SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    November 2013
    M T W T F S S
    « Oct   Dec »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    252627282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,682 other followers

Tumbangkan Ganda Denmark, Tontowi/Liliyana Juara China Open

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 18, 2013


SHANGHAI, KOMPAS.com – Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir meraih gelar China Open Superseries Premier 2013, usai menumbangkan unggulan empat asal Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, dengan rubber game, 21-10, 5-21, 21-17, di Shanghai, Minggu (17/11/2013).

Tontowi/Liliyana menguasai pertandingan di game pertama. Dengan penempatan kok yang tepat, pukulan ganda Indonesia sulit dikembalikan oleh Fischer Nielsen/Pedersen. Juara Dunia 2013 tersebut memimpin jauh 14-5 sebelum menutup game ini dengan 21-10.

Pada game kedua, Tontowi/Liliyana tidak bisa bekerja sama dengan baik dan kerap melakukan kesalahan sendiri. Tak mendapat perlawanan berarti, ganda Denmark dengan mudah mengakhiri game kedua dengan 21-5.

Tontowi/Liliyana bangkit di game ketiga. Menyadari titik kesalahan di game sebelumnya, mereka bermain lebih hati-hati dan banyak melakukan pukulan-pukulan pendek. Unggul tipis 11-10, Tontowi/Liliyana terus melaju hingga 19-15.

Sayang, mereka melakukan kesalahan sendiri hingga ganda Denmark mengejar 17-19. Bermain konsisten, Tontowi/Liliyana kembali menemukan pola permainan mereka. Kesalahan pengembalian shuttlecock dari Pedersen akhirnya membuat Tontowi/Liliyana memastikan kemenangan dengan menutup game terakhir, 21-17.

Kemenangan ini sekaligus menambah rekor kemenangan Tontowi/Liliyana atas Fischer Nielsen/Pedersen menjadi 2-3. Sebelum ini, Tontowi/Liliyana tidak pernah menang dari ganda Denmark tersebut pada tiga pertemuan terakhir mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: