SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    March 2014
    M T W T F S S
    « Feb   Apr »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,677 other followers

Praveen/Debby Bertemu Ganda Tiongkok di Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on March 29, 2014


1915589praveen-debby-0403b780x390JOHOR, Kompas.com – Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto akan menghadapi ganda Tiongkok, Huang Yaqiong/Lu Kai di final Malaysia Terbuka GP Gold, Minggu (30/03/2014).

Meskipun tak diunggulkan, Praveen/Debby mampu menyingkirkan unggulan pertama dari Singapura, Danny Bawa Chrisnanta/Yu Yan Vanessa Neo, hingga akhirnya meraih kemenangan dengan skor 21-18, 14-21, 21-9.

“Kami memang ingin mengalahkan unggulan pertama. Meskipun mereka diunggulkan, bukan berarti mutlak yang dijagokan yang akan menang, kami pikir bahwa peluang kami tetap ada. Kami belum merasa senang dengan kemenangan ini, soalnya masih ada satu tugas lagi di final, kalau sudah juara baru senang,” kata Praveen kepada Badmintonindonesia.org.

Praveen/Debby sempat ketinggalan di game pertama 3-7. Perlahan tapi pasti, pasangan Indonesia ini mulai menyusul perolehan angka. Saat berhasil menyamakan kedudukan 14-14, Praveen/Debby menekan Danny/Vanessa dengan balik unggul 17-15 dan akhirnya merebut gim pertama.

Pada gim kedua, Praveen/Debby lagi-lagi kecolongan start dan tertinggal jauh 2-9. Praveen/Debby tampak kewalahan di gim kedua, keduanya seringkali membuat kesalahan sendiri dan hal ini tentunya semakin menguntungkan buat Danny/Vanessa.

“Di game pertama, lapangan kami menang angin, jadi enak buat kami untuk melakukan serangan, terutama Praveen. Sayang di game kedua kami kalah start, lapangan kami juga kalah angin, jadi permainan kami lambat. Mau menyusul juga agak sulit karena ketinggalannya terlalu jauh,” tutur Debby usai pertandingan.

Praveen/Debby mencoba untuk memperbaiki penampilan di game ketiga. Mengawali permainan dengan baik, Praveen/Debby terus melaju hingga 13-6. Keadaan ini membuat Danny/Vanessa semakin tertekan dan sulit untuk mengejar ketertinggalan yang begitu jauh. Pasangan Singapura ini pun terus membuat kesalahan-kesalahan yang tidak perlu.

Lawan Praveen/Debby di final adalah ganda asal Tiongkok, Lu Kai/Huang Yaqiong yang maju ke babak final dengan menyingkirkan unggulan 2 asal Indonesia, Edi Subaktiar/Gloria Emmanuelle Widjaja dalam rubber game 19-21, 21-13, 21-15.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: