SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    August 2014
    M T W T F S S
    « Jul   Sep »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,682 other followers

Chen Long Tetaplah Chen Long, Tangguh dan Berbahaya

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on August 27, 2014


KOPENHAGEN, KOMPAS.com – Tanpa Lin Dan yang gagal lolos ke Kejuaraan Dunia 2014, Tiongkok meletakkan harapan pada Chen Long untuk meraih gelar juara tungal putra. Pebulu tangkis 25 tahun tersebut membuka perjalanan di Kopenhagen dengan mengalahkan Luka Wraber dari Rusia, 21-8, 21-10, Selasa (26/8/2014).

Chen Long hanya lebih tua dua tahun dari Wraber, tetapi soal pengalaman dan teknik dia jauh lebih unggul. Tak heran jika Chen Long menutup gim pertama dengan cepat dan keunggulan besar.

Wraber menunjukkan semangat juang luar biasa pada gim kedua. Dia bahkan memimpin perolehan poin pada awal gim. Chen Long berhasil mengejar di angka 6-6, lalu 7-7.

Setelah itu, Wraber tak mampu lagi meredam kekuatan Chen Long. Pertandingan pun berakhir dalam 35 menit.

Chen Long datang ke Kejuaraan Dunia ini dengan rekor kurang meyakinkan di sepanjang 2014. Setelah menjuarai Korea Terbuka, Januari, dia tak pernah meraih gelar lagi. Puncaknya adalah ketika dia gagal membawa Tiongkok mempertahankan gelar Piala Thomas.

Tahun ini, ada empat pemain yang sudah mengalahkannya. Pebulu tangkis nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei, dua kali mengalahkan Chen Long.

Tunggal Jepang, Kenichi Tago, juga dua kali menang atas Chen Long, salah satunya terjadi pada laga semifinal Piala Thomas. Dua pemain lainnya adalah Hu Yun (Hongkong) dan Jan O Jorgensen (Denmark).

Setelah kalah dari Jorgensen di semifinal Indonesia Terbuka, Juni lalu, Chen Long tidak turun di turnamen apapun. Dia digembleng secara khusus oleh pelatih kepala Tiongkok, Li Yongbo.

Perjalanan untuk menjadi juara dunia memang masih panjang. Namun, laga melawan Wraber menunjukkan bahwa Chen Long dalam kondisi siap tempur demi menjadi juara.

Dia memiliki pukulan-pukulan yang menyulitkan lawan disertai dengan pertahanan yang ketat. Fisiknya juga prima, terlihat dari bagaimana dia melakukan pergerakan sepanjang pertandingan.

Banyak yang mengatakan Kejuaraan Dunia tahun ini akan jadi milik Lee Chong Wei. Benarkah? Yang pasti, Chen Long sudah siap menjegal siapa pun yang akan menghalangi langkahnya untuk melanjutkan dominasi Tiongkok di tunggal putra sejak Kejuaraan Dunia 2006.

Marc Zwiebler (Jerman) akan jadi ujian Chen Long selanjutnya, di babak kedua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: