SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    April 2014
    M T W T F S S
    « Mar   May »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,682 other followers

Tim Yunior Indonesia Kembali Jadi “Runner-up”

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 13, 2014


2203587yunior-1104780x390ALOR STAR, KOMPAS.com – Tim yunior Indonesia harus mengakui keunggulan Tiongkok di ajang beregu turnamen BWF World Junior Championships 2014. Pada partai final yang berlangsung di Stadion Sultan Abdul Halim, Jumat (11/4/2014), Indonesia kalah 0-3 dan berakhir sebagai runner-up.

“Para atlet sudah memberikan yang terbaik, inilah hasilnya. Kami mengakui kalau lawan memang lebih bagus dan tampil lebih baik dari kami. Perjuangan kami sampai ke final memang sudah melewati target awal yaitu semifinal. Ini adalah pencapaian maksimal tim kami,” kata Maria Fransisca, manajer tim Indonesia.

“Di satu sisi, saya juga kagum dengan semangat para pemain, terbukti mereka berjuang mati-matian sampai beberapa kali terjadi rubber game dan game point. Sementara yang tidak bermain juga kompak mendukung temannya yang sedang bertanding,” tambah Maria.

Pasangan ganda campuran Muhammad Rian Ardianto/Rosyita Eka Putri Sari gagal mengamankan poin pertama setelah dikalahkan Huang Kaixiang/Chen Qingchen, 14-21, 21-17, 17-21.

Rian/Rosyita tidak bermain dalam penampilan terbaik. Mereka banyak melakukan kesalahan tidak perlu pada gim pertama. Meski berhasil mencuri gim kedua, pada gim ketiga pasangan Indonesia ini tak dapat keluar dari tekanan lawan.

Pada partai kedua, Jonatan Christie juga belum mampu menghentikan perlawanan Shi Yuqi, tunggal putra andalan Tiongkok.

Clinton Hendrik Kudamassa/Muhammad Rian Ardianto sempat mengembuskan angin segar saat memenangkan gim pertama pada partai ketiga melawan Huang Kaixiang/Zheng Shiwei. Sayangnya, pada gim selanjutnya, Clinton/Rian banyak melakukan kesalahan-kesalahan yang tak perlu sehingga Huang/Zheng pun kian unggul.

“Penampilan kami kurang baik, kami sering kehilangan fokus. Lawan kami juga cukup bagus, mereka punya permainan yang kencang dan tenaganya juga kuat,” ujar Rian. “Semoga kami bisa tampil lebih baik di nomor perseorangan.”

Hasil ini menyamai pencapaian di ajang beregu WJC 2013, dimana kala itu Indonesia juga mendapat medali perak setelah dikalahkan Korea di final.

Berikut hasil pertandingan partai final beregu BWF World Junior Championships 2014 antara Indonesia melawan Tiongkok (0-3).
Ganda Campuran
Muhammad Rian Ardianto/Rosyita Eka Putri Sari vs Huang Kaixiang/Chen Qingchen 14-21, 21-17, 17-21

Tunggal Putra
Jonatan Christie vs Shi Yuqi 19-21, 20-22

Ganda Putra
Clinton Hendrik Kudamassa/Muhammad Rian Ardianto vs Huang Kaixiang/Zheng Shiwei 22-20, 12-21, 18-21

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: