SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    March 2014
    M T W T F S S
    « Feb   Apr »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,678 other followers

Firdasari Masih Terlalu Tangguh untuk Rena

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on March 6, 2014


MAKASSAR, KOMPAS.com — Nama besar Adriyanti Firdasari yang pernah menjadi tunggal putri andalan Merah Putih sepertinya membuat lawannya yang baru tahun ini bermain di nomor dewasa, Rena Asela, tak bisa berbuat banyak.

Bertanding di babak kedua Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Sulawesi Open 2014 yang digelar di Makassar, atlet yang biasa disapa Firda ini berhasil menang dengan dua gim langsung 21-10 dan 21-15.

“Di pertandingan tadi saya merasa semua pukulan saya ragu-ragu. Kalaupun mengangkat bola, jadinya malah tanggung. Saya memang agak sedikit tegang, mungkin juga ada faktor saya harus melawan Kak Firda, pemain yang jauh lebih senior dibanding saya,” ujar Rena seusai laga.

Di sisi lain, Firda sendiri mengakui bahwa lawannya kali ini memang banyak melakukan kesalahan sendiri. Ia berujar bahwa sang lawan yang berasal dari PB Djarum itu memiliki pukulan yang cukup berbahaya.

“Dia memiliki netting yang tipis dan penempatan bolanya juga bagus, hanya saja mungkin memang masih belum matang,” ujar Firda usai laga.

Pada babak perempat final, Firda akan ditantang oleh yuniornya saat masih di Cipayung, Yeni Asmarani. Wakil PB Djarum ini akan menantang Firda seusai menekuk lawannya, Meilany dari PB Jaya Raya Suryanaga, dengan 21-16 dan 21-8.

Firda memang sudah tidak lagi tercatat sebagai atlet nasional di Cipayung, tetapi hal ini tak lantas membuatnya berhenti bermain bulu tangkis. Atlet yang kembali ke klubnya PB Jaya Raya Jakarta ini mengaku masih akan aktif bertanding pada tahun ini.

“Tahun ini saya masih akan bermain, tapi lebih pada menikmati pertandingan. Saya juga bantu anak-anak yunior berlatih, jadi sparring partner remaja dan taruna,” lanjutnya.

Sementara itu, persaingan di nomor tunggal putri Djarum Sirnas perdana ini sudah memanas sejak babak pertama. Unggulan teratas, Febby Angguni, akhirnya harus takluk di tangan Mega Cahya Purnama. Andalan PB Djarum itu kalah dalam dua gim langsung, 19-21 dan 17-21.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: