SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    March 2014
    M T W T F S S
    « Feb   Apr »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,682 other followers

Bermain di Bawah Tekanan, Nitya/Greysia Dihentikan Ganda China

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on March 6, 2014


BIRMINGHAM, KOMPAS.com – Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii gagal memenuhi target ke babak semifinal All England 2014 setelah dihentikan Ma Jin/Tang Yuanting (China) pada babak pertama dengan skor 13-21, 12-21.

Hasil ini mengubah rekor pertemuan kedua pasangan menjadi 1-1. Pada pertemuan pertama di Korea Open Superseries 2014, Nitya/Greysia mengalahkan Ma/Tang dengan skor 21-18, 5-21, 21-13. Sayang, Nitya/Greysia gagal mengulang kemenangan tersebut di National Indoor Arena.

“Kali ini Ma/Tang lebih berani menyerang dan mau maksa, tidak seperti di pertemuan sebelumnya yang mau diajak main bertahan. Di awal, mereka sempat bermain betahan, tetapi kemudian tiba-tiba mengubah permainan dengan cepat,” ungkap Greysia.

“Sebagai bahan evaluasi, kami mesti memperkuat serangan-serangan, kekuatan smes juga mesti ditambah,” jelas Greysia.

Nitya/Greysia tak bisa berbuat banyak dalam meladeni permainan menyerang dan cepat yang Ma/Tang. Mereka tertinggal jauh 9-18 pada gim pertama. Pada gim kedua tak banyak terjadi perubahan, Ma/Tang yang terus menekan, membuat Nitya/Greysia kembali tertinggal 6-17.

“Kami terus tertekan sejak awal permainan. Sebenarnya kami sudah berusaha untuk balik serang dan menahan Ma, tetapi poin kami tertinggal terlalu jauh sehingga sulit untuk mengejar. Seharusnya kami sudah langsung siap dari awal, tidak boleh kecolongan start,” beber Nitya.

“Pasangan China memang terkenal kuat, sebaliknya Nitya/Greysia masih kurang di serangan-serangan. Di gim kedua sudah diinstruksikan untuk bermain balik serang, tetapi kembali lagi ke pola permainan bertahan,” ujar Endra Muliajaya, sang pelatih.

Sementara itu, pasangan Anggia Shitta Awanda/Della Destiara Haris melaju ke babak kedua setelah mengalahkan Misato Aratama/Megumi Taruno (Jepang), 21-18, 21-19. Di ganda putra, pasangan Angga Pratama/Rian Agung Saputro juga melaju berkat kemenangan atas Peter Briggs/Harley Towler (Inggris(, 20-22 21-18 21-11.

Pasangan juara bertahan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sudah lebih dulu melenggang ke babak kedua setelah menumbangkan Chan Peng Soon/Lai Pei Jing (Malaysia), 21-12, 21-5.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: