SEJAHTERA BADMINTON

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

  • Meta

  • TIRTA SPORT ONLINE SHOP

    Promo Tirta
  • WIDE SCREEN FORMATED

    January 2015
    M T W T F S S
    « Dec   Feb »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • BADMINTON GAME

  • JADILAH PEMENANG

    Pemenang selalu memiliki program

    Pecundang selalu memiliki alasan

    Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Saya melakukan kesalahan”

    Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan,
    ia akan berkata “Itu bukan kesalahan saya”

    Pemenang membuat komitmen-komitmen

    Pecundang membuat janji-janji

    Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan

    Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

    Pemenang membuat sesuatu terjadi

    Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

  • BWF

    bwf-logo1
  • Archives

  • Top Posts

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 2,702 other followers

Simpan Ahsan dan Hayom, Djarum Tetap Menang Besar atas Hitachi

Posted by SEJAHTERA BADMINTON on January 28, 2015


DENPASAR, KOMPAS.com – Tim putra Djarum Kudus tidak menurunkan Dionysius Hayom Rumbaka dan Mohammad Ahsan saat menghadapi Hitachi Jepang pada laga ketiga babak penyisihan Grup A Djarum Superliga Badminton 2015 di GOR Lila Bhuana Denpasar, Bali, Rabu (28/1/2015).

“Hayom dan Ahsan diistirahatkan untuk menghadapi segala kemungkinan saat menghadapi Musica (Champion),” kata Manajer Djarum, Fung Permadi, usai pertandingan. Djarum dan Musica dijadwalkan bertemu pada Kamis (29/1/2015).

Meski tidak menurunkan kekuatan utama, Djarum tetap bisa memenangi laga ini dengan keunggulan telak 5-0. Djarum juga sudah memastikan diri lolos ke semifinal.

Tak hanya menyimpan Hayom dan Ahsan, Djarum juga mencoba pasangan baru di nomor ganda untuk menghadapi Hitachi. Tanpa Ahsan, Berry Angriawan kali ini dipasangkan dengan Andrei Adistia. Sementara Kevin Sanjaya Sukamuljo yang pada dua pertandingan sebelumnya dipasangkan dengan Fran Kurniawan, kali ini ditandem dengan Praveen Jordan.

“Tidak masalah dipasangkan dengan siapa, keduanya punya keunggulan masing-masing. Praveen punya power dan smes yang keras, sementara Fran lebih tidak mudah mati, lebih save,” aku Kevin.

Menghadapi Musica, Djarum memang belum menetapkan strategi final. “Tergantung, mau jadi juara grup atau runner-up. Enaknya sih memang jadi juara grup,” kata Fung.

Fung juga mengakui bahwa Musica merupakan lawan berat, apalagi mereka diperkuat para pemain bintang. Musica punya empat pemain dari luar negeri yaitu Chou Tien Chen (Taiwan), Lee Yong-dae (Korea Selatan), Lee Hyun-il (Korea), dan Vladimir Ivanov (Rusia).

“Musica adalah tim bertabur bintang, tetapi tidak semua bisa dimainkan. Mereka hanya bisa menurunkan dua partai,” lanjut Fung.

Berikut hasil pertandingan tim putra Djarum vs Hitachi.
Son Wan-ho vs Ryotaro Maruo [21-14, 23-21]
Berry Angriawan/Andrei Adistia vs Kazuaki Oshima/Yuki Umino [21-17, 22-20]
Ihsan Maulana Mustofa vs Koji Naito [21-16, 21-11]
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Praveen Jordan vs Flandy Limpele/Yuta Yamasuki [21-14,14-21, 21-17]
Riyanto Subagja vs Naohiro Matsukawa [21-16, 21-19]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: