SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    August 2014
    M T W T F S S
    « Jul   Sep »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,678 other followers

Li Xuerui Tak Ingin Mengulang Kesalahan Tahun Lalu

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on August 31, 2014


KOPENHAGEN, KOMPAS.com – Unggulan pertama tunggal putri, Li Xuerui, berhasil mencapai final Kejuaraan Dunia untuk kali kedua secara beruntun. Pemain berusia 23 tahun ini bertekad meraih gelar juara dunia untuk kali pertama.

“Saya akan mempersiapkan diri untuk bermain sekuat tenaga. Saya berharap tidak mengulang kesalahan tahun lalu. Saya ingin menggenggam medali emas yang tahun lalu lepas dari tangan saya,” tutur Li yang dikalahkan pemain Thailand, Ratchanok Intanon, pada final Kejuaraan Dunia 2013, di Guangzhou, Tiongkok.

Li lolos dari babak semifinal dengan cukup mudah. Juara Olimpiade London 2012 tersebut menundukkan pemain muda Jepang, Minatsu Mitani, dengan dua gim langsung, 21-8, 21-14, Sabtu (30/8/2014). Menurutnya, Mitani masih banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga tak sulit baginya untuk terus menyerang.

“Gim pertama berjalan cukup mudah sehingga saya sedikit lengah. Pukulannya lumayan unik dan membuat saya sedikit kesulitan pada gim selanjutnya. Pelatih menyuruh saya untuk lebih fokus, mengurangi kecepatan, dan lebih sabar,” terang Li.

Di final, Li akan bertemu pemain Spanyol, Carolina Marin, untuk berebut gelar juara. Bagi Marin, ini adalah final Kejuaraan Dunia pertamanya, yang didapat usai mengalahkan Pusarla Venkata Sindhu (India) dengan 21-17, 21-15.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: