SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    December 2013
    M T W T F S S
    « Nov   Jan »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,678 other followers

Meski Kalah, Hendra/Ahsan Tetap Juara Grup

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 14, 2013


KUALA LUMPUR, Kompas.com – Ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang sudah memastikan diri sebagai juara Grup A BWFWorld Super Series Finals 2013 akhirnya kalah di laga penyisihan terakhir, Jumat (13/12) malam.

Berhadapan dengan Liu Xiaolong/Qiu Zihan (China), sang juara dunia 2013 ini kalah dalam tiga gim, 13-21, 21-11, 12-21.

“Pertandingan tadi memang sudah tidak menentukan lagi, karena apa pun yang  terjadi kami sudah juara grup. Di pertandingan tadi kami memanfaatkannya untuk mempelajari permainan mereka, jika nanti kami harus berhadapan lagi dengan mereka. Kami sudah mencoba sebaik mungkin, memang hasilnya ya kami kalah,” ujar Ahsan usai laga.

Meski kalah di laga ketiganya ini, Ahsan/Hendra kokoh di puncak klasemen. Mereka ke babak semifinal ditemani oleh Kim Ki Jung/Kim Sa Rang yang pada akhirnya berhasil mengumpulkan dua kemenangan. Di laga pamungkas wakil Korea itu berhasil menaklukan wakil tuan rumah Hoon Tien How/Tan Wee Kiong, 21-18, 22-20.

Namun dengan sistem baru yang diterapkan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) pemain yang lolos ke semifinal harus menanti undian untuk ke babak semifinal. Mereka baru akan mengetahui siapa yang akan menjadi lawan setelah seluruh babak penyisihan selesai.

“Kami belum tahu siapa yang akan menjadi lawan di semifinal. Tetapi siapa pun lawannya, kami siap untuk melakukan yang terbaik,” tutur Hendra.

Selain Ahsan/Hendra dan Kim/Kim yang lolos dari Grup A, dua pasangan lain yang lolos dari Grup B adalah pasangan Denmark yang juga juara bertahan, Mathias Boe/Carsten Mogensen dan Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae dari Korea.

Sementara itu Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa (Jepang)yang jugamengumpulkan dua angka kemenangan akhirnya harus tersingkir usai selisih agregat satu angka dengan Boe/Mogensen.

“Ketiganya memiliki kekuatan yang sama, dan punya kesempatan yang sama. Kita harus lebih siap,” pungkas Hendra.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: