SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    December 2014
    M T W T F S S
    « Nov   Jan »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,677 other followers

Tommy Kalah, Indonesia Gagal Juara

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on December 8, 2014


KUALA LUMPUR, Kompas.com – Indonesia harus menerima kenyataan kalah hanya dalam selisih dua poin saat menghadapi Thailand di final Axiata Cup, Minggu (07/12/2014).

Dalam pertandungan final yang berlangsung di Stadium Badminton Kuala Lumpur (KLBA), Cheras, Malaysia ini kedua tim sebenarnya membagi angka sama 2-2. Namun dalam pengumpulan angka, Thailand unggul 140-138 dan memastikan diri menjadi juara.

Bagi tim Indonesia hasil ini merupakan antiklimaks setelah tampil perkasa di babak kualifikasi di Kelapa Gading, Jakarta. Di babak semifinal, Markis Kido dkk mampu mengungguli tuan rumah Malaysia lewat selisih gim setelah juga bermain 2-2.

Kekalahan tim Indonesia ditentukan kekalahan di nomor tunggal. Andalan di tunggal putra, Tommy Sugiarto gagal tampil maksimal saat menghadapi tunggal putra Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk. Tommy yang menempati peringkat 5 dunia justru kalah dari peringkat 27 dunia tersebut dalam dua gim 20-22, 13-21.

Di nomor tunggal putri, pemain muda Hanna Ramadhini kalah kelas dibanding pemain Muda Thailand, Ratnchanok Intanon dan menyerah mudah 9-21, 12-21.

Ketinggalan 2 angka dengan selisih poin yang jauh menyulitkan para pemain ganda Indonesia. Juara Olimpiade 2008, Markis Kido/Hendra Setiawan mengalahkan ganda Thailand, Wannawat Ampunsuwan/Patiphat Chalardchaleam 21-16, 21-12. Sementara di nomor ganda campuran Riky Widianto/Richi Puspita Dili mengalahkan Maneepong Jongjit/Sapsiree Taerattanachai 21-17, 21-10.

Namun dua kemenangan di nomor ganda ini gagal menghindarkan Indonesia dari kekalahan karena perolehan poin Thailand yang lebih baik.

Sementara di perebutan tempat ketiga, tim Asia All Star juga bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah Malaysia. Namun tim Asian All Star unggul perolehan poin 147-140.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: