SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    February 2014
    M T W T F S S
    « Jan   Mar »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    2425262728  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,682 other followers

Terhenti di Penyisihan, Djarum Kudus Lakukan Evaluasi

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on February 8, 2014


SURABAYA, KOMPAS.com – Tim beregu putra dan putri Djarum Kudus belum berhasil memenuhi harapan untuk melaju ke babak semifinal kejuaraan Djarum Superliga Badminton 2014 di DBL Arena Surabaya.

Pada laga penyisihan Grup B, putra-putra Djarum Kudus gagal menempati posisi dua teratas grup. Artinya, tiket semifinal pun urung diraih. Sedangkan tim putri mengalami dua kekalahan di babak penyisihan dari Jaya Raya Jakarta dan Renesas Japan. Tim putri menduduki peringkat ketiga di klasemen Grup X.

Tim putra menang atas Musica Flypower Champion dengan skor 3-2 pada laga penyisihan terakhir,  Jumat (7/2/2014). Tetapi, Djarum Kudus kalah dalam perolehan total poin dari Musica Flypower dan Unisys Japan.

“Penampilan anak-anak hari ini cukup oke, sewajarnya lah, sesuai dengan kemampuan mereka. Ini sesuai dengan perkiraan kami untuk mengambil dua poin di ganda dan satu poin dari tunggal pertama,” kata Fung Permadi, Manajer tim Djarum Kudus.

Djarum Kudus tampil di ajang ini dengan mengandalkan pemain-pemain lokal yang rata-rata masih berusia muda. Seperti dituturkan Fung, Djarum Kudus ingin memberi kesempatan kepada pemain-pemain muda untuk mengasah pengalaman.

“Sebagai evaluasi di sektor putra, nomor ganda sudah cukup baik dan sesuai dengan standar. Hanya di nomor tunggal masih ada hal-hal mendasar yang mesti diperbaiki seperti kekuatan kaki, cover lapangan, buangan bola, dan sebagainya. Bahkan pemain sekelas Hayom (Rumbaka) juga kadang masih belum bisa stabil,” beber Fung.

“Di sektor putri yang masih kurang adalah keberanian. Mereka yang muda-muda masih belum berani mengeluarkan semua yang sudah dipelajari saat latihan. Atlet itu kalau sudah masuk skala internasional mesti bisa fokus di cara berpikir dan punya keberanian,” tambahnya.

Pada ajang superliga selanjutnya, Djarum Kudus bertekad untuk tampil lebih baik dengan menggembleng pemain-pemain muda. Selain itu, Fung juga berharap pemain-pemainnya yang merupakan penghuni pelatnas dapat bergabung memperkuat tim.

Tahun ini, tiga pemain Djarum Kudus tidak dapat berlaga karena akan bertanding di ajang Austria International Challenge dan German Open Grand Prix Gold 2014. Mereka adalah Maria Febe Kusumastuti, Riyanto Subagja, dan Ihsan Maulana Mustofa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: