SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    December 2013
    M T W T F S S
    « Nov   Jan »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,681 other followers

Meneruskan Tradisi Taufik Hidayat dan Liem Swie King

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 11, 2013


NAYPYIDAW, Kompas.com — Para pemain Indonesia akan berusaha mempertahankan tradisi merebut medali emas SEA Games di nomor tunggal putra yang dikuasai sepuluh tahun terakhir.

Sepuluh tahun belakangan, medali emas tunggal putra di ajang SEA Games tak pernah lepas dari genggaman Indonesia. Sejak SEA Games 2003 di Hanoi hingga SEA Games 2011 di Jakarta, medali emas tunggal putra selalu berhasil diamankan para pebulu tangkis Indonesia.

Pada SEA Games ke-27 di Naypyidaw, nomor tunggal putra ditargetkan untuk meraih medali perak lewat Dionysius Hayom Rumbaka dan Wisnu Yuli Prasetyo yang dipercaya untuk menjadi wakil di sektor ini.

“Tentunya saya ingin sekali meneruskan tradisi medali emas tunggal putra di SEA Games. Meskipun ditargetkan medali perak, saya pribadi inginnya bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia,” kata Hayom yang ditemui di Wunna Theikdi Indoor Stadium seperti dikutip dari badmintonindonesia.

Babak pertama dilewati oleh Hayom dan Wisnu dengan relatif mudah. Hayom menghentikan perlawanan wakil Laos, Seng Chaleun Phaxay, 21-10, 21-5. Sementara itu, Wisnu menang telak atas Phorrom Cheng (Kamboja) 21-5, 21-9.

“Lawan memang kelasnya masih di bawah saya, pertandingan ini lebih saya manfaatkan untuk penjajakan lapangan. Kondisi lapangan cukup berangin, tapi tidak terlalu menjadi masalah,” ujar Wisnu.

“Untuk nomor tunggal putra, lawan-lawannya memang masih beda kelas dengan pemain Indonesia. Di tunggal putri yang cukup berat,” imbuh Ricky Soebagdja, Manajer Tim Bulu Tangkis Indonesia di SEA Games Myanmar 2013. (*)

Berikut daftar peraih medali emas tunggal putra Indonesia di SEA Games:

2011 Simon Santoso
2009 Simon Santoso
2007 Taufik Hidayat
2005 Sony Dwi Kuncoro
2003 Sony Dwi Kuncoro
1999 Taufik Hidayat
1997 Hariyanto Arbi
1995 Joko Suprianto
1993 Joko Suprianto
1991 Ardy B Wiranata
1989 Icuk Sugiarto
1987 Icuk Sugiarto
1985 Icuk Sugiarto
1981 Liem Swie King
1979 Hastomo Arbi
1977 Liem Swie King

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: