SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    May 2014
    M T W T F S S
    « Apr   Jun »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,681 other followers

Pemain Unggulan Berguguran di Djarum Sirnas

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 24, 2014


BANDUNG, Kompas.com — Sports Hall Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) seakan menjadi kuburan para unggulan. Di tiga nomor dewasa, sudah tiga unggulan pertama terhenti di babak awal Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Jawa Barat Open 2014.

Unggulan teratas tunggal putra, Alamsyah Yunus, terlebih dahulu harus angkat koper dari Kota Kembang. Di laga babak kedua yang digelar pada Kamis (22/5/2014), Alamsyah dipaksa mengakui keunggulan tunggal PB Jaya Raya, R Eka Fajar Kusuma, dengan 22-20, 15-21, dan 19-21.

Kekalahan cukup mengejutkan dari Alamsyah ini kemudian diikuti oleh tumbangnya unggulan pertama di ganda campuran dewasa dan ganda dewasa putra di 16 besar yang digelar Jumat (23/5/2014). Ardiansyah Putra/Devi Tika Permatasari pun harus rela melepaskan tiket ke perempat final, setelah mereka dikalahkan oleh pemain non-unggulan, Rian Swastedian/Sri Wulansari dengan dua game langsung 20-22 dan 18-21.

“Mungkin di Bandung salah satu tempat kurang hoki bagi saya, dari dulu saya tidak pernah bisa juara di Bandung,” ujar Devi yang merupakan atlet PB SGS PLN.

Sementara itu di sektor ganda putra, unggulan teratas asal PB Jaya Raya Suryanaga, Christoper Rusdianto/Tri Kusumawardana, harus takluk di tangan wakil PB Djarum, Hantoro/Kenas Adi Haryanto, juga dalam dua gim langsung, 14-21 dan 19-21.

“Di pertandingan tadi kami tampil kurang begitu baik, lawan pun hari ini bermain taktis. Meskipun mereka baru dipasangkan tetapi mereka sudah bisa kompak di lapangan,” ujar Tri.

Sementara itu pada nomor tunggal putra, tiga wakil Pelatnas sudah terhenti di babak 16 besar. Anthony Ginting, Firman Abdul Kholik dan Rivan Fauzin Imanuddin harus tersingkir, tinggal Jonatan Christie yang masih terus melaju. (*/)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: