SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    September 2013
    M T W T F S S
    « Aug   Oct »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5,029 other followers

Archive for September 26th, 2013

Maria Febe Lolos, Rijal/Debby Tersingkir

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 26, 2013


YOGYAKARTA, Kompas.com – Tunggal puteri pelatnas, Maria Febe  Kusumastuti membuat kejutan dengan lolos ke babak perempatfinal Yonex-Sunrise Indonesia GP Gold menyingkirkan unggulan tiga asal Singapura, Gu Juan, 21-16, 21-16, Kamis (26/09/2013).

Di babak 16 besar yang digelar di GOR Among Raga pada Kamis (26/9) sore itu merupakan pertemuan keenam dua tunggal putri ini, di mana Febe mencatatkan lima kekalahan dan satu kali menang.

Pada dua pertemuan terakhir Febe selalu mengalami kekalahan. Di babak pertama Denmark Open Super Series 2012, Febe menyerah 12-21, 22-20 dan 22-24, sementara di bulan Februari lalu, Febe kalah juga babak kedua Malaysia Grand Prix Gold dalam tiga game 17-21, 21-10 dan 18-21.

Namun bermain di hadapan publik sendiri, Febe yang tertinggal 11-21 di game pertama, akhirnya mampu membalik keadaan dan mencuri kemenangan 21-16 dan 21-16 di dua gim tersisa.

“Gim  pertama saya mencoba untuk menyesuaikan diri di lapangan, karena hari ini anginnya cukup besar, tapi memang kebablasan, sampai harus satu gim untuk bisa menyesuaikan diri, dan di dua game berikutnya sebisa mungkin saya memanfaatkan kondisi dilapangan untuk bisa terus menekan lawan yang memang kelihatan dia mulai tidak nyaman,” ujar penghuni ranking 56 dunia itu.

Di babak perempat final yang akan digelar Jum’at (27/9) mulai jam 16.00 WIB sore, Febe akan bertemu dengan pemain Indonesia lainnya, Febby Angguni yang merupakan juniornya di klub PB Djarum. Febby sendiri lolos ke delapan besar usai menyingkirkan Rusydina Antardayu Riodingin dengan 21-14 dan 21-12.

“Waktu masih junior sempat lawan Febby, tapi itupun sudah lama. Dia tipenya rally, sedangkan di sini agak susah untuk itu. Di pertandingan besok, kita lihat di lapangan nanti, siapa yang bisa dengan cepat menyesuaikan lapangan,” pungkasnya.

Selain Febe dan Febby yang akan saling berhadapan di perempat final, Indonesia meloloskan tiga wakil lainnya yaitu Linda Wenifanetri, Aprilia Yuswandari serta Hanna Ramadhini. Linda menang 21-12 dan 21-15 atas Febtria Adistra Ratoputri, sementara Aprilia menyingkirkan Dinar Dyah Ayustine dengan 21-12 dan 21-13. Hanna sendiri menyusul senior-seniornya setelah mengalahkan Chen Jiayuan dari China dengan 21-15 dan 21-19.

Kejutan demi kejutan terjadi di babak kedua ajang Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold 2013, setelah unggulan dua Mohammad Rijal/Debby Susanto tumbang ditangan juniornya Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja dengan skor 14-21, 21-13 dan 15-21. (*/)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Tommy Belum Hadapi Rintangan Berarti

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 26, 2013


SURABAYA, KOMPAS.com – Unggulan pertama tunggal putra, Tommy Sugiarto, melaju ke babak ketiga Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold 2013, setelah mengalahkan wakil Filipina, Mark Shelley Alcala, di GOR Amongraga, Yogyakarta, Rabu (25/9/2013). Tommy memenangi dua game dengan cukup mudah, 21-17, 21-11, dalam 29 menit.

Pada game pertama, Tommy melaju cepat dan unggul 11-5, hingga akhirnya menutup game dengan 21-17. Tommy kembali dengan performa gemilang dan menguasai game kedua. Tommy lagi-lagi unggul jauh 11-5 sebelum menyelesaikan game ini dengan 21-11

Putra mantan pebulu tangkis Icuk Sugiarto ini belum mendapat rintangan berarti hingga babak kedua. Sejauh ini, Tommy belum kehilangan game dan lawannya merupakan pebulu tangkis dengan peringkat 200 ke bawah.

Selanjutnya, Tommy akan menghadapi rekan senegara, Reksy Aureza Megananda, yang lebih dulu lolos setelah menang dari unggulan dua belas asal Malaysia, Soon Huat Goh. Soon mengundurkan diri saat skor 21-18, 15-9 untuk keunggulan Reksy.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Wang Yihan, “Kucing Kecil” yang Tak Suka Kucing

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 26, 2013


1338421wang-yihan780x390BEIJING, KOMPAS.com — Pebulu tangkis putri asal China, Wang Yihan, yang selalu bermain serius di lapangan, ternyata memiliki julukan yang lucu. Teman-teman dan para penggemarnya senang memanggil Wang dengan “kucing kecil” atau dengan nama tokoh animasi kucing terkenal, “Garfield”.

Julukan tersebut diberikan pada Wang karena ia memiliki wajah dan bentuk mata yang tajam seperti kucing. Juara Dunia 2011 ini juga senang memakai kaus belang-belang dan selalu membawa boneka kecil berbentuk kuda nil, bebek, atau hewan lainnya, yang makin menguatkan citra-nya sebagai kucing kecil di mata para penggemar.

Awalnya, Wang tidak menyadari bahwa dirinya memiliki mata seperti kucing, hingga salah satu rekannya di tim nasional China berpikir bahwa dia memang mirip dengan kucing dan memberi julukan itu. Panggilan “kucing kecil” pun menyebar luas dengan cepat hingga sekarang.

Meski tak keberatan mendapat julukan seperti itu, Wang sebenarnya tidak terlalu suka kucing. Menurutnya, kucing merupakan hewan berbulu yang menakutkan. Sejak kecil, Wang memang lebih suka anjing daripada kucing.

“Kucing itu tidak loyal dan setia seperti anjing,” kata Wang mengutarakan alasan lain mengapa ia tidak terlalu menyukai kucing.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis, Tokoh | Leave a Comment »

Kalahkan Wakil India, Simon Lolos ke Babak Kedua Indonesia GPG

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 26, 2013


1525448BQ4-r8ICYAAVOPB.jpg-large-780x390YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Tunggal putra Indonesia, Simon Santoso lolos dari babak pertama Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold (GPG) 2013, yang berlangsung di GOR Amongraga, Yogyakarta, Rabu (25/9/2013). Simon melaju usai memenangi pertandingan melawan tunggal India, Sameer Verma, 21-12, 21-10, dalam 33 menit.

Simon banyak melancarkan smes keras pada game pertama, yang membawanya unggul 11-6. Terus bermain konsisten, juara Indonesia Open 2012 ini mengakhiri game dengan 21-12.

Pada game kedua, Verma bermain baik dan unggul 6-3. Simon mengimbangi permainan Verma dan menyamakan angka enam sama, sebelum berbalik unggul 10-8. Bermain lebih rapi, Simon kembali menutup game dengan keunggulan jauh, 21-10.

Pada babak selanjutnya, Simon akan menghadapi yuniornya di pelatnas, Thomi Azizan Mahbub, yang lolos usai mengalahkan tunggal Malaysia, Beng Hong Kuan, dengan straight game 21-10, 21-14.

Tunggal putra Indonesia lainnya, Alamsyah Yunus, lolos setelah mengalahkan Lino Munoz dari Meksiko, juga dengan dua game langsung 21-15, 21-14.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Bellaetrix Susul Linda ke Babak Kedua Indonesia GPG

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 26, 2013


YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Tunggal putri Indonesia, Bellaetrix Manuputty mengalahkan rekan senegara, Susanto Yulia Yosephin, dengan dua game langsung 21-11, 21-15, pada babak pertama Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold (GPG) 2013 di GOR Amongraga, Yogyakarta, Rabu (25/9/2013).

Bella menekan permainan Yulia sejak awal pertandinga dan memimpin 9-3 pada game pertama. Ia terus mendikte lawan dan menutup game ini dengan 21-11.

Bella kembali bermain baik di awal game kedua. Namun, Yulia memberikan perlawanan dan bahkan sempat unggul 10-7. Bella bermain lebih hati-hati dan mengejar 10 sama, sebelum kembali unggul dan mengakhiri game dengan 21-15.

Kemenangan tersebut mengantar Bella maju ke babak kedua, menyusul Linda. Selanjutnya, Bella akan menghadapi pemain Indonesia lainnya, Yeni Asmarani, yang lebih dulu lolos setelah mengalahkan wakil Filipina, Malvinne Ann Venice Alcala, dengan rubber game 21-17, 15-21, 21-13.

Tunggal Indonesia lainnya, Hana Ramadhini, juga lolos setelah memenangi pertandingan melawan wakil Meksiko, Cynthia Gonzalez, 21-10, 21-9.

Sementara itu, Hera Desi yang merupakan unggulan keenam, terhenti karena kalah dari tunggal muda China, Di Suo, dengan 16-21, 20-22.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: