SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    March 2012
    M T W T F S S
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Achmad Rivai, Atlet Yang Juga Pegawai

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on March 23, 2012


Bulutangkis.com – Achmad Rivai selama ini kita kenal sebagai atlet bulutangkis. Tapi tahukah anda bahwa ia tercatat sebagai pegawai Bank Babel Sumsel yang selalu ia sandang di setiap laga Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) tak terkecuali di Palembang tahun ini.

Saat namanya dipanggil panitia pertandingan, gemuruh GOR Dempo Jakabaring Sport City sekejap bergema. Tak aneh, karena kantor pusat tempatnya bekerja memang ada di kota yang terkenal dengan pempeknya ini. Rivai tercatat menjadi pegawai sejak pertengahan tahun 2010 lalu, ia pun mempersembahkan gelar Djarum Sirnas pertama di tahun 2011 lalu, saat ia menjadi juara di Jakarta.

Ia mengaku nyaman berada disana. Ia beranggapan kantornya tempat bekerja itu masih terus mendukung karir bulutangkisnya. ”Betah, karena saya masih boleh berlatih, dan betul-betul didukung untuk turun di berbagai kejuaraan,” ujarnya.

Rivai memang tidak ke kantor seperti kebanyakan karyawan. Ia mulai masuk pukul 13.00 sampai pukul 17.00, dan ia pun berkantor di kantor cabang yang berada di Jakarta.

”Saya ke kantor siang, karena pagi saya diberi waktu untuk latihan,” lanjutnya.

Ia pun tak khawatir jika harus keluar kota. Jika turnamen, ia lantas tak dihitung sebagai bolos kerja tapi justru dinas. ”Kejuaraan itu dihitungnya dinas, jadi saya tidak bolos bekerja,” pungkasnya.

Ternyata untuk menjadi atlet, tak berarti harus berhenti dari profesi lainnya bukan? Selamat berjuang Vai! (Djarumbadminton.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: