SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    September 2013
    M T W T F S S
    « Aug   Oct »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for September 5th, 2013

Rexy Mainaky: Firda Tak Seharusnya Dikirim ke Taiwan GPG

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 5, 2013


TAIPEI, KOMPAS.com — Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Kabid Binpres PP PBSI) Rexy Mainaky mengungkapkan kekecewaannya atas pengiriman pemain pelatnas ke beberapa turnamen besar, yang menurutnya kurang tepat.

“Firda (Adriyanti Firdasari) tak seharusnya dikirim ke Taipei (Taiwan GPG), tidak perlu. Kasarnya, dia seharusnya latihan dulu, tunjukkan kepada kami kualitasnya, baru bisa dikirim,” ujar Rexy saat ditemui di Pelatnas Cipayung, Rabu (4/9/2013).

Firda langsung tersingkir di babak pertama Chinese Taipei Open Grand Prix Gold (Taiwan GPG) 2013 setelah dikalahkan tunggal putri Thailand, Busanan Ongbumrungpan, dengan dua game langsung 16-21, 12-21.

Rexy mengaku, ada beberapa daftar pengiriman pemain yang terlewatkan olehnya. Kurangnya koordinasi adalah kemungkinan terbesar penyebab timbulnya masalah ini. “Seharusnya, pelatih memberikan informasi ke saya. Mungkin ada yang terlewat,” lanjut Rexy.

Miskomunikasi soal pengiriman pemain juga terjadi untuk China Masters Superseries. Linda Wenifanetri yang seharusnya berangkat justru tidak terdaftar. Hanya satu tunggal putri yang terdaftar ikut turnamen ini, yakni Bellaetrix Manuputty. Di Taiwan GPG, Linda dan Bella juga langsung kalah di babak pertama.

“Saya pikir Linda harus mengikuti semua turnamen level Superseries. Kalau tidak, dia akan kena denda (sesuai aturan yang dikeluarkan Badminton World Federation),” terang Rexy.

Ketika ditanya mengenai banyaknya turnamen yang harus diikuti Linda, Rexy mengatakan hal tersebut adalah risiko yang harus dijalani atlet unggulan. “Ya mau enggak mau, itu sudah risiko,” tandas Rexy.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Rijal/Debby Dikalahkan Pasangan Baru Korea, Lee Yong-dae/Shin Seung-chan

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 5, 2013


1805501rijal-deby-h4-wc13-8a780x390TAIPEI, KOMPAS.com – Perjalanan ganda campuran Indonesia, Muhammad Rijal/Debby Susanto di Chinese Taipei Open Grand Prix Gold (Taiwan GPG) 2013, terhenti di babak kedua. Mereka kalah dari ganda Korea yang baru dipasangkan, Lee Yong-dae/Shin Seung-chan, 12-21, 21-15, 18-21, di Taipei, Taiwan, Kamis (5/9/2013). Laga berlangsung selama 50 menit.

Game pertama berlangsung satu arah. Rijal/Debby yang kalah start, tertinggal 6-12. Tak bisa mengejar, Rijal/Debby kalah 12-21.

Ganda Indonesia yang turun sebagai unggulan satu ini, mulai bangkit di game kedua. Meski tertinggal 2-5 di awal, Rijal Debby berhasil menyamakan kedudukan menjadi sembilan sama dan akhirnya meraih kemenangan 21-15.

Game ketiga berlangsung ketat. Perbedaan skor kedua pasangan tak lebih dari dua poin hingga menjadi 12-11 untuk ganda Korea. Lee/Shin yang bermain cepat, meninggalkan Rijal/Debby dan menutup game terakhir dengan 21-18.

Hasil ini mengantar Lee/Shin ke perempat final untuk menghadapi ganda Singapura, Zhao Jiang Terry Yeo/Shinta Mulia Sari.

Dengan kekalahan Rijal/Debby, berarti Indonesia hanya menyisakan satu wakil ganda campuran di turnamen ini, yakni Alfian Eko Prasetya/Shendy Puspa Irawati.

Ganda yang baru dipasangankan usai BWF World Championships (Kejuaraan Dunia) 2013 tersebut, akan menghadapi unggulan ketiga dari Korea, Shin Baek-choel/Jang Ye-na, di perempat final. Bagi Alfian/Shendy, Taiwan GPG merupakan debut mereka sebagai pasangan junior-senior.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Bona/Fran Hadapi Ko Sung-hyun/Lee Yong-dae di Perempat Final Taiwan GPG

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 5, 2013


TAIPEI, KOMPAS.com – Ganda putra Indonesia, Bona Septano/Fran Kurniawan, berhasil melaju ke babak perempat final Chinese Taipei Open Grand Prix Gold (Taiwan GPG) 2013, usai mengalahkan rekan senegara yang juga yunior mereka, Muhammad Ulinnuha/Yohanes Rendy Sugiarto, pada babak kedua di Taipei, Taiwan, Kamis (5/9/2013).

Pertarungan antara dua ganda yang baru berpasangan usai BWF World Championships (Kejuaraan Dunia) 2013 ini berjalan sangat ketat. Mereka saling kejar poin hingga skor imbang 15 sama pada game pertama. Bona/Fran akhirnya memimpin setelah menutup game ini dengan 22-20.

Bona/Fran mendominasi game kedua. Setelah unggul 11-5, mereka semakin sulit dikejar. Kemenangan akhirnya jadi milik mereka setelah menutup game ini dengan 21-11.

Hasil tersebut mengantar Bona/Fran ke babak perempat final untuk menghadapi unggulan pertama asal Korea, Ko Sung-hyun/Lee Yong-dae. Koo/Lee melaju ke perempat final usai memenangi laga melawan rekan senegara, Jun Bong-chan/Kang Ji-wook, dengan dua game langsung, 21-13, 21-19.

Bona/Fran jadi satu-satunya harapan Indonesia di nomor ganda putra, usai kekalahan wakil Indonesia lainnya, Hardianto/Agripinna Prima Rahmanto Putra dari ganda tuan rumah, Liang Jui Wei/Liao Kuan Hao, dengan skor 13-21, 18-21.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Greysia Polii: Indonesia GPG Tanpa Pendingin Ruangan, Tak Masalah

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 5, 2013


JAKARTA, KOMPAS.com – Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold 2013 akan berlangsung di Gelanggang Olahraga Sasana Amongraga, Yogyakarta, 24-29 September. Masalah yang langsung mencuat adalah ruangan bertanding yang tidak memiliki pendingin udara.

Kondisi ini menjadi masalah, mengingat ruangan yang panas akibat pendingin yang dimatikan pada pertandingan final BWF World Championships di Tian-He Indoor Gymnasium, Guangzhou, China, awal Agustus lalu, jadi perdebatan, terkait kekalahan Lee Chong Wei (Malaysia) dari Lin Dan (China).

Belum ada kepastian apakah pihak penyelenggara akan menyiapkan pendingin ruangan pada turnamen Indonesia GP Gold nanti. Tetapi, beberapa atlet pelatnas mengaku tidak masalah jika harus bertanding tanpa pendingin ruangan.

“Tidak masalah sama sekali, karena kami juga biasa bertanding tanpa pendingin ruangan. Yang masalah justru jika ada yang merokok, karena asapnya benar-benar mengganggu,” ungkap pemain ganda putri, Greysia Polii, saat ditemui di Pelatnas Cipayung, Rabu (4/9/2013).

Pemain ganda putra, Ricky Karanda Suwardi, juga sependapat. “Tidak masalah. Waktu bermain di GOR Asia Afrika (Candra Wijaya Cup) juga tanpa pendingin ruangan,” kata Ricky yang berhasil menjadi juara pada Candra Wijaya Cup bersama Berry Angriawan.

Kondisi ruangan yang panas saat bertanding, menurut Greysia, justru menjadi keuntungan sendiri bagi pemain Indonesia. “Sebenarnya menguntungkan, karena untuk pemain Indonesia kan sudah terbiasa dengan panas, beda dengan pemain luar,” ungkap Greysia.

Turnamen yang akan berlangsung 24-29 September ini akan diikuti oleh pemain dari 16 negara, yakni Australia, Brasil, Kanada, China, Inggris, Hongkong, India, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Swedia, Syria, dan Thailand.

Menurut manajer turnamen Indonesia GPG, Mimi Irawan, meski levelnya di bawah Superseries, turnamen ini memiliki gengsi tinggi. Hadirnya pemain terbaik Indonesia dan dunia, merupakan jaminan bahwa kualitas persaingan di lapangan akan tetap terjaga.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: