SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    February 2014
    M T W T F S S
    « Jan   Mar »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    2425262728  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,678 other followers

Antusiasme Tinggi MILO School Competition di Yogyakarta

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on February 27, 2014


Bulutangkis.com – Putaran kedua pelaksanaan kompetisi bulutangkis antar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) MILO School Competition akan dilaksanakan di GOR Among Raga Yogyakarta pada tanggal 27 Februari-4 Maret 2014.

Tingginya antusiasme para peserta di Yogyakarta tampak dari jumlah peserta yang mencapai 683 siswa. Para peserta tersebut berasal dari 16 sekolah untuk Beregu SD Putri, 32 sekolah untuk Beregu SD Putra, 16 sekolah untuk Beregu SMP Putri dan 32 sekolah untuk Beregu SMP Putra. Sementara peserta untuk Perorangan Kelompok Umur 10-12 tahun dan 13-15 tahun berasal dari berbagai kota seperti Solo, Sragen, Semarang dan Banyuwangi.

“Penyelenggaraan MILO School Competition di Yogyakarta ini merupakan yang ke-empat kalinya, setelah sebelumnya pernah dilaksanakan pada tahun 2002, 2004 dan 2010. Kami sangat senang MILO School Competition disambut baik oleh masyarakat Yogyakarta, ini terbukti dengan antusiasme pesertanya. Kami berharap MILO School Competition dapat memberikan pengalaman berharga bagi para peserta, sehingga dapat memacu mereka untuk terus berprestasi,” ujar Business Executive Manager Beverages Nestlé Indonesia, Prawitya Soemadijo.

Sementara itu, Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Pengurus Kota (Pengkot) Yogyakarta Budi Santosa Asrori menyambut baik hadirnya MILO School Competition di kota Yogyakarta. “Yogyakarta sudah banyak melahirkan pebulutangkis nasional, antara lain Hayom Rumbaka, Sigit Budiarto dan Hendri Kurniawan Saputra. Saya berharap melalui MILO School Competition dapat lahir bibit-bibit baru pebulutangkis berbakat dari Yogyakarta,” ujar Budi

Tahun ini MILO School Competition telah resmi masuk dalam kalender PBSI sebagai satu-satunya kompetisi bulutangkis tingkat SD dan SMP. Kompetisi ini sudah terbuka bagi para siswa yang berasal dari luar daerah-daerah penyelenggaraan MILO School Competition, dengan kategori pertandingan Tunggal Open: kelompok umur 10-12 tahun dan 13-15 tahun serta Ganda Open: kelompok umur 10-12 tahun dan 13-15 tahun.

Budi menambahkan, masuknya MILO School Competition dalam kalender PBSI menambah nilai positif bagi para siswa yang ingin turut berkompetisi di arena bulutangkis. Kini, kesempatan untuk berkompetisi terbuka tidak hanya bagi mereka yang berlatih di klub, tapi juga di sekolah. “Ini sarana yang bagus untuk memantau kemampuan siswa SD dan SMP di bidang bulutangkis, sehingga pengembangan bakat mereka bisa lebih terarah,” papar Budi.

Setelah putaran kedua di Yogyakarta, MILO School Competition akan dilaksanakan di Surabaya pada tanggal 17-22 Maret dan Palembang pada tanggal 21-26 April. Juara dari masing-masing kota akan mendapatkan pelatihan fisik serta bimbingan dari legenda bulutangkis Indonesia sebelum maju ke Grand Final di Jakarta pada bulan Juni 2014. Selanjutnya, mereka akan berkesempatan menjajal kemampuannya dalam ‘Perang Bintang’ melawan atlet-atlet bulutangkis nasional.

Selain kegiatan MILO School Competition, Nestlé MILO juga mengadakan MILO Ayo Olahraga, sebuah program yang mendukung misi PBSI dalam memassalkan dan memperkenalkan bulutangkis sejak dini, dengan melibatkan guru-guru olahraga dan siswa kelas 1-3 SD. Program ini mengadopsi modul Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) “Shuttle Time” dalam pelatihan yang diberikan langsung oleh tutor PBSI.

Pada tanggal 10-13 Februari lalu, PBSI telah memberikan pelatihan kepada 30 guru olahraga SD di Yogyakarta dan Cirebon. Setelah itu, guru-guru yang telah mendapatkan pelatihan tersebut memberikan pelatihan kepada para siswanya selama sembilan minggu, dengan pengawasan dari PBSI dan Nestlé MILO. Program MILO Ayo Olahraga juga turut melibatkan orang tua khususnya ibu, agar para ibu dapat mendukung anaknya untuk lebih aktif berolahraga serta mengetahui kemajuan anaknya dalam menerima pelajaran bulutangkis melalui laporan agenda mingguan yang diberikan oleh guru olahraga.

”Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan dan semangat olahraga pada anak Indonesia sehingga mereka dapat belajar nilai-nilai kehidupan seperti pantang menyerah, kerja sama tim, sportivitas dan percaya diri, yang akan menjadikan mereka juara bukan hanya di lapangan tapi juga dalam kehidupan,” tutup Business Executive Manager Beverages Nestlé Indonesia Prawitya Soemadijo. (id)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: