-13, 21-15
– Amelia Rizki vs Cheah Lydia Li Ya [MAS] 21-18, 16-21, 21-18
– P C Thulasi [IND] vs Fitriani Dian 21-13, 21-19
Babak Kedua:
– Pusarla Venkata Sindhu [IND] vs Amelia Rizki 21-12, 21-9

Ganda Putri:
Babak Pertama:
– Awanda Anggia Shitta/Aulia Shela Devi vs Kim Shin Young/Jeong Su Jeong [KOR] 21-15, 21-12
– Shimozaki Aya/Moue Emi [JPN] vs Oktaviani Melati Daeva/ Amelia Ririn [3] 21-14, 21-14
– Amelia Rizki/ Wulan Sri vs Ho Yen Mei/Lim Yin Fun [MAS] 21-18, 21-17
– Julrattanamanee Chanida/Chuthabunditkul Rodjana [8] [THA] vs Permatasari Devi Tika/Hanadia Keshya Nurvita 21-15, 24-22
– Tee Jing Yi/ Saniru Sannatasah vs Budiharti Aris/Fitriani Dian 14-21, 23-21, 21-19
– Komori Miki/Miyoshi Nao [2] [JPN] Wijaya Gloria Emanuelle/Rosmini Khaeriah 21-16, 14-21, 21-1
Babak Kedua:
– Awanda Anggia Shitta/ Aulia Shela Devi vs Xing Ai Yin/Chen Jiayuan [1][SIN] 14-21, 21-18, 21-18
– Julrattanamanee Chanida/Chuthabunditkul Rodjana [8][THA] vs Amelia Rizki/ Wulan Sri 18-21, 22-20, 21-18

Ganda Putra:
Babak Pertama:
– Sukamuljo Kevin Sanjaya/Nugroho Lukhi Apri vs Peter Gabriel Magnaye/ Philip Joper Escueta 18-21, 21-13, 21-19
– Chan Chong Ming/ Lee Wan Wah [8][Mas] vs Sholihuddin M. Allan/Ardianto Nur Wahid 21-17, 21-16
– Anhar Andhika/Nugroho Hendra Setyo vs Hong In Pyo/ Lee Jae Jin {KOR] 22-20, 21-19
– Ulinnuha Muhammad/Karandasuwardi Ricky vs Ong Soon Lee Gerald/Ngo Yi Chye 21-13, 21-16
– Adistia AndreiRusdianto Christopher vs Kinalsal Felix/ Susanto Rizky 21-9, 20-22, 21-19
– Prabudita Dandi/ Jansen Jones Ralfy [6] vs Kang Dong Ho/ Heo Hoon Hoi 19-21 21-11 21-14
– Angriawan Berry/Adianto Rahmat vs Adi Andrianus Prasojo/Gonansa Robin 21-10 21-14
– Putera Agrippina Primarahmanto/Gideon Marcus Fernaldi vs Isriyanet Tinn/Ampunsawan Wannawat 22-20, 21-19
– Indrianto Didit Juang/Jordan Praveen vs Tan Wee Tat/Tan Yip Jiun [MAS] 21-19, 21-15
– Yew Hong Kheng/Ow Yao Han [MAS] vs Faisal Hafidz/Rhoma Putra Eka 21-16, 18-21, 21-19
Babak Kedua:
– Sukamuljo Kevin Sanjaya/Nugroho Lukhi Apri vs Soong Joo Ven/Ayub Nur Muhd Azryin [MAS] 21-16, 21-18
– Chan Chong Ming/Lee Wan Wah [8][Mas] vs Anhar Andhika/Nugroho Hendra Setyo 21-11, 21-15
– Ulinnuha Muhammad/ Karandasuwardi Ricky vs Ong Calvin Jia Hong/Tan Wee Gieen [MAS] 21-16, 21-12
– Teo Ee Yi/Heg Nelson Wei Kiat [MAS] vs Adistia Andrei/ Rusdianto Christopher 21-19, 17-21, 21-19
– Prabudita Dandi/Jansen Jones Ralfy [6] vs Singh Jagdish/Low Juan Shen [MAS] 21-17, 21-19
– Angriawan Berry/Adianto Rahmat vs Nguyen Hoang Nam/Huynh Nguyen Khang [MAS] 21-6, 21-8
– Putera Agrippina Primarahmanto/Gideon Marcus Fernaldi vs Narkthong Nuttaphon/Buranakruea Watchara [THA] 21-17, 22-20
– Indrianto Didit Juang/JordN Praveen vs Yew Hong Kheng/Ow Yao Han [MAS] 16-21, 23-21, 21-16

Hasil Pertandingan Atlit Indonesia Hari Rabu (27/07/11)
Ganda Campuran:
Babak pertama:
– Anhar Andhika/Hanadia Keshya Nurvita vs Kurose Takatoshi/Yokoyama Megumi [JPN] 21-10, 21-15
– Nugroho Lukhi Apri/Amelia Ririn vs Kravchenko Viktor/Suleyeva Karina [KAZ] 21-5, 21-8
– Rhoma Putra Eka/Budiharti Aris vs Ong Calvin Jia Hong/Chow Mei Kuan [MAS] 12-21, 21-17, 21-15
Tunggal Putra:
Babak Pertama:
– Lim Fang Yang [13] [MAS] vs Marteen Andre 21-16, 21-18
– Subagja Riyanto vs Le Ha Anh [VIE] 21-18, 18-21, 21-13
– Prasetyo Wisnu Yuli vs Sebastien Bourbon [FRA] 21-13, 21-17
– Siswanto vs Goh Giap Chin 21-16, 23-21
– Saw Weng Jun [MAS] vs Alexander Bobby Walkover
– Agus Senatria vs Soong Joo Ven 24-22, 26-24, 21-17
– Adnan Fauzi vs Azad Yara [IRA] Walkover
– Verma Sourabh [8] [India] vs Hermansyah 18-21, 21-16, 21-12.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | 1 Comment »

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis : Hayom Bakal Lewati Jalan Terjal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 29, 2011


SEMARANG, Kompas.com – Jalan terjal akan dilalui pebulu tangkis pelatnas, Dionysius Hayom Rumbaka, pada Kejuaraan Dunia di Arena Square, London, Inggris, 8-14 Agustus 2011. Jika pada babak pertama dia lewati hadangan pemain Finlandia, Ville Lang, maka Hayom harus siap-siap bertemu pemain nomor satu Malaysia, Lee Chong Wei.

Ketua PB Djarum Kudus, Yoppy Rosimin, mengatakan, dirinya optimistis Hayom bisa mengalahkan Ville Lang. Tetapi menurutnya, Hayom jangan dulu berpikir tentang Chong Wei, yang diperkirakan bisa mengalahkan tunggal putra Thailand, Saensomboonsuk Tanongsak.

“Saya berharap Hayom berpikir satu-satu dulu, pertama lawan Ville kemudian kalau menang baru berpikir untuk menghadapi Lee Chong Wei,” katanya, Kamis (28/7/11).

Ville Lang yang kini menempati peringkat 45 dunia tersebut pernah dikalahkan Andre Kurniawan Tedjono pada kejuaraan bulu tangkis “Russian White Nights” dengan tiga game 21-16,20-22, dan 21-14.

Sementara itu, berdasarkan tournamentsoftware.com, Taufik Hidayat yang diunggulkan di tempat keempat bakal bertemu Rodrigo Pacheco Carrilo (Peru). Jika menang, di babak kedua Taufik bakal bertemu pemenang antara Derek Wang Zi Liang dari Singapura melawan Wacha Przemyslaw dari Polandia.

Pemain Indonesia lainnya, Simon Santoso, yang menjadi unggulan ke-13 bakal bertemu Martins Pedro (Portugal) pada babak pertama. Jika menang akan bertemu pemenang antara Petr Koukal (Republik Ceko) melawan Dmytro Zavadsky (Ukraina).

Pada nomor tunggal putri, Adriyanti Firdasari bakal menghadapi Magee Chice pada babak pertama. Jika menang, akan menantang Yip Pui Yin (Hongkong), yang mendapat bye pada babak pertama. Sementara Lindaweni Fenetri harus melewati hadangan Tatjana Bibik (Rusia) di babak pertama, sebelum bertemu unggulan kesembilan dari Jerman, Juliane Schenk, yang mendapat bye.

Pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis ini, pebulu tangkis pelatnas asal PB Djarum Kudus yang turun selain Hayom, adalah Muhammad Ahsan yang berpasangan dengan Bona Septano (ganda putra), Meliana Jauhari berpasangan dengan Greysia Polii (ganda putri). Kemudian Tantowi Ahmad berpasangan dengan Lilyana Natsir, Fran Kurniawan berpasangan dengan Pia Zebadiah, dan pasangan Muhammad Rijal/Debby Susanto (ganda campuran).

Ahsan/Bona yang diunggulkan di tempat ketujuh mendapat bye pada babak pertama dan bertemu pemenang antara Careme Baptiste/Grosjean Sylvain di babak kedua. Sedangkan pasangan Meliana/Greysia yang unggulan kedelapan mendapat bye pada babak pertama dan bertemu pemenang antara Anastasia Chervaykova/Maria Korobeyinkova melawan Neslihan Kilic/Neslihan Yigit pada babak kedua.

Pada nomor ganda campuran, pasangan Tantowi/Lilyana yang diunggulkan di tempat kedua mendapat bye pada babak pertama. Mereka menunggu pemenang antara Cereme Baptiste/Laura Choinet melawan Sam Magee/Chice Magee.

Kemudian pasangan Muhammad Rijal/Debby Susanto bertemu Mads Pieler Kolding/Julie Houman pada babak pertama. Jika menang bakal menantang unggulan 14, Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba yang mendapat bye pada babak pertama.

Pasangan Fran/Pia yang unggulan kesembilan mendapat bye pada babak pertama dan bertemu pemenang antara Stilian Makaraski/Diana Dimova melawan Fang Min Chieh/Wang Rong Pei pada babak kedua.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Lilik Sudarwati : ‘’Atlit Harus Cerdas’’

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 28, 2011


Bulutangkis.com – Lilik Sudarwati, S.Psi mantan atlit pelatnas seangkatan Susy Susanti, Alan Budikusuma, Ardy B. Wiranata, Ricky Subagja yang kini menjadi Kasubid Psikologi di PB PBSI tak ketinggalan berbagi pengalaman dalam seminar bulutangkis ‘’Peran Pendidikan Dalam Membangun Prestasi Bulutangkis Indonesia’’ dalam menyambut kejuaraan bulutangkis FISIP UI Open Badminton Championship 2011 di Kampus FISIP UI Depok, pekan lalu.

Sebagai mantan pebulutangkis yang menimba ilmu psikologi di FISIP UI, Lilik Sudarwati menyampaikan bahwa seorang atlit harus memiliki sikap percaya diri, motivasi, konsentrasi, penetapan sasaran dan mampu mengatasi stres yang timbul. Untuk mampu memiliki sikap-sikap tersebut tentunya seorang atlit harus memiliki kecerdasan.

Bulutangkis sebagai olahraga cepat dengan gerakan-gerakan atau pukulan-pukulan yang bersambung tentunya menuntut anak-anak untuk bisa mencerna instruksi-instruksi pelatihnya dengan benar. Jika tidak mampu mencerna dan menyerap instruksi pelatih tentunya program kepelatihan tidak bisa berjalan sempurna dan tidak menghasilkan prestasi bagi si anak yang berlatih.

‘’Saat ini ada orang tua yang merelakan anaknya pada usia dini untuk tidak bersekolah hanya karena kecapean berlatih bulutangkis pagi siang sore,’’ ungkap Lilik Sudarwati.

Latihan bulutangkis ada waktu efektifnya dalam sehari, tidak melulu harus berlatih bulutangkis terus seharian. Perlu ditambah dengan pendidikan untuk membentuk dan membangun daya nalar anak. Olahraga bulutangkis membutuhkan kemampuan memecahkan masalah ‘problem solving’ saat bermain di lapangan yang menuntut kecerdasan.

Lilik Sudarwati yang semasa kecilnya mengenal Rudy Hartono, Maestro bulutangkis Indonesia juara All England delapan kali menyampaikan bahwa Rudy Hartono tetap bersekolah dan meraih prestasi di bangku selolah disamping berlatih bulutangkis. Semasa di pelatnas, Lilik Sudarwati dan Susy Susanti masih sempat bersekolah ke Ragunan.

‘’Pada usia dini sekolah sangat dibutuhkan sebagai sarana mengembangkan kecerdasan,’’ ungkap Lilik Sudarwati yang telah menyusun buku ‘Mental Juara, Modal Atlet Berprestasi’.

Pertama kecerdasan intelegensi berupa kemampuan intelektual anak dalam berpikir, mengetahui dan memecahkan masalah. Kedua, kecerdasan emosional berupa kemampuan memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustasi, mengandalkan dorongan hati. Dan ketiga, kecerdasan spiritual berupa kemampuan seseorang untuk menghadapi dan memecahkan masalah yang berhubungan dengan nilai, batin dan kejiwaan.

‘’Anak sebagai manusia adalah mahluk sosial yang perlu berinteraksi. Dan sekolah merupakan salah satu wahana berinteraksi. Sekolah penting bagi anak,’’ sekali lagi Lilik Sudarwati menekankan pentingnya sekolah bagi anak-anak. (*)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

SEA Games XXVI 2011 : Awal Agustus, Penentuan Tim Inti

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 27, 2011


SURABAYA, KOMPAS.com — Sebanyak 20 pebulu tangkis putra dan putri terbaik yang menjadi bagian dari tim inti menghadapi SEA Games XXVI 2011 akan ditetapkan Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia pada awal Agustus mendatang.

Sekretaris Jenderal PB PBSI Yacob Rusdianto kepada wartawan di Surabaya, Selasa (26/7/2011), menjelaskan, saat ini terdapat 16 pemain putra dan 16 pemain putri yang masih bergabung dalam Program Indonesia Emas (Prima).

“Sekarang jumlahnya masih 150 persen dan awal Agustus sudah harus ditetapkan menjadi 100 persen, yakni masing-masing 10 pemain putra dan 10 pemain putri,” katanya seusai membuka Kejurprov Bulu Tangkis Jatim 2011.

Yacob menegaskan, pemain yang direkrut menjadi tim inti SEA Games tidak hanya yang kini bergabung di Pelatnas Cipayung, tetapi juga mantan pemain pelatnas. Kebijakan serupa juga telah dilakukan PB PBSI dalam menghadapi beberapa event besar, seperti Asian Games 2010 dan Piala Sudirman 2011 di China.

“Untuk memperkuat tim Merah Putih, tidak ada lagi istilah pelatnas atau non-pelatnas, tetapi mereka semua adalah pemain terbaik Indonesia,” ujarnya.

Pada SEA Games 2011, tim bulu tangkis ditargetkan KONI bisa menyumbang minimal empat medali emas. Jumlah itu sama dengan yang diraih Indonesia pada SEA Games 2009 melalui nomor beregu putra, tunggal dan ganda putra, serta ganda campuran.

Yacob menilai target itu cukup realistis karena tingkat persaingan yang cukup ketat dengan sejumlah negara lain, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.

“Saya tidak mau menyebut dari nomor apa saja peluang mendapatkan empat medali emas itu karena semua nomor peluangnya sama,” tambahnya.

Beberapa pemain yang hampir dipastikan masuk tim inti SEA Games, antara lain Simon Santoso, Dionysius Hayom Rumbaka, Tantowi Ahmad, Lindaweni Fanetri, Lilyana Natsir, Greysia Polii, Mohammad Ahsan, Markis Kido, dan Hendra Setiawan.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Yonex Canada Open Grand Prix 2011 : Taufik Gagal Hadang Zwiebler

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 26, 2011


Bulutangkis.com – Taufik Hidayat kali ini harus puas menjadi runner-up setelah ditaklukkan tunggal putra Jerman, Marc Zwiebler pada babak final Canada Open Grand Prix 2011 yang berlangsung di Richmond, Vancouver, Kanada pada hari Minggu (24/07/11) atau Senin pagi di Jakarta (25/07/11).

Dalam pertandingan yang berlangsung dalam waktu 39 menit, Taufik yang menjadi unggulan satu harus mengakui keunggulan Marc Zwiebler dalam pertarungan dua game 13-21, 23-25.

Bagi Taufik kekalahan pada turnamen berhadiah total USD 50.000 ini merupakan kekalahan kedua dari Zwiebler dalam dua pekan ini. Pekan lalu Taufik kandas di tangan Zwiebler pada babak perempat final Yonex OCBC US Open Grand Prix Gold 2011 juga dalam pertarungan dua game 16-21, 13-21.

Kemenangan Zwiebler ini menjadi gelar kedua Jerman pada turnamen kali ini. Sebelumnya di nomor ganda campuran pasangan Jerman, Michael Fuchs/ Birgit Michels yang menjadi unggulan dua, meraih gelar juara setelah menaklukkan unggulan satu dari China Taipei, Hung Ling Chen/ Wen Hsing Cheng 21-10, 23-21.

Di nomor tunggal putri, pebulutangkis China Taipei, Cheng Shao Chieh unggulan satu meraih gelar juara dengan menaklukkan pebulutangkis Perancis unggulan dua, Pi Hongyan 21-15, 21-11.

China dan Korea berbagi gelar juara pada nomor ganda putri dan ganda putra. Pasangan ganda putri China, Cheng Su/ Yixin Bao menekuk unggulan satu dari China Taipei, Chen Wen Hsing/ Chien Yu Chin 21-13, 23-21. Sedangkah ganda putra Korea, Ko Sung Hyun/ Lee Yong Dae Lee menaklukkan ganda putra China, Liu Xiaolong/ Qiu Zihan 21-18, 21-16. (*)

Hasil Pertandingan babak final (Minggu, 24/07/11)
Ganda Campuran:
– Michael Fuchs/Birgit Michels [2][GER] vs Hung Ling Chen/ Wen Hsing Cheng [1][TPE] 21-10, 23-21
Tunggal Putra:
– Marc Zwiebler [2][GER] vs Taufik Hidayat [1] 21-13, 25-23
Tunggal Putri:
– Shao Chieh Cheng [1] [TPE] vs Hongyan Pi [2][FRA] 21-15, 21-11
Ganda Putri:
– Shu Cheng/Bao Yixin [CHN] vs Wen Hsing Cheng/Yu Chin Chien [1][TPE] 21-13, 23-21
Ganda Putra:
– Sung Hyun Ko/Yong Dae Lee [5][KOR] vs Xiaolong Liu/Zihan Qiu [6][CHN] 21-18, 21-16

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Pelatnas Hanya Kebagian Satu Gelar

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 25, 2011


SURABAYA, KOMPAS.com — Pasangan Della Destiara Haris/Suci Rizki Andini menyumbang satu-satunya gelar untuk elatnas Cipayung pada turnamen “Victor Indonesia International Challenge 2011” di Surabaya, Minggu (24/7/2011) malam.

Pada laga final ganda putri di GOR Sudirman Surabaya, pasangan pelatnas yang menempati unggulan kedua itu menumbangkan Devi Tika Permatasari/Keshya Nurvita Hanadia dengan skor 21-16, 21-16.

Prestasi yang ditorehkan pelatnas Cipayung pada Indonesia Challenge kali ini lebih buruk dibanding tahun 2010 yang mampu membawa pulang tiga gelar juara. “Memang hasilnya tidak sebaik tahun lalu, tetapi kami tidak terlalu kecewa karena turnamen ini juga menjadi ajang pemantapan kemampuan pemain. Pesaingnya pun cukup berat,” kata Sekretaris Jenderal PB PBSI Yacob Rusdianto seusai penutupan turnamen.

Pada Indonesia Challenge 2010, pelatnas Cipayung sukses merebut tiga gelar yang semuanya dari nomor ganda. Sementara itu, pada tahun ini, dua ganda putra harus kandas di semifinal, sedangkan ganda campuran tidak mengirimkan wakil.

Untuk tunggal putri, pelatnas hanya meloloskan satu wakilnya, Renna Suwarno, sampai babak empat besar dan dua pemain tunggal putra, yakni Wisnu Yuli dan Shesar Hiren, juga terhenti di perempat final. “Saya yakin tim pelatih sudah memiliki catatan penampilan semua pemain untuk evaluasi,” kata Yacob.

Pada turnamen berhadiah total 15.000 dollar AS ini, tuan rumah merebut empat gelar. Satu gelar lainnya di nomor tunggal putri menjadi milik pemain India, Sindhu PV. Pebulu tangkis berusia 16 tahun ini menumbangkan unggulan teratas sekaligus juara Indonesia Challenge 2009, Fransiska Ratnasari, dengan skor 21-16, 21-11.

Dari nomor tunggal putra, Tommy Sugiarto, yang bertanding dengan menahan rasa sakit di pergelangan kaki kanannya, sukses menundukkan juara bertahan Alamsyah Yunus 21-15, 13-21, 21-15.

Sempat mendapatkan perawatan medis pada set ketiga saat tertinggal 8-11, putra mantan juara dunia Icuk Sugiarto itu mampu bangkit untuk menyamakan skor 11-11, kemudian menghunjamkan beberapa kali smes keras yang menghasilkan angka. “Mestinya saya terus menekan di set ketiga, tetapi justru Tommy yang balik menekan,” kata Alamsyah.

Berikut hasil lengkap final Indonesia Challenge 2011:
1. Tunggal putri: Sindhu PV (India) v Fransiska Ratnasari 21-16, 21-11

2. Tunggal putra: Tommy Sugiarto v Alamsyah Yunus 21-15, 13-21, 21-15

3. Ganda putri: Della Destiara Haris/Suci Rizki Andini v Devi Tika Permatasari/Keshya Nurvita Hanadia 21-16, 21-16

4. Ganda Putra: Rendra Wijaya/Rian Sukmawan v Ow Yao Han/Tan Wee Kiong (Malaysia) 21-13, 19-21, 21-16

5. Ganda campuran: Andhika Anhar/Keshya Nurvita Hanadia v Rendra Wijaya/Maria Elfira Christina 21-15, 21-19

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Kejurcab Bulutangkis Piala Walikota Medan 2011 : PB Indocafe Juara Umum

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 25, 2011


Bulutangkis.com – PB Indocafe keluar sebagai juara umum pada Kejuaran Cabang (Kejurcab) Bulutangkis memperebutkan Piala Walikota Medan yang berlangsung pada 19-23 Juli 2011 di Gedung PBSI Sumut Jalan Williem Iskandar/Pancing Medan. PB Indocafe merebut 11 gelar juara dari 15 nomor pertandingan yang digelar.

Menurut Ketua Panitia yang juga merupakan Ketua Pengcab PBSI Medan Drs Ahmad Thamrin seperti yang kami kutip dari harian Sumut Pos (Rabu, 13/7), bahwa Kejurcab ini digelar sebagai wahana pencarian bibit muda dan berbakat yang akan dibina secara berkesinambungan sebelum diturunkan pada Kejurda mendatang.

Sementara menurut Edi Ruspadi, salah seorang orang tua atlit yang menyaksikan kejuraan ini menyampaikan bahwa wajar PB Indocafe keluar sebagai juara umum. ‘’PB Indocafe lebih konsisten dan komit dalam pembinaan dan latihan,’’ jelas Edi Ruspandi yang merupakan ayahanda Bayu Pangisthu seorang pebulutangkis muda PB Indocafe yang kini telah berada di PB Djarum memperoleh beasiswa bulutangkis. Dan pada tahun ini juga, salah seorang atlit kelas pemula PB Indocafe, Wiranto kembali menyusul jejak Bayu Pangisthu meraih beasiswa bulutangkis dari PB Djarum.

‘’Namun demikian saat ini untuk atlit-atlit muda di Medan khususnya di usia dini perkembangan sudah cukup merata. PB-PB lain juga sudah memperlihatkan peningkatan yang baik,’’ tambah Edi Ruspandi.

Hal senada juga diungkapkan Nurhayati, mantan atlit putri PB Djarum yang kini menjadi pelatih di PB Malibu Medan. ‘’Benar di PB Malibu terlihat banyak atlit-atlit muda yang menonjol,’’ papar Nurhayati kepada Bulutangkis.com.

Lebih jauh Nurhayati yang juga ikut memoles Wiranto sebagai pelatih privat memaparkan bahwa kendala klub-klub kecil seperti PB Malibu adalah pada biaya, tidak semua atlit berasal dari keluarga mampu, sehingga pada saat beranjak dewasa mereka pada pindah klub yang bisa membiayai mereka. (*)

Hasil Kejurcab Piala Walikota Medan 2011
Tunggal Usia Dini Putra :
1. M.Bagus Prawira (PB Griya)
2. Bobby (PB Pendawa)
3. Daniel (PB.USU)
3. Mahmud F. (PB Malibu)
Tunggal Usia Dini Putri :
1. Ayu Sekar (PB Indocafe)
2. Cynthia (PB Indocafe)
3. Dinda S. (PB Angsapura)
3. Tri Intan (PB Alfaka)
Tunggal Anak – Anak Putra :
1. M.Fadlan (PB Angsapura)
2. Arya K. (PB Malibu)
3. Dicky (PB Shamrock)
3. Viorel (PB Indocafe)
Tunggal Anak – Anak Putri :
1. Adelia (PB Shamrock)
2. Nabihun (PB Indocafe)
3. Fanisa (PB Angsapura)
3. Nadia (PB Griya)
Tunggal Pemula Putra :
1. Yufi (PB Indocafe)
2. Andreansyah (PB Griya)
3. Wiranto (PB Indocafe)
3. Alfen (PB Angsapura)
Tunggal Pemula Putri :
1. Adisty (PB Indocafe)
2. Devi (PB Shamrock)
3. Nia A. (PB Malibu)
3. Vinka (PB Malibu)
Tunggal Remaja Putra :
1. M.Taufik H. (PB Indocafe)
2. Subanto (PB Gelora)
3. Wisnu W. (PB Shamrock)
3. Thomas (PB Angsapura)
Tunggal Remaja Putri :
1. Anggi M. (PB Indocafe)
2. Dewi Sinta (PB Indocafe)
3. Yuli (PB Angsapura)
3. Lela (PB Shamrock)
Tunggal Taruna Putra :
1. Danang (PB Indocafe)
2. Ibang (PB Indocafe)
3. Fajar (PB Angsapura)
3. Ramadil (PB Angsapura)
Tunggal Taruna Putri :
1. Afni Fadila (PB Indocafe)
2. Ayu Desi (PB Indocafe)
3. Santa Y. (PB Waringin)
3. Leni A.(PB Angsapura)
Tunggal Dewasa Putra :
1. Herdianto (PB Indocafe)
2. Lucas A. (PB Angsapura)
3. Reza (PB Angsapura)
3. Hendrat (PMJ)
Ganda Remaja Putra :
1. M.Taufik / Yufi (PB Indocafe )
2. Subanto / Erick (PB Gelora)
3. Joko / Hengly (PB Griya / PB Gelora)
3. M.Rizky / Thomas (PB Angsapura)
Ganda Remaja Putri :
1. Ayu Desi / Afni (PB Indocafe)
2. Dewi S. / Anggi (PB Indocafe)
3. Lela / Devi (PB Shamrock)
3. Shindy / Adisti (PB Indocafe)
Ganda Taruna Putra :
1. Ibang / Danang (PB Indocafe)
2. Andika / Hendrat (STMIK TIME / PMJ)
3. Arianto / Arya (STMIK TIME)
3. Dery / Fajar (PB Angsapura)
Ganda Dewasa Putra :
1. Agung / Husni (PB Angsapura)
2. Handy Boy / Reza (PB Angsapura)
3. Lucas / Tobias (PB Angsapura)
3. Herdianto / Teguh (PB Indocafe)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: