SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    March 2014
    M T W T F S S
    « Feb   Apr »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,677 other followers

Fu Haifeng : Kerja Sama dengan Cai Yun Sudah Berakhir

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on March 7, 2014


1444369caifu-wbc780x390BIRMINGHAM, KOMPAS.com – Pemain ganda putra China Fu Haifeng yakin bahwa 12-tahun kebersamaannya dengan Cai Yun sudah berakhir, meski kini masih sama-sama memperkuat tim nasional. Pasangan ini merupakan salah satu legenda bulu tangkis dunia.

“Kami tidak muda lagi dan sulit untuk bersaing di level tertinggi,” kata Fu. “Lagi pula, saya tidak merasa kami bisa kompetitif lagi sebagai pasangan. Masa kami sebagai pasangan sudah berakhir. Namun, kami masih punya peran penting di tim nasional China, sebagai mentor.”

Bersama, mereka empat kali menjadi juara dunia, meraih medali emas Olimpiade 2012, turut membawa China juara Thomas Cup enam kali berturut-turut sejak 2004 dan lima kali beruntun juara Sudirman Cup sejak 2005.

Fu yang kini berusia 30 tahun belum ingin pensiun, meski tak lagi berpartner dengan Cai. Dia sudah coba dipasangkan dengan beberapa partner berbeda sejak World Championships 2013 di Guangzhou, di antaranya Hong Wei dan Zhang Nan.

“Kami dipasangkan dengan pemain-pemain muda dengan dua alasan. Pertama, untuk mempercepat perkembangan mereka. Kedua, untuk membentuk tim nasional yang lebih kuat,” lanjut Fu.

Ganda China terbaik saat ini, Liu Xiaolong/Qiu Zihan, masih tertahan di peringkat enam dunia. Bukan posisi yang menjanjikan jika China ingin meraih gelar Thomas Cup ke-10 tahun ini.

Di All England yang berlangsung pekan ini, Fu yang berpasangan dengan Zhang Nan harus memulai turnamen dari babak kualifikasi untuk bisa ambil bagian di babak utama. Mereka melangkah ke babak kedua, setelah mengalahkan Cai Yun yang berpartner dengan Kai Lu, 21-10, 21-16, Rabu (5/3/2014).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: