SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    January 2014
    M T W T F S S
    « Dec   Feb »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,682 other followers

Tommy Gagal Hadang Chong Wei

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 20, 2014


Bulutangkis.com – Pemain tunggal putra Indonesia Tommy Sugiarto gagal membendung idola tuan rumah dan juga peringkat 1 dunia, Lee Chong Wei dalam final Maybank Malaysia Open Super Series Premier 2014 yang berlangsung di Stadium Putra Bukit Jalil Kuala Lumpur pada hari Minggu petang (19/01). Tommy yang menunjukkan performa menawan dari babak pertama hingga semifinal kemarin harus mengakui keunggulan pebulutangkis bergelar Datok ini dalam laga dua game kalah 19-21, 9-21.

Pemuda kelahiran 31 Mei 1988 ini menjadi satu-satunya wakil Indonesia di ajang final Malaysia Open tahun ini. Tommy bermain di tengah tekanan penonton tuan rumah yang sudah pasti mendukung idola mereka untuk membuat rekor menjuarai Malaysia Open yang ke 10. Namun, seakan ingin membuktikan bahwa Tommy bukanlah lawan mudah bagi Lee Chong Wei, anak Icuk Sugiarto ini menunjukkan performa mumpuni pada awal game pertama.

Tommy langsung memimpin 4-0 hingga 8-4 sebelum mengambil interval 11-9 setelah Tommy menaruh bola di setengah lapangan sebelah kanan Lee Chong Wei. Setelah turun minum, pertandingan kedua pemain ini berlangsung cukup sengit. Terlihat keduanya saling adu reli. Namun Tommy masih mampu memimpin hingga 14-11. Poin Tommy akhirnya disamakan oleh Lee Chong Wei pada posisi 15-15 setelah pemain 32 tahun ini melakukan pukulan smash ke arah kiri pertahanan Tommy.

Pada pertandingan kali ini terlihat posisi backhand Tommy cukup mudah diserang oleh Lee untuk mendulang angka. Kedua pemain bersaing ketat hingga kedudukan 19-19. Namun Lee Chong Wei mampu meraih game point set pertama terlebih dahulu. Inilah kali pertama Lee Chong Wei memimpin perolehan poin pada game pertama ini. Dengan dua kali smash, Lee menutup pertandingan game pertama dengan skor 19-21 walau hampir disepanjang pertandingan selalu tertinggal oleh Tommy.

Pada awal game kedua, Tommy masih mampu meladeni permainan Lee Chong Wei yang terlihat mulai agresif. Hingga posisi 4-4, Lee Chong Wei mulai menaikkan “gear” dengan melakukan serangan-serangan yang menekan Tommy. Terlihat Tommy tidak mampu keluar dari tekanan hingga tertinggal 4-11 pada interval game kedua.

Setelah turun minum pun Tommy tidak mampu bangkit, Lee terlihat semakin mempercepat permainan dengan smash-smashnya dan tidak memberikan kesempatan kepada Tommy untuk mengembangkan permainan. Tommy hanya sanggup menambah 5 angka sebelum akhirnya kandas 9-21. Dan Tommy harus puas di posisi Runner-up dengan meraih hadiah uang tunai sebesar 19,000 USD, sedangkan Chong Wei berhak hadiah uang tunai sebesar 37,500 USD.

“Pada set pertama saya bisa mengimbangi permainan dia dan selalu unggul, pada awal set kedua saya juga masih bisa menahan dia, tapi setelah dia unggul cukup jauh, saya jadi kehilangan fokus,” kata Tommy Sugiarto dalam jumpa pers usai pertandingan.

Tommy juga mengaku bahwa dia lebih percaya diri dan ingin terus belajar jika ingin menembus level atas dunia yang selama ini dikuasai oleh Lee Chong Wei dan pemain-pemain China. Tommy juga mengatakan kedepannya akan berusaha untuk tampil konsisten di turnamen Super Series atau Super Series Premier.

Pada kesempatan terpisah, hal mengejutkan terjadi ketika sang juara Malaysia Open 10 kali Lee Chong Wei mengutarakan niat pensiun setelah Asian Games tahun ini.

“Beban saya sudah berkurang setelah berhasil menjuarai Malaysia Open 10 kali. Tidak mudah untuk memenangkan kejuaraan ini untuk ke 10 kalinya. Untuk kedepannya, saya ingin melihat kondisi saya, mungkin ini akan menjadi penampilan terakhir saya di Malaysia Open, mungkin setelah pada Desember nanti saya akan pensiun jika kondisi saya tidak bagus. Saya juga punya banyak masalah peribadi. Saya rasa Daren Liew dan Chong Wei Feng bisa mengambil alih tempat saya nantinya,” kata Chong Wei.

Menyinggung pertandingan tadi, Chong Wei mengatakan bahwa pada game pertama dia merasa ada beban karena ingin memenangi pertandingan yang ke 10 kalinya. Lee mengaku terlalu banyak membuat kesalahan sehingga Tommy dapat mengembangkan permainannya.

“Laga set pertama tadi cukup berat, saya terlalu ingin menang sehingga membuat banyak kesalahan. Namun setelah kemenangan set pertama, saya percaya dapat menang di set kedua,” tambah Lee Chong Wei.

Dengan hasil ini, Indonesia gagal menyamai prestasi tahun lalu dimana merah putih menyumbang gelar atas nama ganda putra Hendra Setiawan/ Muhammad Ahsan dan 1 finalis yang diwakili oleh tunggal putra Sonny Dwi Kuncoro. Sementara China keluar sebagai juara umum dengan perolehan 3 gelar yang disumbangkan oleh Li Xuerui di nomor tunggal putri, Bao Yixin/Tang Jinhua meraih gelar di nomor ganda putri, dan gelar ketiga China diraih pasangan ganda campuran Xu Chen/Ma Jin. Malaysia sendiri meraih 2 gelar juara dari Lee Chong Wei dan di nomor ganda putra lewat pasangan Goh V. Shem/ Lim Kim Wah.

Liputan langsung Maybank Malaysia Open Super Series Premier 2014 dari Stadium Putra Bukit Jalil Kuala Lumpur oleh Rangga Perdana dan Tomi Arifin. (*)

Berikut hasil lengkap pertandingan final Maybank Malaysia Open Super Series Premier 2014
Tunggal putri :
– Li Xuerui (China) vs Wang Shixian (China) 21-16, 21-17
Ganda putri :
– Bao Yixin/Tang Jinhua (China) vs Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang) 21-19, 14-21, 21-13
Ganda putra :
– Goh V Shem/Lim Kim Wah (Malaysia) vs Chai Biao/Hong Wei (China) 21-19, 21-18
Ganda campuran :
Xu Chen/Ma Jin (China) vs Joachim Fischer/Christina Pedersen (Denmark) 21-11, 17-21, 21-13
Tunggal putra :
– Lee Chong Wei (Malaysia) vs Tommy Sugiarto (Indonesia) 21-19, 21-9

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: