SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    October 2014
    M T W T F S S
    « Sep   Nov »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,681 other followers

Praveen/Debby Masih Belum Berhasil Taklukkan Duo Z

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on October 17, 2014


Faktor non teknis kembali menjadi batu sandungan buat pasangan Praveen Jordan/Debby Susanto dalam menghadapi peraih medali emas Olimpiade London 2012 asal Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Pada pertemuan ketiga pada babak kedua Denmark Open Super Series Premier 2014, Praveen/Debby kembali dihadang pasangan rangking satu dunia tersebut dengan skor 15-21, 20-22 di Odense, Denmark hari Kamis (16/10).

Praveen/Debby mengaku tampil kurang tenang di laga perebutan tiket perempat final ini, terutama di game kedua saat adu setting. Berhasil meraih game point pada kedudukan 20-18, Praveen/Debby tak dapat menutup game dan ‘memperpanjang nafas’ hingga game ketiga. Zhang/Zhao yang terus menekan, berhasil meraih empat poin berturut-turut dan memenangkan pertandingan.

“Dari awal permainan, saya terlalu ingin menang, jadi saya merasa bola-bolanya kurang akurat semua. Semangat membara, tetapi malah pukulannya yang kurang bagus. Emosi yang terlalu positif kalau berlebihan ternyata juga hasilnya tidak bagus, jadinya negatif. Kalau tenang saja sepertinya bisa menang,” kata Praveen yang tak dapat menyembunyikan kekecewaannya usai laga berakhir.

“Di game pertama memang Praveen terlalu menggebu-gebu karena terlalu bersemangat. Di game kedua sebetulnya sudah bisa mengontrol sampai kami memimpin di angka 20-18. Saat kami mengejar, lawan sempat panik dan membuat kesalahan-kesalahan sendiri, tetapi di poin-poin kritis kami tak dapat mengontrol emosi, seharusnya lebih sabar lagi,” ungkap Debby.

“Sebelumnya juga kejadian seperti ini, soal kontrol emosi ini masih menjadi permasalahan. Selebihnya kami merasa tidak ada masalah saat menghadapi mereka. Pelatih juga sudah mengingatkan agar kami jangan terlalu nafsu, cari kesempatan menyerang yang enak, baru serang,” Praveen melanjutkan.

Dengan hasil ini, maka tiga kali sudah Praveen/Debby ditaklukkan duo Z. Sebelumnya Zhang/Zhao juga mengalahkan Praveen/Debby di ajang India Open Super Series 2014 dan Asian Games 2014.

Saat berita ini diturunkan, Indonesia telah mengirim tiga wakil ke babak perempat final lewat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Riky Widianto/Richi Puspita Dili (ganda campuran) serta pasangan ganda putra Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon yang baru saja menang atas ganda putra Jerman, Max Schwenger/Josche Zurwonne dua game langsung 21-7, 21-18. (badmintonindonesia.org)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: