SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    July 2013
    M T W T F S S
    « Jun   Aug »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for July, 2013

Rexy Mainaky: “Candra benar-benar mendedikasikan hidupnya untuk bulutangkis”

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 30, 2013


Bulutangkis.com – Peraih gelar juara dunia 1997 dan emas Olimpiade Sydney 2000, Candra Wijaya memberikan dorongan motivasi kepada tim ganda putra Pelatnas Cipayung. Suntikan ini makin mempertebal semangat pemain yang akan bertanding pada Kejuaraan Dunia di China.

Candra perlu memberikan dorongan semangat agar skuad ganda putra dan tim bulutangkis Indonesia mampu mengukir hasil maksimal dalam kejuaraan yang akan digelar di Tianhe Indoor Gymansium, di Guangzhou, 5-11 Agustus.

Pasukan ganda putra Indonesia yang akan tampil ke kejuaraan bergengsi terdiri dari empat pasangan. Mereka adalah Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Angga Pratama/Rian Agung Saputro, Markis Kido/Alvent Yulianto, dan Hendra Aprida Gunawan/Yonathan Suryatama Dasuki.

“Acara ini saya gelar semata-mata untuk memberikan tambahan semangat dan motivasi agar pemain-pemain ganda putra Indonesia nanti mampu mengukir hasil maksimal dengan menjadi juara dunia,” kata Candra, dalam acara sekaligus buka puasa di salah satu restoran seafood, di kawasan Jakarta Barat, Minggu (28/7).

Selain kedua pasangan asal Pelatnas, hadir pula para pemain ganda Pelatnas Cipayung, Kabid Binpres PP PBSI Rexy Mainaky, pelatih ganda, serta pemain-pemain di akademi Candra Wijaya International Badminton Centre.

Menurut Rexy, acara yang digelar Candra sangat positif. Mungkin, inilah untuk kali pertama ada dukungan dari mantan pemain. Kegiatan ini pasti juga akan memberikan tambahan semangat kepada para pemain ganda putra yang akan berlaga ke Guangzhou nanti.

“Salut buat Candra. Dia benar-benar mendedikasikan hidupnya untuk bulutangkis. Dukungan ini pasti akan menambah semangat juang bagi pemain untuk bertarung habis-habisan di Kejuaraan Dunia nanti,” sebut Rexy.

Hal ini diakui oleh Hendra Setiawan. Menurutnya, dukungan langsung dari para legenda hidup bulutangkis Indonesia, pasti akan membuat dirinya dan kawan-kawan makin termotivasi di Guangzhou nanti.

“Kami makin mantap saja setelah mendapat dukungan langsung dari para juara. Ada keinginan kuat saya dan kawan-kawan untuk berusaha keras tampil semaksimal mungkin,” sebut Hendra Setiawan.

Menurut pelatih Herry Iman Pierngadi, acara-acara dukungan ini sangat bermanfaat bagi pemain. Anak asuhannya pasti akan makin termotivasi dan optimistis bisa tampil terbaik.

“Terima kasih buat Candra yang telah menggelar kegiatan ini. Dukungan ini tentu makin membuat persiapan pemain makin siap,” tutur Herry.

Pada kesempatan sama, Candra juga merilis akan digelarnya kejuaraan khusus ganda putra bertajuk 5th Yonex-Sunrise Men’s Doubles Championships Presented by Candra Wijaya yang akan digelar pada 21-24 Agustus 2013 di GOR Asia-Afrika, Senayan, Jakarta. Pada gelaran ini diperebutkan, hadiah sebesar 25 ribu dolar AS.

Dipertandingkan kelompok umur mulai di bawah umur 13, 15, 17, 19, dewasa, dan veteran gabungan usia 85 tahun. Sejumlah negara kuat bulutangkis Asia diundang untuk mengikuti kejuaraan ini. (*)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Ricky Kembali Berduet dengan Rexy

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 28, 2013


2015264ricky780x390JAKARTA, Kompas.com – Ricky Soebagdja kembali akan ‘berduet’ dengan mantan pasangan mainnya, Rexy Mainaky. Jika dulu pasangan yang dijuluki Double R ini menjadi penghuni Pelatnas Cipayung, kini tiba saatnya Ricky dan Rexy mengurusi Pelatnas Cipayung.
 
Dalam menjalankan tugasnya sebagai Kasubid Pelatnas, Ricky akan banyak berkolaborasi bersama Rexy yang menduduki posisi Kabid Pembinaan dan Prestasi. Mengacu pada struktur organisasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Kasubid Pelatnas berada satu payung dibawah bidang Pembinaan dan Prestasi.
 
“Sebagai Kasubid Pelatnas, saya bertanggung jawab mengurus atlet, pelatih, asrama, sampai staf yang ada di Pelatnas Cipayung. Pekerjaan saya akan banyak bersinggungan dengan Rexy, misalnya proses atlet masuk pelatnas sampai pengiriman atlet ke turnamen” kata Ricky yang bersama Rexy mengibarkan Merah Putih di ajang Olimpiade Atlanta 1996 dengan meraih medali emas.
 
Ricky juga menyebutkan bahwa ia telah menyiapkan sejumlah program kerja. Adapun program-program tersebut belum dapat dibeberkannya, akan tetapi Ricky menyebutkan bahwa banyak hal-hal non teknis pada atlet yang harus dibenahi, ia juga akan menanamkan nilai-nilai kedispilinan yang lebih kuat di lingkungan Pelatnas Cipayung.
 
“Pelatnas ini tempat untuk mencetak juara, jadi tiap atlet harus memiliki orientasi juara. Kedisiplinan itu mutlak” tegasnya sepert5i dikutip badmintonindonesia.
 
Ketika ditanya soal kolaborasinya dengan Rexy, Ricky mengaku optimis dapat seiring sejalan. Apalagi, Ricky bukan setahun dua tahun mengenal Rexy, keduanya sudah pernah melewati masa-masa senang dan susah bersama ketika menjadi pasangan main.
 
“Tentunya senang sekali bisa ‘duet’ lagi dengan Rexy. Saya sudah tahu Rexy itu orangnya seperti apa, dia sangat bertanggung jawab penuh pada tugasnya dan fokus pada prestasi. Saya memiliki keyakinan pada Rexy, dia juga banyak berpengalaman di luar negeri” tutur Ricky yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubid Humas dan Sosial Media PBSI.
 
Sebelumnya, posisi Kasubid Pelatnas diduduki oleh mantan pelatih Ricky dan Rexy yaitu Christian Hadinata. Kini Christian dipercayai untuk mengemban tugas yang memiliki cakupan lebih luas yaitu Staff Ahli Pendidikan dan Pelatihan. Sementara posisi Kasubid Humas dan Sosial Media kini dipimpin oleh Yuni Kartika.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Tim SEA Games Tanpa Liliyana/Tontowi

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 24, 2013


JAKARTA, KOMPAS.com — Ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, batal berlaga di SEA Games 2013. Jadwal SEA Games 2013 yang ternyata jatuh bersamaan dengan turnamen BWF Super Series Finals 2013 membuat Tontowi/Liliyana harus menjatuhkan pilihan pada turnamen BWF tersebut.

BWF Super Series Finals 2013 akan berlangsung pada 11-15 Desember 2013, sementara SEA Games 2013 cabang olahraga bulu tangkis akan dimainkan pada 10-14 Desember 2013.

”Tontowi/Liliyana akan mengikuti BWF Super Series Finals karena pemain yang absen di turnamen ini akan mendapatkan sanksi. Sebagai penggantinya, Riky Widianto/Richi Puspita Dilli akan masuk tim SEA Games bersama Muhammad Rijal/Debby Susanto,” ujar Ricky Soebagdja, Kepala Bidang Humas Humas dan Sosial Media PBSI yang juga Manajer Tim SEA Games Indonesia, seperti dikutip badmintonindonesia.

Perubahan komposisi pemain juga terjadi di tunggal putra dan ganda putra. Tommy Sugiarto yang kini berada di ranking kedua daftar peringkat super series juga kemungkinan besar harus bermain di BWF Super Series Finals yang akan berlangsung pada 11-15 Desember 2013 mendatang.

Pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan pun demikian, posisi mereka di tim inti SEA Games 2013 akan digantikan dengan pasangan ganda putra baru, Ricky Karanda Suwardi/Berry Angriawan.

Berikut daftar tim bulu tangkis Indonesia di SEA Games 2013:

Tunggal putra
Dionysius Hayom Rumbaka dan Wisnu Yuli Prasetyo

Tunggal putri
Linda Wenifanetri dan Bellaetrix Manuputty

Ganda putri
Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dan Tiara Rosalia Nuraidah/Gebby Ristiyani Imawan

Ganda putra
Angga Pratama/Rian Agung Saputro dan Ricky Karanda Suwardi/Berry Angriawan

Ganda campuran
Muhammad Rijal/Debby Susanto dan Riky Widianto/Richi Puspita Dilli

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Arya Peringkat Dua Dunia Yunior

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 21, 2013


Bulutangkis.com – Pasca Asia Junior Championships 2013, terjadi perubahan besar-besaran pada peringkat dunia yunior yang di rilis badan bulutangkis dunia, BWF Kamis (18/07) lalu. Arya Maulana Aldiartama menjadi pemain Indonesia dengan peringkat tertinggi. Ia menempati peringkat kedua di nomor ganda putra.

Arya bertahan di peringkat atas setelah ia bersama Kevin Sanjaya menembus babak semifinal Asia Junior Championships 2013. Namun bagi Arya yang tahun sebelumnya menjuarai Asia Junior Championships 2012 bersama Edi Subaktiar, peringkat ini merupakan penurunan satu tingkat. Sebelumnya Arya bertengger di peringkat satu dunia sejak 20 September 2012. Posisi nomor satu dunia sendiri di pegang sang juara Asia Junior Championships 2013 asal China Liu Yuchen. Lonjakan drastik buat pemain tirai bambu itu karena sebelumnya berada di posisi ke-15.

Pasangan Arya di Asia Junior Championships 2013, Kevin Sanjaya menempati peringkat kesembilan. Kevin mengalami penurunan peringkat dari sebelumnya di peringkat ketiga. Kevin sendiri sempat menempati peringkat satu dunia periode 16 Agustus -13 September 2012. Namun baik Arya maupun Kevin berkesempatan meraih kembali posisi terbaik dunia bila mampu menjadi yang terbaik di ajang World Junior Championships 2013 pada akhir Oktober mendatang.

Pemain Indonesia lainnya yang menempati peringkat 10 besar dunia yunior adalah Hana Ramadhini. Pemain yang terhenti dibabak 16 besar Asia Junior Championships 2013 ini, bergeser peringkat dari nomor dua menjadi nomor lima di tunggal putri. Runner up Asia Junior Championships 2013, Busanan Ongbumrungpan dari Thailand, berhasil menempati posisi puncak dunia yunior dari sebelumnya berada di posisi keempat. Sementara sang juara Asia Junior Championships 2013, Aya Ohori dari Jepang hanya mampu menaikkan posisinya ke peringkat tiga dari sebelumnya peringkat tujuh. Peringkat kedua ditempati rekannya Nozomi Okuhara yang turun tahta dari peringkat nomor wahid.

Pemain-pemain yunior Indonesia lainnya belum mampu menembus posisi 10 besar. Mereka tentunya harus segera mengejar kenaikan peringkat agar mendapat posisi unggulan pada ajang World Junior Championships 2013 mendatang. Salah satu turnamen yang menyediakan poin cukup tinggi adalah Tangkas Specs Junior Open Championships pada 26-31 Agustus 2013. Para pemain yunior Indonesia seharusnya mencatat prestasi tinggi di turnamen ini. (HK/pbdjarum.org)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Empat Atlet Bulu Tangkis Ikut Asian Youth Games

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 19, 2013


JAKARTA, Kompas.com – Jonatan Christie, Muhammad Bayu Pangisthu, Ruselli Hartawan dan Fitriani akan ambil bagian di ajang Asian Youth Games 2013. Keempat pemain muda ini akan berlaga di Nanjing, Cina, pada 16-24 Agustus 2013.

Asian Youth Games 2013 ini merupakan ajang multi sports yang dilangsungkan empat tahun sekali dengan tujuan mempererat komunikasi dan pertukaran diantara pemuda-pemudi di kawasan Asia, menyebarkan Olympic Spirit untuk mendorong mereka untuk lebih aktif berpartisipasi dalam olahraga, kebudayaan dan kegiatan pendidikan serta gaya hidup sehat.

Perhelatan ini merupakan yang kedua setelah tahun 2009 lalu Asian Youth Games sukses dilangsungkan di Singapura. Sebanyak 45 negara dan 3000 atlet (usia 14-17 tahun) dan ofisial, tercatat menghadiri event ini.

Bulu tangkis merupakan satu dari 16 cabang yang akan dimainkan. Bertempat di Nanjing Sport Institute Gymnasium, bulu tangkis akan memainkan tiga nomor saja yaitu tunggal putra, tunggal putri dan ganda campuran.

“Nomor ganda putra dan ganda putri memang tidak akan dimainkan. Pemain kita akan bermain rangkap, Jonatan kemungkinan akan dipasangkan dengan Fitriani, sementara Bayu dengan Ruselli. Pertimbangan pemilihan pemain selain segi usia adalah kualitas dari pemain-pemain tersebut” kata Christian Hadinata, mantan Kasubid Pelatnas yang kini menjabat sebagai Staf Ahli bagian Pendidikan dan Pelatihan ini seperti dikutip badmintonindonesia.

Sementara itu, para pemain terpilih mengaku senang mendapat kesempatan mewakili Indonesia di ajang ini. Apalagi sebagai pemain muda, mereka bisa menimba pengalaman sebelum nantinya terjun ke level yang lebih tinggi seperti Asian Games dan Olimpiade.

“Saya senang bisa membawa nama Indonesia di ajang multi event, ini adalah pengalaman pertama buat saya. Kesempatan ini harus kami manfaatkan sebaik-baiknya. Soal target pasti inginnya yang terbaik yaitu gelar juara, tapi kami ingin fokus satu demi satu pertandingan dulu” ujar Ruselli, pemain kelahiran Jakarta, 27 Desember 1997 ini.

Ruselli, Bayu dan Fitriani merupakan anggota tim inti Indonesia pada ajang Asia Junior Championships 2013 lalu. Sementara Jonatan baru saja membuat kejutan dengan menjadi juara di kelas tunggal putra dewasa pada kejuaraan Prim-A Indonesia International Challenge 2013.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

24 Atlet Muda Lolos Audisi Umum 2013 PB Djarum

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 15, 2013


image.phpAudisi Umum 2013 yang telah berlangsung di GOR Jati telah membuahkan hasil. Lebih dari 1000 peserta yang mendaftar baik online maupun offline, 44 orang yang berhasil masuk ke karantina selama 1 minggu.

Selama 1 minggu tersebut, pengujian terus berlangsung. Pelatih terus memperhatikan baik dari konsistensi dan semangat mereka berlatih, hingga keseharian mereka terus dimonitor dengan seksama.

Akhirnya setelah proses karantina tersebut, telah diputuskan sebanyak 13 atlet muda putra dan 11 atlet muda putri berhasil lolos untuk mengikuti pelatihan PB Djarum dengan masa percobaan selama 1 tahun.

Berikut ini adalah nama-nama ke-24 atlet muda tersebut yang berhasil masuk PB Djarum:

PUTRA

Putra

PUTRI

Putri

Bagi ke-24 atlet muda di atas, diharapkan sudah berada di Kudus pada hari Minggu, 11 Agustus 2013 dengan membawa:

1.Akte kelahiran asli
2.STTB SD asli
3.STTB TK asli
4.Fotocopy KK
5.Surat pindah klub
6.Surat pindah Pengkab
7.Surat pindah Pengprov (untuk klub di luar Jawa Tengah)

Selamat kepada para atlet. Terus berlatih dan berjuang demi mewujudkan impian menjadi atlet nasional yang mampu mengharumkan nama Indonesia.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Singkirkan Busanan, Ohori Aya Rebut Gelar Juara

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 15, 2013


Bulutangkis.com – Tunggal putri Jepang, Ohori Aya akhirnya membawa pulang gelar juara setelah menaklukkan andalan Thailand, Ongbamrungphan Busanan lewat pertarungan rubber game 21-11, 16-21, 21-13 di partai final Asia Junior Championships 2013 yang berlangsung di Likas Indoor Stadium, Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia hari Minggu (14/07) siang.

Aya yang menempati unggulan tiga berhasil unggul lebih awal di game pertama. Namun di game kedua Aya harus mengakui keunggulan Busanan yang menempati unggulan satu. Game ketiga Aya kembali menemukan bentuk permainannya di game pertama dan merebut game ketiga untuk membawa pulang gelar juara.

Pada nomor tunggal putra, gelar juara milik Malaysia lewat pebulutangkisnya Soo Teck Zhi. Kemenangan Teck Zhi diraih atas pebulutangkis Korea Selatan, Jin Jeon Hyuk lewat pertarungan rubber game 21-17, 13-21, 21-15.

China gagal membawa pulang tiga gelar juara setelah pasangan ganda campuran China, Yuchen Liu/ Dongping Huang tak berhasil meraih kemenangan. Pasangan China, Yuchen Liu/ Dongping Huang menyerah kepada ganda Korea Selatan, Sol Kyu Choi/Yoo Jung Chae 11-21, 21-19, 13-21.

Dua gelar juara lainnya pada nomor ganda putri dan ganda putra telah menjadi milik China setelah terjadi final sesama wakil China. Pasangan ganda putri Dongping Huang/ Yifan Jia meraih gelar juara dengan menekuk pasangan Qingchen Chen/ Jiaxin He 21-19, 21-16.

Sedangkan gelar juara di ganda putra menjadi milik pasangan Junhui Li/ Yuchen Liu yang mengalahkan pasangan Kaixiang Huang/ Siwei Zheng 21-15, 21-14. Sebelumnya di partai semifinal pasangan Junhui/Yuchen ini menghentikan satu-satu wakil Indonesia yang tampil di semifinal, Arya Maulana Aldiartama/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Kali ini Indonesia harus pulang dengan tangan kosong. Tahun lalu Arya yang berpasangan dengan Edi Subaktiar membawa pulang gelar juara. (*)

Hasil final Asia Junior Championships 2013 (Individual) hari Minggu (14/07):
Ganda campuran :
– Sol Kyu Choi/Yoo Jung Chae [1][KOR] vs Yuchen Liu/Dongping Huang [2][CHN] 21-11, 19-21, 21-13
Tunggal putri :
– Ohori Aya [3][JPN] vs Ongbamrungphan Busanan [1][THA] 21-11, 16-21, 21-13
Tunggal putra :
– Soo Teck Zhi [5][MAS] vs Jeon Hyuk Jin [9][KOR] 21-17, 13-21, 21-15
Ganda putri :
– Dongping Huang/Yifan Jia [CHN] vs Qingchen Chen/Jiaxin He [4][CHN] 21-19, 21-16
Ganda putra :
– Junhui Li/Yuchen Liu [7][CHN] vs Kaixiang Huang/Siwei Zheng [CHN] 21-15, 21-14

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Arya/Kevin Terhenti di Semifinal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 14, 2013


Bulutangkis.com – Satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di babak semifinal Asia Junior Championships 2013 harus terhenti. Arya Maulana Aldiartama/ Kevin Sanjaya Sukamuljo ditaklukkan ganda putra Cina, Li Junhui/ Liu Yuchen dengan skor 16-21, 12-21.

Pertandingan ini sempat diwarnai insiden yang kurang mengenakkan. Sebanyak empat kali service Arya/Kevin dinyatakan fault oleh hakim servis. Hal ini tampaknya sangat mengganggu konsentrasi pasangan ganda putra andalan Indonesia ini.

“Kami sangat terganggu dengan kejadian ini, mainnya jadi tambah nggak enak. Kami jadi mikirin servis terus karena takut salah, jadi tidak siap dengan pengembalian lawan. Menurut saya lawan tidaklah berbahaya, kalau main normal kami yakin menang,” kata Kevin sambil tertunduk lesu.

Arya/Kevin mengaku sangat menyesali kekalahan ini. Maklum saja, sebagai unggulan pertama mereka sangat berharap bisa pulang membawa gelar juara ke Tanah Air. Apalagi, Arya/Kevin menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa.

“Saya pribadi merasa kesal sekali. Sejak di pertandingan beregu, servis judge ini selalu menyalahkan servis saya. Tadi waktu siap-siap masuk lapangan, saya sempat kepikiran kenapa service judge nya dia lagi? Saya sampai tanya sama dia bagaimana servis yang benar, tapi dia tidak menjawab,” ujar pemain kelahiran Banyuwangi, 2 Agustus 1995 ini.

Arya/Kevin memang tampil di bawah top performance mereka, begitu banyak bola-bola yang sebenarnya tidak terlalu sulit, tak mampu dikembalikan.

“Tentunya kami sangat kecewa dengan hasil ini. Arya/ Kevin secara teknis jelas lebih unggul, pasangan Cina ini tidaklah berbahaya, mereka hanya lebih safe saja. Karena beberapa kali disalahkan servisnya, Arya jadi grogi dan Kevin fokusnya terganggu. Apalagi mereka pemain junior yang masih belum banyak pengalaman soal ini,” kata Chafidz Yusuf, pelatih ganda putra.

“Sebagai pelatih kami pun tahu mana serve yang salah, jika salah pasti kami akan ingatkan kepada pemain untuk membetulkan servisnya. Bahkan pelatih Cina tadi juga mengatakan ke saya bahwa ini seharusnya tidak boleh terjadi. Sangat disayangkan bahwa faktor non teknis yang bukan datang dari kita, tapi dari luar dan mempengaruhi penampilan di lapangan. Ini akan kami jadikan catatan supaya bisa mempersiapkan diri lebih baik lagi jelang World Junior Championships nanti,” tambah Chafidz.

Dengan demikian, Indonesia gagal mempertahankan pencapaian tahun lalu dengan satu gelar. Sebelumnya, Arya meraih gelar di Asia Junior Championship 2012 bersama Edi Subaktiar. (badmintonindonesia.org)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | 1 Comment »

Ahsan Hendra ke Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 11, 2013


2320120owik-butet-h5-wc13-15a780x390GUANGZHOU, KOMPAS.com — Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan lolos ke final BWF World Championships atau Kejuaraan Dunia 2013, di Guangzhou, China, setelah mengalahkan ganda andalan China, Cai Yun/Fu Haifeng, 21-19, 21-13 dalam waktu 35 menit, Sabtu (10/8/2013).

Ahsan/Hendra tak hanya menghadapi Cai/Fu, tapi juga para penonton di Tian-He Indoor Gymnasium yang memberi dukungan penuh pada jagoan mereka.

Ahsan/Hendra terus tertinggal sebelum akhirnya bisa menyamakan skor, 17-17. Tak ingin kehilangan game, ganda Indonesia bermain taktis dan menyelesaikan game ini dengan 21-19.

Cai/Fu kembali unggul di awal game kedua. Tapi Ahsan/Hendra bisa membalikkan keadaan, lebih cepat dari game sebelumnya. Setelah menyamakan angka tujuh sama, Ahsan/Hendra unggul 11-7, dan akhirnya menutup game ini dengan 21-17.

Kemenangan atas juara Olimpiade 2012 tersebut membawa Ahsan/Hendra ke final. Mereka akan menghadapi pemenang antara ganda senior Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, dan Kim Ki-jung/Kim Sa-rang dari Korea.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Ruselli, Fitriani dan Jayanti Melaju Ke Babak Kedua

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on July 11, 2013


Bulutangkis.com – Tiga tunggal putri Indonesia yang berlaga di babak pertama nomor perorangan Asia Junior Championships 2013, Fitriani, Ruselli Hartawan dan Jayanti Intan Dwi melaju ke babak kedua setelah meraih kemenangan di Likas Indoor Stadium, Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia hari ini (Rabu, 10/07).

Ruselli Hartawan memastikan diri ke babak kedua usai menekuk Riya Mukherjee dari India dua game langsung 21-7, 21-15 hanya dalam waktu 18 menit.

“Lawan hari ini sepertinya memang masih dibawah saya. Tapi saya belum puas karena merasa tampil maksimal. Banyak mati-mati sendiri. Tadi kata pelatih, saya banyak nge-blank nya, banyak hilang fokus,” ungkap Ruselli di situs resmi PBSI.

“Pada babak kedua besok, sepertinya pertandingan saya akan lebih berat, karena lawannya lebih bagus. Saya ingin mempersiapkan diri sebaik-baiknya,” ungkap Mei-mei, sapaan Ruselli sehari-hari yang merupakan pemain asal klub PB Jaya Raya Jakarta. Pada babak kedua besok Ruselli akan berhadapan dengan Selvaduray Kisona dari Malaysia yang menang atas Ng Weng Chi dari Macau dua game langsung 21-5, 21-8.

Fitriani pebulutangkis binaan PB Exist juga melangkah ke babak kedua setelah meraih kemenangan atas pebulutangkis Malaysia, Lee Zi Yii. Fitriani harus bertarung ketat tiga game untuk menekuk Lee dengan skor 21-18, 15-21, 21-15. Di babak kedua besok, Fitriana akan menghadapi tunggal China, Wang Xinyuan yang menekuk Shreya Pradhan dari Nepal 21-4, 21-11.

Demikian juga Jayanti Intan Dwi mengikuti langkah Ruselli dan Fitriani menapak ke babak kedua setelah berhasil menyingkirkan tunggal putri Malaysia lainnya, Kumares Sylvia Kavita dengan rubber game 17-21, 21-10, 21-14. Selanjutnya di babak kedua Jayanti akan berhadapan dengan tunggal putri China lainnya, Chen Yufei yang menyingkirkan andalan Macau, Chi Leng Kuan 21-6, 21-6.

Sementara Hanna Ramadhini yang menempati unggulan dua baru akan bertanding di babak kedua besok menghadapi Ai Ninna Tan. Langkah Ninna Tan ke babak kedua setelah meraih kemenangan atas Valeriya Mushtakova dari Uzbekistan 21-10, 21-4. (*)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: