SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    May 2014
    M T W T F S S
    « Apr   Jun »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,678 other followers

Park Joo-bong : Ini Kesempatan Kedua Saya di Final Piala Thomas

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on May 25, 2014


NEW DELHI, KOMPAS.com — Pelatih Park Joo-bong mengaku tak akan menyia-nyiakan kesempatan yang didapat Jepang di Piala Thomas 2014. Mereka berhasil menembus final dan akan menghadapi Malaysia di Siri Fort Indoor Stadium, New Delhi, India, Minggu (25/5/2014).

“Jepang tak pernah memenangi Piala Thomas. Jika kami menang, kemenangan tersebut akan mendorong perubahan besar bagi perbulutangkisan Jepang. Banyak anak muda Jepang yang akan tertarik bermain bulu tangkis,” kata pria Korea yang telah melatih Jepang sejak 2005 ini.

Bagi Jepang, ini adalah kali pertama mereka melangkah ke final turnamen beregu antarnegara tersebut. Sementara itu bagi Park, ini adalah final keduanya setelah Piala Thomas 2002 yang mempertemukan Malaysia dan Indonesia. Ketika itu, Park adalah pelatih Malaysia. Itu juga jadi kali terakhir Indonesia memenangi Piala Thomas setelah mengalahkan Malaysia, 3-2.

“Ini kesempatan kedua bagi saya. Semoga mimpi saya tercapai. Sebagai pemain, saya tak pernah meraihnya di bawah bendera Korea Selatan. Sebagai pelatih, saya pernah hampir meraihnya saat melatih Malaysia pada 2002,” kata Park.

Meski begitu, Park tak membebankan ambisi pribadinya tersebut kepada para pemain. Dia menekankan kepada para pemain Jepang untuk bermain serileks mungkin.

“Jepang akan bermain rileks. Kenichi Tago akan kesulitan memenangi partai pertama (melawan Lee Chong Wei), tetapi kami masih punya kesempatan di empat partai lain. Siapa pun yang bisa mengatasi tekanan, dialah yang menang,” katanya. “Kepercayaan diri pemain sedang bagus setelah kemarin mengalahkan Tiongkok untuk pertama kalinya.”

Park menilai bahwa kondisi lawan juga sedang bagus. “Banyak orang mengatakan tim Malaysia saat ini lebih lemah, tetapi saya justru tak melihat itu. Malaysia jadi lebih percaya diri setelah menyingkirkan tim-tim kuat, Denmark, Korea Selatan, dan Indonesia,” jelasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: