SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    November 2014
    M T W T F S S
    « Oct   Dec »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,682 other followers

Hendra/Ahsan Tunggu Lawan di Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on November 23, 2014


KOWLOON, Kompas.com – Ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berhasil melaju ke putaran final Hong Kong Terbuka Super Series 2014 usai mengalahkan Mads Pieler Kolding/Mads Conrad-Petersen dari Denmark, 21-16, 15-21, 21-19.

Langkah Hendra/Ahsan ke babak final ini melampaui pencapaian mereka di turnamen yang sama pada tahun lalu, di mana keduanya terhenti di babak semifinal setelah dikalahkan oleh Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong (Korea).

Pertarungan sengit yang berlangsung selama 58 menit ini menyita perhatian penonton di stadion Hong Kong Coliseum. Hendra/Ahsan yang menang meyakinkan di gim pertama, harus kehilangan gim kedua saat duo Mads ini mengubah tempo permainan.

Di gim ketiga, Hendra/Ahsan tinggal butuh satu poin lagi untuk memenangkan pertandingan pada kedudukan match point 20-15. Namun reli-reli seru mewarnai duel kedua pasangan ini hingga Hendra/Ahsan balik di bawah tekanan saat pasangan Denmark meraih empat poin berturut-turut hingga memperkecil ketertinggalan mereka menjadi 19-20.

Namun akhirnya Dewi Fortuna berpihak kepada Hendra/Ahsan, satu pengembalian yang menyangkut di net dari duo Mads membuat Hendra/Ahsan menutup gim ketiga.

“Saat itu pertahanan lawan kuat sekali, mereka sulit untuk ditembus. Saat sudah mau mematikan bola, malah bola mati malah bolanya balik dan menyulitkan, malah jadi kami yang kehilangan poin,” kata Ahsan ketika ditanya komentarnya.

“Kami sempat kehilangan game kedua karena lawan mengambil alih serangan. Sedangkan di game pertama kami lebih berinisiatif menyerang. Kami sudah mewaspadai serangan mereka yang tajam,” tambah Ahsan.

Hendra/Ahsan masih menunggu calon lawan mereka di babak final, antara pasangan ganda Tiongkok, Liu Xiaolong/Qiu Zihan, atau Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dari Jepang. Partai final akan berlangsung Minggu (23/11), mulai pukul 13.00 waktu Kowloon, atau pukul 12.00 WIB.

“Mau lawan siapa saja kami siap, kalau sudah sampai final semua lawan itu berat. Yang penting kami harus bisa mengembangkan pola permainan kami terlebih dahulu, menyerang duluan,” jelas Hendra .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: