SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    September 2014
    M T W T F S S
    « Aug   Oct »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,682 other followers

Indonesia Borong Empat Gelar dari Vietnam

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on September 9, 2014


HO CHI MINH, KOMPAS.com – Empat gelar berhasil diboyong pemain-pemain bulu tangkis Indonesia di ajang Vietnam Terbuka Grand Prix 2014. Satu-satunya nomor yang lepas dari Indonesia adalah tunggal putri yang jatuh ke tangan Jepang.

“Indonesia berhasil memboyong empat dari lima gelar yang dipertandingkan di Vietnam Open Grand Prix 2014. Ini adalah prestasi yang membanggakan. Saya harap pencapaian ini menjadi penyemangat untuk semua atlet yang akan bertanding di kandang sendiri di ajang Indonesian Masters GP Gold di Palembang dan Asian Games 2014,” kata Gita Wirjawan, Ketua Umum PP PBSI.

Indonesi bahkan berhasil mewujudkan all-Indonesian final pada nomor ganda campuran dan ganda putri. Pasangan ganda campuran Muhammad Rijal/Vita Marissa keluar sebagai juara setelah mengalahkan Irfan Fadhilah/Weni Anggraini dalam dua gim langsung, 21-18, 21-10.

Gelar kedua tim Merah-Putih dipersembahkan oleh Dionysius Hayom Rumbaka usai memetik kemenangan atas wakil India, Prannoy HS, dengan skor akhir 18-21, 21-15, 21-18.

“Prannoy merupakan pemain India yang punya ketahanan yang bagus. Di final tadi, saya mampu bermain dengan ketahanan lebih. Kalau melawan dia, memang harus kuat-kuatan. Siapa yang lebih baik ketahanannya akan menang,” jelas Hayom.

Sementara itu di ganda putri, dua pasangan pelatnas saling berhadapan di final. Rosyita Eka Putri Sari/Maretha Dea Giovani memenangi laga melawan Gebby Ristiyani/Ni Ketut Mahadewi Istarani, 21-19, 15-21, 21-10.

Pada laga terakhir, pasangan Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan membukukan gelar keempat untuk Indonesia usai menaklukkan Kenta Kazuno/Kazushi Yamada (Jepang), 15-21, 23-21, 21-17.

Di nomor tunggal putri, Nozomi Okuhara berhasil menumbangkan Aya Ohori, sesama pemain Jepang, dengan permainan dua gim langsung, 21-15, 21-11.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: