SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    March 2014
    M T W T F S S
    « Feb   Apr »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,677 other followers

Juara All England 2014 “Diguyur” Bonus Rp 1 Miliar

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on March 19, 2014


JAKARTA, KOMPAS.com — Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan mendapat bonus dengan total Rp 1 miliar atas sukses mereka menjadi juara All England Superseries Premier 2014. Bonus diserahkan di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Selasa (18/3/2014).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Yoppy Rosimin selaku Program Director Djarum Foundation dan Agus Lukita, perwakilan dari Yayasan Jaya Raya.

Hendra/Ahsan, yang meraih gelar All England pertama dalam karier mereka, mendapat bonus masing-masing Rp 200 juta dari Djarum Foundation dan Yayasan Jaya Raya. Sementara itu, Tontowi/Liliyana masing-masing mendapatkan Rp 200 juta dari Djarum Foundation.

Pasangan ganda campuran ranking kedua dunia ini juga mendapat tambahan bonus Rp 200 juta dari Blibli.com atas gelar hat-trick yang mereka raih di kejuaraan tertua di dunia ini.

“Ini adalah gelar ketiga kami di All England. Kami sangat senang bisa membahagiakan orangtua. Mudah-mudahan ke depannya prestasi kami lebih baik lagi,” ujar Tontowi.

“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada kami. (Terima kasih) kepada Djarum Foundation, Blibli.com, dan PBSI, serta keluarga. Ini adalah hasil kerja keras, tetapi kami tidak mau puas dan jangan sombong. Semoga ini awal kemajuan bulu tangkis Indonesia,” beber Liliyana.

Tak hanya para pemain yang dibanjiri bonus, para pelatih pun mendapat apresiasi atas kerja keras dalam membimbing anak-anak didik mereka menuju podium juara. Richard Mainaky yang merupakan pelatih Tontowi/Liliyana, serta Herry Iman Pierngadi, pelatih Hendra/Ahsan, masing-masing menerima bonus sebesar Rp 10 juta.

Acara ini juga dihadiri para legenda bulu tangkis Indonesia yang pernah merajai singgasana All England. Di antaranya Tan Joe Hok, Kartono/Heryanto, Eddy Hartono, Imelda Wiguna, Hariyanto Arbi, dan Sigit Budiarto. Selain itu, keluarga para juara juga hadir dalam kesempatan bahagia ini.

“Kemenangan ini begitu menginspirasi. Ini adalah prestasi yang sudah kita rindukan bersama. Semoga gelar All England ini membawa semangat kepada para pemain yunior,” ujar Agus Lukita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: