SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    March 2014
    M T W T F S S
    « Feb   Apr »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,678 other followers

Juara All England, Tontowi/Liliyana Pecahkan Rekor 23 Tahun

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on March 11, 2014


0143267towi780x390BIRMINGHAM, KOMPAS.com — Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir merebut gelar juara untuk ketiga kalinya di turnamen All England Superseries Premier 2014 dengan mengalahkan ganda China, Zhang Nan/Zhao Yunlei, Minggu (9/3/2014).

Owi/Butet, sapaan akrab Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, yang menempati unggulan 2, bermain tanpa cela untuk mengatasi unggulan pertama dan favorit kuat juara asal China, Zhang Nan/Zhao Yunlei, dalam dua gim 21-13, 21-17. Kemenangan Owi/Butet juga membuat skor pertemuan antar-kedua ganda tersebut sama kuat, 5-5.

Gelar juara ini merupakan gelar ketiga kalinya buat Tontowi/Liliyana setelah keberhasilan pada 2012 dan 2013. Tahun lalu, mereka menjadi juara juga dengan mengalahkan Zhang Nan/Zhao Yunlei.

Tontowi/Liliyana juga menjadi pasangan pertama yang mencatat kemenangan tiga kali berturut-turut di All England setelah terakhir kali prestasi ini dicatat oleh ganda Korea, Park Joo-bong/Chung Myung-hee pada 1989-1991.

Dalam All England tahun ini, China dan Indonesia sama-sama merebut dua gelar juara, sementara Malaysia merebut gelar juara di nomor tunggal putra.

Berikut hasil lengkap All England 2014:
Ganda putri:
Wang Xiaoli/Yu Yang [China/1]-Ma Jin/Tang Yuanting [China]  21-17, 18-21, 23-21

Ganda putra:
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan [Indonesia/1]-Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa [Jepang/2] 21-19, 21-19

Tunggal putri:
Wang Shixian [China/4]-Li Xuerui [China/1]  21-19, 21-18

Tunggal putra:
Lee Chong Wei [Malaysia/1]-Chen Long [China/2]  21-13, 21-18

Ganda campuran:
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [Indonesia/2]-Zhang Nan/Zhao Yunlei [China/1]  21-13, 21-17

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: