SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    June 2014
    M T W T F S S
    « May   Jul »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,708 other followers

Kalah Matang, Praveen/Debby Gagal Tundukkan Fischer Nielsen/Pedersen

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on June 20, 2014


JAKARTA, KOMPAS.com — Target Praveen Jordan/Debby Susanto untuk menundukkan unggulan empat asal Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, pada pergelaran BCA Indonesia Open Superseries Premier 2014 gagal terwujud. Kalah pengalaman, Praveen/Debby menyerah setelah bermain tiga gim, 21-16, 16-21, 11-21, pada babak kedua, Kamis (19/6/2014).

Praveen/Debby mampu menguasai pertandingan pada gim pertama. Namun, Fischer Nielsen/Pedersen mengubah pola permainan pada gim kedua dan ganda Indonesia telat mengantisipasi sehingga pertandingan harus berlanjut ke gim ketiga.

“Awal gim ketiga lumayan, tetapi waktu pindah lapangan, anginnya kencang. Padahal, pukulan kami biasa saja, tapi selalu keluar,” ungkap Debby seusai pertandingan.

“Sewaktu mereka mengubah pola permainan juga kami kurang siap. Itu pengaruhnya besar banget. Secara keseluruhan sih, mereka memang lebih matang,” tambah Praveen.

Meski kalah, Praveen/Debby mengaku performa mereka meningkat. Sebelumnya, saat bertemu Fischer Nielsen/Pedersen di Malaysia Terbuka 2014, mereka kalah dua gim langsung, 12-21, 19-21.

“Kami siap melawan mereka lagi. Pokoknya saya ingin sekali menang lawan mereka karena belum pernah menang,” tutup Praveen.

Dengan hasil tersebut, Indonesia hanya menyisakan satu wakil di nomor ganda campuran, yakni Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Unggulan dua tersebut akan bertemu unggulan lima asal Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: