SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    August 2013
    M T W T F S S
    « Jul   Sep »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for August 23rd, 2013

Eddy Hartono/Rudi Gunawan Terima Penghargaan Ganda Putra Legenda

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on August 23, 2013


1953092edi-gunawan780x390JAKARTA, KOMPAS.com – Mantan pebulu tangkis ganda putra, Eddy Hartono/Rudi Gunawan, menerima penghargaan sebagai ganda putra legendaris versi Candra Wijaya International Badminton Center, pada kejuaraan Yonex-Sunrise Men’s Double Championships 2013 (Candra Wijaya Cup) yang berlangsung di GOR Asia Afrika, Kamis (22/8/2013).

Eddy/Gunawan terpilih berkat prestasi yang mereka torehkan untuk perbulutangkisan Indonesia. Pasangan ini menjadi andalan Indonesia pada era 1990-an. Nama mereka begitu harum lantaran sering memenangi kejuaraan internasional bergengsi.

Peraih perak Olimpiade 1992 di Barcelona ini tak hanya sukses ketika saling berpasangan. Mereka juga banyak menyumbangkan gelar juara ketika sudah berganti pasangan.

Eddy meraih juara Indonesia Open 1987 bersama Liem Swie King. Tak hanya di nomor ganda, Eddy juga sukses meraih gelar juara di turnamen yang sama pada 1988, di nomor ganda campuran bersama Erma Sulistianingsih.

Sementara itu, Gunawan pernah berpasangan dengan Ricky Soebagdja dan meraih gelar juara dunia pada 1993 di Birmingham.

“Kami berharap prestasi ini dapat diteruskan oleh atlet-atlet muda sekarang,” kata Eddy usai menerima piala penghargaan dari Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu tangkis Indonesia (PP PBSI), Gita Wirjawan, Kamis (22/8/2013).

Pada kesempatan yang sama, Gita juga mengungkapkan kekagumannya pada dua legenda bulu tangkis Indonesia tersebut. “Meskipun beliau (Eddy/Gunawan) seusia dengan saya, prestasi yang mereka raih untuk Indonesia sudah banyak sekali,” ungkap Gita.

Setelah menerima penghargaan tersebut, Gunawan yang kini menjadi warga negara Amerika Serikat, berpesan pada pebulu tangkis ganda putra yang akan menjadi penerusnya untuk mengharumkan nama bangsa, “Jangan pernah menyerah, karena semua pasti ada jalan.”

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Ulinnuha/Rendy Tembus Semifinal Candra Wijaya Cup

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on August 23, 2013


JAKARTA, KOMPAS.com – Ganda putra pelatnas, Muhammad Ulinnuha/Rendy Sugiarto melaju ke babak semifinal Candra Wijaya Cup setelah mengalahkan Ronal Alexander/Selvanus Geh dengan straight game21-16, 21-14, di GOR Asia Afrika, Jakarta, Kamis (22/8/2013).

Menurut Ulinnuha, pertandingan berlangsung cukup ketat. Terlebih, ia dan Rendy merupakan pasangan baru. Sebelumnya, Ulinnuha berpasangan dengan Ricky Karanda Suwardi. Sementara, Rendy berpasangan dengan Berry Anggriawan.

Ulinnuha mengaku, cukup diuntungkan dengan statusnya sebagai pemain senior atas lawannya.   “Lebih yakin saja, karena lawannya kan lebih junior. Kami berusaha agar tidak terbawa permainan lawan,” kata Ulinnuha, usai pertandingan. Sebagai pasangan baru, Ulinnuha/Rendy, tidak menargetkan apapun pada kejuaraan ini. “Masih uji coba di sini. Kalau bagus mungkin diteruskan, belum tahu juga,” aku Ulinnuha.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Duet Baru, Fran Kurniawan/Bona Septano Melaju ke Semifinal

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on August 23, 2013


JAKARTA, KOMPAS.com – Ganda putra pelatnas yang baru dipasangkan pada Senin (18/8/2013) lalu, Fran Kurniawan/Bona Septano, melaju ke babak semifinal Yonex-Sunrise Men’s Double Badminton Championships 2013 (Candra Wijaya Cup), Kamis (22/8/2013) malam.

Ganda putra bentukan Herry Iman Pierngadi ini melaju mulus tanpa kehilangan satu game pun, sejak babak pertama. Di perempat final, mereka menang atas sesama pemain pelatnas, Ade Yusuf/Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira, dengan skor ketat 22-20, 21-19.

Pada game pertama, pertandingan berlangsung ketat. Kedua pasangan saling kejar poin hingga 12 sama. Fran/Bona mengubah strategi bermain dengan pukulan-pukulan mendatar. Mereka memimpin 20-17.

Ade/Wahyu yang tidak ingin kehilangan game pertama terus mengejar hingga terjadi deuce, 20 sama. Berusaha meningkatkan konsentrasi, Fran/Bona berhasil menutup game dengan 22-20.

Di game kedua, Fran/Bona tertinggal 3-6. Dengan memperkuat pertahanan, mereka dapat menyamakan angka menjadi sembilan sama, meski Ade/Wahyu terus melancarkan smes keras.

Pada skor 18 sama, senar raket Fran putus, saat pertandingan berjalan. Ia harus berlari untuk mengganti raketnya. Wahyu memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik dan menambah angka menjadi 19-18.

Fran/Bona bermain lebih taktis dan berhasil membalik keadaan, sekaligus memastikan kemenangan mereka dengan 21-19.

“Di game pertama belum dapat feeling untuk defense, jadi sering kena (kehilangan angka). Di game kedua sudah lebih enak (untuk defense),” aku Bona usai pertandingan.

Di babak semifinal, Fran/Bona akan bertemu pemain pelatnas lainnya, Berry Anggriawan/Ricky Karanda Suwardi. “Mereka juga bagus, besok mungkin akan ketat seperti hari ini,” lanjut Bona.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: