SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    January 2015
    M T W T F S S
    « Dec   Feb »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,700 other followers

Tiga Pemain Muda Dicoba di Malaysia

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 13, 2015


KUCHING, Kompas.com – Tiga tunggal putra nasional muda,  Ihsan Maulana Mustofa, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting diturunkan dalam turnamen Yonex Sunrise Malaysia Masters 2015.

Ketiganya  diharapkan mampu menunjukkan performa terbaiknya, dalam turnamen yang akan berlangsung pada 13-18 Januari 2015 ini. Ketiganya menurut Hendry Saputra, Pelatih Tunggal Putra, sedang diuji coba untuk turnamen yang lebih tinggi dari level mereka.

“Ihsan, Jonatan dan Anthony saat ini mungkin levelnya masih di international challenge atau grand prix. Tapi sekarang saya ingin melihat perkembangan dari hasil latihan selama ini. Kalau levelnya kita tinggikan seperti ini, kita bisa melihat dari segi mental, teknik dan kemampuan. Apakah mereka mampu atau tidak,” kata Hendry ditemui usai latihan, Senin (12/01), di Stadium Perpaduan Kuching.

Mental dan pikiran pemain saat di lapangan menjadi hal yang kini diperhatikan Hendry. Menurutnya, kedua poin tersebut merupakan aspek penting yang bisa mempengaruhi atlet di lapangan.

“Kita akan coba dulu, kalau mereka bisa mengimbangi, atau hasilnya bagus, kita bisa coba ulang nantinya. Kalau belum, tentu akan ada evaluasi untuk peningkatan ke depan,” kata Hendry lagi.

Berbicara masalah kondisi tiga anak didiknya, Hendry merasa Ihsan, Jonatan dan Anthony sudah siap untuk bertanding. “Semoga nanti ketika bermain mereka bisa berkembang dan apa yang  dilakukan selama latihan bisa dikeluarkan dengan baik,” tambahnya.

“Untuk target sendiri mereka saya targetkan bisa mencapai 16 besar. Tapi jika harus bertemu unggulan, diharapkan mereka mampu melewatinya dulu, minimal bisa mengimbangi permainan lawan,” kata Hendry menutup wawancara.

Di babak pertama, Ihsan akan berhadapan dengan pemain Thailand, Thammasin Sitthikom, sementara Jonatan dengan Giap Chin Goh, Malaysia. Sedangkan Anthony masih harus menunggu lawannya yang akan bertanding di babak kualifikasi.

Selain Ihsan, Jonatan dan Anthony, sebanyak 16 pemain klub Indonesia juga turut ambil bagian, di antaranya Dionysius Hayom Rumbaka, Sony Dwi Kuncoro, Alamsyah Yunus, Andre Kurniawan Tedjono, Evert Sukamta, Thomi Azizan Mahbub, Reksy Aureza Megananda dan Andre Marteen.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: