SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    April 2014
    M T W T F S S
    « Mar   May »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,702 other followers

Rosyita/Apriani Gagalkan Final Sesama Tiongkok

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on April 18, 2014


ALOR SETAR, KOMPAS.com — Rosyita Eka Putri Sari/Apriani Rahayu memupuskan harapan Tiongkok untuk membuat all Chinese final di ganda putri BWF World Junior Championship dengan merebut satu tempat di final seusai mengalahkan Jiang Binbin/Tang Pingyang, 21-13, 21-16.

Rosyita/Apriani bermain sangat cerdik pada laga semifinal. Tak mau terjebak permainan khas Tiongkok yang terkenal cepat dan keras, Rosyita/Apriani terlihat memperlambat tempo permainan dengan reli-reli panjang yang halus.

“Kalau adu cepat, pasti mereka lebih unggul. Kalau kami main drive terus, mereka juga lebih senang. Jadi, kami bawa mereka ke irama permainan yang kami mau,” komentar Apriani, pemain binaan klub Pelita Bakrie.

“Kami sudah yakin bisa menang karena pasangan Tiongkok ini tidak berbahaya seperti rekan-rekannya yang lain. Kami bersyukur bisa melaju ke final, apalagi ini pertama kalinya kami berpasangan dan hanya latihan beberapa minggu sebelum berangkat,” ujar Rosyita.

Apriani, yang baru pertama kali mengikuti ajang WJC, mengaku senang bisa melaju ke final. Sementara buat Rosyita, ini adalah WJC ketiga setelah tahun 2012 dan 2013 ia juga mengikuti kejuaraan yang sama.

“Rasanya senang sekali bisa lolos ke final. Saya kan belum pernah ikut WJC, jadi berkesan sekali, sampai-sampai saya menitikkan air mata. Saya beruntung bisa diberi kesempatan berpasangan dengan Kak Rosyita yang lebih senior, dia banyak memberi masukan kepada saya dan mengingatkan saya untuk lebih sabar,” ungkap Apriani yang merupakan kelahiran Lawulo, 29 April 1998.

Di final, Rosyita/Apriani akan menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok lainnya, Chen Qingchen/Jia Yin Fa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: