SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    December 2013
    M T W T F S S
    « Nov   Jan »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,681 other followers

Hendra/Ahsan Membuktikan Diri yang Terbaik

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 16, 2013


KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan membuktikan diri menjadi yang terbaik di dunia pada 2013 dengan menjuarai turnamen BWF World Super Series Finals, Minggu (15/12/2013).

Sejak turnamen mulai diperkenalkan tahun 2008, Indonesia untuk kali pertama bisa membawa pulang gelar juara. Ahsan/Hendra berhasil menang dua gim langsung di babak final yang digelar Sabtu (15/12) sore. Berhadapan dengan Kim Ki Jung/Kim Sa Rang (Korsel), yang juga mereka taklukkan di penyisihan grup, Hendra/Ahsan berhasil tampil luar biasa. Mereka menang 21-14, 21-16.

Di sepanjang pertandingan, baik Hendra maupun Ahsan berhasil bermain apik. Tak banyak kesalahan sendiri yang mereka lakukan, kecuali saat kedudukan menjadi 14-10, di mana Ahsan dua kali gagal menyeberangkan kok dan tanggung dalam mengangkat kok. Terus menekan, pasangan juara Malaysia Open 2013 itu berhasil memimpin 20-14, Hendra/Ahsan baru bisa menyelesaikan pertandingan setelah smes silang Hendra baru bisa mengakhiri pertandingan ini dengan kedudukan 21-16.

“Kami tidak menyangka bisa menang relatif mudah dibanding sebelumnya, mereka sepertinya tidak dalam performa terbaik karena sebelumnya juga kami sudah mengetahui cara permainan mereka,” ujar Hendra seperti dikutip badmintonindonesia.

Penampilan Hendra/Ahsan di turnamen ini memang luar biasa. Penyandang gelar juara dunia ini hanya kehilangan dua gim saat mereka kalah di pertandingan ketiga Grup B yang sudah tak lagi menentukan, empat pertandingan lain berhasil mereka menangkan dalam dua gim langsung.

“Perjalanan kami tahun ini sempat turun juga saat Ahsan cedera, tapi tentunya kami senang bisa meraih beberapa gelar penting tahun ini, seperti Kejuaraan Dunia dan kami pun senang bisa mendapat gelar Super Series Finals untuk pertama kalinya, hitung-hitung gelar akhir tahun,” tambahnya.

“Saat cedera di awal tahun saya memang sempat frustrasi, cedera pinggang kemudian saya juga sempat cedera bahu. Tapi, saya lakukan pengobatan dan terapi. Alhamdulillah akhirnya bisa kembali lagi dan bisa juara di sini,” ujar Ahsan.

Sementara manajer tim Indonesia, Aryono Miranat, mengutarakan bahwa ini menjadi cerminan bahwa Hendra/Ahsan berhasil menunjukkan bahwa mereka sejauh ini adalah pasangan terbaik.

“Turnamen ini hanya diikuti delapan pasangan terbaik dunia, jadi bisa dilihat kalau untuk saat ini pasangan terbaik ganda putra memang Hendra/Ahsan,” ujarnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: