SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    September 2013
    M T W T F S S
    « Aug   Oct »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for September 18th, 2013

Li Xuerui Mundur dari Japan Open karena Cedera Lutut

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 18, 2013


TOKYO, KOMPAS.com – Unggulan pertama tunggal putri asal China, Li Xuerui, mundur dari turnamen Yonex Japan Open Superseries 2013, yang berlangsung di Tokyo, karena cedera lutut. Dia seharusnya bertanding melawan pemain tuan rumah, Aya Ohori, di babak pertama, Rabu (18/9/2013).

Pebulu tangkis 22 tahun ini mengaku merasakan sakit pada lutut kiri, dan berkonsultasi pada dokter turnamen, sebelum pertandingan hari pertama tersebut. Dokter Takesama Miyauchi yang menangani Li, membenarkan cedera yang dialami Li. Tetapi, tidak ada keterangan detail seputar cedera tersebut.

Pebulu tangkis tunggal putra China, Wang Zhengming mengatakan bahwa pemain-pemain China, termasuk dia, punya jadwal pertandingan yang sangat ketat. Bisa jadi inilah salah satu penyebab mudah cederanya pemain. “Saya rasa dia (Li) mungkin punya cedera lama yang kambuh karena kelelahan,” ucap Wang.

Setelah kalah dari Ratchanok Intanon (Thailand) pada final BWF World Championships 2013, Li turun pada National Games di Liaoning, dan meraih medali emas. Setelah itu dia ikut China Masters Superseries, dan di luar dugaan terhenti di semifinal, kalah dari pebulu tangkis Thailand lainnya, Porntip Buranaprasertsuk.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Ahsan/Hendra Lewati Tantangan Pertama Japan Open

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 18, 2013


TOKYO, KOMPAS.com – Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, melaju dengan mudah ke babak kedua Yonex Japan Open Superseries 2013, setelah mengalahkan ganda Jepang, Kenta Kazuno/Kazushi Yamada, dengan skor 21-12, 21-12, dalam 21 menit, di Tokyo, Jepang, Rabu (18/9/2013).

Datang sebagai unggulan pertama, Ahsan/Hendra bermain taktis sejak awal pertandingan. Unggul cukup jauh 14-6, mereka tak terkejar lagi hingga menyudahi game ini dengan 21-12.

Ganda Indonesia kembali tampil baik di game kedua dengan memimpin 10-5. Ganda Jepang sempat mendekat 10-11, namun Ahsan/Hendra kembali menjauh hingga 15-10. Juara Dunia 2013 ini menutup game kedua dengan 21-12, sekaligus memastikan satu tempat di babak kedua.

Selanjutnya, Ahsan/Hendra akan bertemu ganda tuan rumah lainnya, Yuya Komatsuzaki/Hiroki Takeuchi.

Sebelumnya, ganda Indonesia lainnya, Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan, juga lolos usai mengalahkan ganda Amerika Serikat, Phillip Chew/Sattawat Pongnairat, dengan straight game 21-17, 21-14.

Sayangnya, Gideon Markus Fernaldi/Markis Kido, terhenti di babak pertama setelah dikalahkan ganda Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding, dengan dua game langsung 16-21, 15-21.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Kalahkan Jagoan Tuan Rumah, Nitya/Greysia ke Babak Kedua Japan Open

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 18, 2013


TOKYO, KOMPAS.com – Ganda putri Indonesia, Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii, berhasil mengalahkan unggulan keenam asal Jepang, Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna, pada babak pertama Yonex Japan Open Superseries 2013, yang berlangsung di Tokyo, Jepang, Rabu (18/9/2013). Nitya/Greysia menang 19-21, 21-12, 21-14.

Kedua pasangan ini terakhir bertemu pada 2009, sebelum Nitya dan Greysia dipisah untuk beberapa tahun. Ketika itu, di French Open Superseries 2009, Nitya/Greysia menang 9-21, 21-19, 21-17. Pada Japan Open 2008 mereka bertemu untuk kali pertama, dengan Maeda/Suetsuna keluar sebagai pemenang, juga lewat pertarungan tiga game, 21-19, 16-21, 21-16.

Seperti dua pertemuan sebelumnya yang selalu berjalan menegangkan, laga kali ini pun berlangsung sama. Nitya/Greysia berhasil mengimbangi permainan cepat Maeda/Suetsuna, dan sempat unggul 12-9. Tetapi, Maeda/Suetsuna mampu mengejar, berbalik unggul, dan akhrinya menutup game dengan keunggulan tipis 21-19.

Kedua ganda kembali bersaing ketat di game kedua. Kali ini, Nitya/Greysia unggul tipis 11-9 pada setengah game. Banyak melakukan smes mematikan, Nitya/Greysia akhirnya memenangi game kedua dengan 21-12, sekaligus memaksa ganda Jepang bermain rubber.

Nitya/Greysia tertinggal 9-11 saat jeda game ketiga. Mereka tak menyerah dan akhirnya berhasil menyudahi pertandingan dengan keunggulan meyakinkan di akhir game, 21-14.

Maju ke babak kedua, Nitya/Greysia akan bertemu pemenang laga antara ganda Taiwan, Wen Hsing Cheng/Pei Chen Hsieh, dan ganda tuan rumah, Naoko Fukuman/Kurumi Yonao, yang akan berlangsung sore ini.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Sony Ikuti Hayom dan Tommy, Gagal di Babak Pertama Japan Open

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 18, 2013


TOKYO, KOMPAS.com – Sony Dwi Kuncoro gagal memenuhi harapan Indonesia, usai dikalahkan tunggal India, Anand Pawar, 17-21, 21-7, 18-21, pada babak pertama Yonex Japan Open Superseries 2013, yang berlangsung di Tokyo, Jepang, Rabu (18/9/2013).

Pawar langsung menekan Sony saat pertandingan dimulai. Ia unggul cukup jauh 13-9, dan berhasil mempertahankannya hingga akhir game, 21-17.

Sony bangkit di game kedua. Ia langsung mendominasi pertandingan dan unggul jauh 11-2. Sony tak butuh waktu lama untuk menyudahi game ini dengan 21-7.

Game ketiga berlangsung cukup ketat. Sony dan Pawar saling kejar poin hingga enam sama. Tertinggal 9-14, Sony berhasil menipiskan perbedaan skor hingga 13-14, dan menyamakan kedudukan menjadi16 sama. Dalam perburuan kemenangan, Pawar berhasil lebih dulu meraih angka 21 saat Sony tertahan di angka 18.

Kekalahan ini membuat Indonesia kehilangan wakil terakhir di nomor tunggal putra. Sebelumnya, Tommy Sugiarto dan Dionysius Hayom Rumbaka juga kandas di babak pertama.

Sementara itu, Pawar berpeluang untuk bertemu unggulan pertama asal Malaysia, Lee Chong Wei, di babak kedua. Lee akan menghadapi tunggal Taiwan, Hsu Jen Hao, pada babak pertama, sore ini.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: