SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    January 2015
    M T W T F S S
    « Dec   Feb »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,681 other followers

Indonesia Pastikan Satu Tiket Final

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 17, 2015


KUCHING, KOMPAS.com — Indonesia pastikan satu tiket final ganda campuran pada turnamen Yonex Sunrise Malaysia Masters 2015 setelah dua ganda campuran,  Praveen Jordan/Debby Susanto dan Edi Subaktiar/Gloria Emmanuelle Widjaja, akan bertanding pada semifinal, Sabtu (17/1/2015) besok.

Edi/Gloria memastikan posisi pada semifinal terlebih dulu. Keduanya mengalahkan pasangan Singapura, Danny Bawa Chrisnanta/Yu Yan Vanessa Neo. Mereka menang dua game langsung, dengan skor 21-18 dan 21-17.

“Pada awal pertandingan, kami sempat tegang sebenarnya karena, tiga kali ketemu, kita bisa menang dua kali, jadi rasanya agak beban sedikit. Namun, pas ketemu di lapangan, kami lihat mereka juga tegang, jadi kami berusaha fokus saja dulu untuk mengumpulkan poin,” kata Edi.

“Danny/Vanessa itu keunggulannya di kekuatan mereka, jadi di situ kita berusaha menyiasati saja, bisa curi poin satu-satu dari mereka,” tambah Gloria mengomentari lawan.

Sukses pada babak perempat final, Edi/Gloria akan berhadapan dengan rekannya sendiri, Praveen/Debby. Ini akan menjadi pertemuan pertama mereka di lapangan. Sebelumnya, pada perempat final, Praveen/Debby mengalahkan pasangan Taiwan, Chen Hung Ling/Lee Chia Hsin, 21-15 dan 21-14.

“Ketemu teman sendiri sih keuntungannya ya kami sudah sama-sama tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kami juga sadar kalau kelas mereka di atas kami. Jadi, kami fokus ke situ saja, main tanpa beban, yang penting terus fight,” kata Edi mengenai pertandingannya besok.

“Persiapan kami pada turnamen ini, saya merasa cukup. Dari kemarin pas latihan juga kerasa enak terus, jadi lebih percaya diri saja di lapangan,” imbuh Gloria.

Melajunya Edi/Gloria ke semifinal kali ini praktis menyamai penampilan tahun lalu dalam turnamen yang sama. Namun tak berhenti sampai di sini, Edi/Gloria bertekad untuk terus mengeluarkan permainan terbaik mereka.

“Target awal kami ingin menyamai tahun lalu dulu, bisa semifinal. Alhamdulillah tercapai, jadi tinggal satu tugas lagi. Kita lihat besok saja karena apa pun bisa terjadi,” kata Edi lagi.

Sayang, langkah Praveen/Debby dan Edi/Gloria tak diikuti oleh pasangan Afiat Yuris Wirawan/Vita Marissa. Afiat/Vita terhenti oleh Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen dari Denmark, dengan skor akhir 10-21 dan 15-21. (*)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: